Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Xiaomi Smart Camera C400

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 23 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

Pengamat menilai kepemimpinan baru OJK memberi sinyal positif bagi stabilitas dan kepercayaan investor di pasar keuangan Indonesia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Ekonomi
Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
Friderica Widyasari Terpilih Jadi Ketua Dewan Komisioner OJK Baru (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pergantian pucuk pimpinan di Otoritas Jasa Keuangan ibarat pergantian nahkoda di tengah pelayaran pasar modal. Di saat gelombang ekonomi global masih bergejolak, hadirnya sosok baru di kursi kepemimpinan justru dianggap membawa harapan akan stabilitas dan kesinambungan kebijakan di sektor jasa keuangan Indonesia.

Penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dinilai memberikan sinyal positif bagi industri keuangan nasional.

Pengamat pasar modal Hendra Wardana menyebut kedua figur tersebut bukan orang baru dalam ekosistem regulator dan industri pasar modal, sehingga transisi kepemimpinan dinilai berjalan relatif stabil. Pernyataan itu disampaikan Hendra pada Kamis (12/3/2026).

“Penunjukkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal pada dasarnya memberikan sinyal stabilitas bagi pasar keuangan Indonesia,” kata Hendra.

Ia menjelaskan, latar belakang pengalaman keduanya menjadi faktor penting bagi pelaku pasar. Friderica, yang akrab disapa Kiki, memiliki rekam jejak panjang di sektor pasar modal, termasuk pernah berkarier di Bursa Efek Indonesia sebelum kemudian bergabung dengan OJK. Sementara Hasan Fawzi dikenal memiliki pengalaman kuat dalam bidang pengawasan pasar modal serta aktif dalam berbagai agenda penguatan regulasi dan tata kelola industri keuangan.

Baca Juga:
  • Ribuan Ojol Tuntut Turunkan Potongan Aplikasi
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
  • Diskon 70% untuk 6 Bahan Pokok Selama Nataru
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

Dengan pengalaman tersebut, para investor menilai kepemimpinan baru ini cenderung melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan sebelumnya. Artinya, kemungkinan perubahan kebijakan yang drastis dinilai kecil sehingga pelaku pasar dapat lebih tenang dalam membaca arah kebijakan regulator.

Menurut Hendra, dari sudut pandang investor, faktor utama bukan sekadar siapa yang memimpin regulator, melainkan apakah kepemimpinan tersebut mampu menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

“Transisi kepemimpinan menjadi lebih mulus dan risiko kebijakan yang terlalu eksperimental dapat diminimalkan, sehingga arah reformasi pasar modal yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan secara konsisten,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar modal Indonesia memang cukup sensitif terhadap isu tata kelola, transparansi, serta perlindungan investor. Oleh karena itu, figur pemimpin yang berasal dari internal regulator dinilai lebih memahami secara mendalam dinamika ekosistem pasar modal domestik.

Selain menjaga stabilitas, munculnya dua nama tersebut juga dianggap memperkuat agenda reformasi pasar modal yang sedang dijalankan oleh regulator. Reformasi ini mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan integritas pasar, penguatan pengawasan terhadap praktik manipulasi transaksi, hingga peningkatan transparansi kepemilikan saham.

Artikel Terkait:
  • Tupperware Tutup Operasi di Indonesia Setelah 33 Tahun
  • Presiden Prabowo Pastikan BHR Ojol 2025, Besaran Ditentukan Aplikator
  • Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD

Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperdalam pasar keuangan domestik agar semakin kompetitif dan mampu menarik minat investor global. Dengan kebijakan yang konsisten dan pengawasan yang lebih kuat, pasar modal Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kredibilitasnya di mata pelaku investasi internasional.

Jika agenda reformasi ini berjalan sesuai rencana, dampaknya diyakini tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor domestik, tetapi juga memperkuat persepsi investor asing terhadap kualitas dan integritas pasar keuangan Indonesia.

Pergantian kepemimpinan di OJK pun diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan transformasi sektor jasa keuangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Jangan Lewatkan:
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun
  • Kendalikan Inflasi, Disperindag Kabupaten Mojokerto Gencar Operasi Pasar, Ringankan Beban Masyarakat
  • Indonesia Upayakan Tarif Impor AS Turun, Negosiasi Masih Berlangsung
  • Proyek IKN Telan Rp 147,41 Triliun, Mayoritas dari APBN

Ekonomi Nasional Friderica Widyasari OJK Pasar Modal Indonesia Regulator Keuangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur
Next Article AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

Informasi lainnya

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Islami Assyifa

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Puasa 72 Jam, Sehatkah Menurut Islam dan Ilmu Kedokteran?

Daily Tips Ericka

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi