Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 13 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

Pengamat menilai kepemimpinan baru OJK memberi sinyal positif bagi stabilitas dan kepercayaan investor di pasar keuangan Indonesia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Ekonomi
Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
Friderica Widyasari Terpilih Jadi Ketua Dewan Komisioner OJK Baru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian pucuk pimpinan di Otoritas Jasa Keuangan ibarat pergantian nahkoda di tengah pelayaran pasar modal. Di saat gelombang ekonomi global masih bergejolak, hadirnya sosok baru di kursi kepemimpinan justru dianggap membawa harapan akan stabilitas dan kesinambungan kebijakan di sektor jasa keuangan Indonesia.

Penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dinilai memberikan sinyal positif bagi industri keuangan nasional.

Pengamat pasar modal Hendra Wardana menyebut kedua figur tersebut bukan orang baru dalam ekosistem regulator dan industri pasar modal, sehingga transisi kepemimpinan dinilai berjalan relatif stabil. Pernyataan itu disampaikan Hendra pada Kamis (12/3/2026).

“Penunjukkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal pada dasarnya memberikan sinyal stabilitas bagi pasar keuangan Indonesia,” kata Hendra.

Ia menjelaskan, latar belakang pengalaman keduanya menjadi faktor penting bagi pelaku pasar. Friderica, yang akrab disapa Kiki, memiliki rekam jejak panjang di sektor pasar modal, termasuk pernah berkarier di Bursa Efek Indonesia sebelum kemudian bergabung dengan OJK. Sementara Hasan Fawzi dikenal memiliki pengalaman kuat dalam bidang pengawasan pasar modal serta aktif dalam berbagai agenda penguatan regulasi dan tata kelola industri keuangan.

Baca Juga:
  • Pemerintah Rampungkan Formula Baru Subsidi BBM untuk Ojol dan UMKM
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru
  • Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data

Dengan pengalaman tersebut, para investor menilai kepemimpinan baru ini cenderung melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan sebelumnya. Artinya, kemungkinan perubahan kebijakan yang drastis dinilai kecil sehingga pelaku pasar dapat lebih tenang dalam membaca arah kebijakan regulator.

Menurut Hendra, dari sudut pandang investor, faktor utama bukan sekadar siapa yang memimpin regulator, melainkan apakah kepemimpinan tersebut mampu menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

“Transisi kepemimpinan menjadi lebih mulus dan risiko kebijakan yang terlalu eksperimental dapat diminimalkan, sehingga arah reformasi pasar modal yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan secara konsisten,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar modal Indonesia memang cukup sensitif terhadap isu tata kelola, transparansi, serta perlindungan investor. Oleh karena itu, figur pemimpin yang berasal dari internal regulator dinilai lebih memahami secara mendalam dinamika ekosistem pasar modal domestik.

Selain menjaga stabilitas, munculnya dua nama tersebut juga dianggap memperkuat agenda reformasi pasar modal yang sedang dijalankan oleh regulator. Reformasi ini mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan integritas pasar, penguatan pengawasan terhadap praktik manipulasi transaksi, hingga peningkatan transparansi kepemilikan saham.

Artikel Terkait:
  • Bapanas Dorong Penggunaan Bibit Padi Unggul untuk Swasembada Pangan
  • Avanza Kuasai Puncak Penjualan Mobil Indonesia, Brio Tersingkir
  • Stasiun Kereta Cepat Karawang Resmi Beroperasi
  • Lawan ‘Gaptek’, Debby Dafilah Bimbing UMKM Cisayong Percaya Diri Jualan di TikTok Live

Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperdalam pasar keuangan domestik agar semakin kompetitif dan mampu menarik minat investor global. Dengan kebijakan yang konsisten dan pengawasan yang lebih kuat, pasar modal Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kredibilitasnya di mata pelaku investasi internasional.

Jika agenda reformasi ini berjalan sesuai rencana, dampaknya diyakini tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor domestik, tetapi juga memperkuat persepsi investor asing terhadap kualitas dan integritas pasar keuangan Indonesia.

Pergantian kepemimpinan di OJK pun diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan transformasi sektor jasa keuangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Jangan Lewatkan:
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025
  • Lewat Diaspora Loan, BNI Dorong UKM Indonesia Go Global

Ekonomi Nasional Friderica Widyasari OJK Pasar Modal Indonesia Regulator Keuangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur
Next Article AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Bisnis Silva

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Bukan Vasektomi Solusinya

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi