Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

Penguatan koperasi desa dinilai jadi kunci perubahan arah ekonomi syariah menuju sektor riil yang inklusif.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 April 2026 Ekonomi
Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah
Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Ibarat mesin lama yang akhirnya menemukan bahan bakar baru, ekonomi syariah Indonesia kini bersiap melaju lebih kencang melalui jalur yang selama ini terabaikan: desa. Di tengah dominasi sektor keuangan, koperasi desa justru muncul sebagai “game changer” yang mengubah arah permainan.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional, Ferry Juliantono, dalam Seminar dan Musyawarah Wilayah MES Jawa Barat di Bandung pada Sabtu (11/4/2026). Ia menegaskan bahwa masa depan ekonomi syariah harus bertumpu pada sektor riil dengan koperasi desa sebagai motor utama penggerak ekonomi masyarakat.

“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, selama ini perkembangan ekonomi syariah cenderung terkonsentrasi pada sektor jasa keuangan seperti perbankan dan pembiayaan. Meski tumbuh pesat, manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah. Karena itu, penguatan koperasi desa menjadi strategi penting untuk memperluas dampak ekonomi secara lebih merata.

Dalam konteks tersebut, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung ekonomi berbasis komunitas. Saat ini, sekitar 4.200 unit bangunan telah siap beroperasi, sementara lebih dari 32.000 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai daerah.

Baca Juga:
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300
  • Pemerintah Tegaskan Integrasi Tokopedia-TikTok Shop Tak Boleh Rugikan UMKM
  • Penghapusan Kuota Impor: Antara Efisiensi dan Ancaman bagi Petani
  • Kemendag Optimistis Harga MinyaKita Stabil Sebelum Ramadan

Koperasi ini dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai penyalur kebutuhan pokok dan barang subsidi, penyerap hasil produksi desa, serta kanal distribusi program pemerintah pusat. Peran multifungsi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi desa secara menyeluruh.

“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah,” kata Ferry.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan sektor perbankan syariah, terutama dalam menghadirkan skema pembiayaan mikro yang fleksibel dan mudah diakses oleh koperasi desa. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat sektor riil sebagai fondasi ekonomi nasional.

Sementara itu, Ketua Umum MES Jawa Barat, Harry Maksum, mengingatkan bahwa penguatan ekonomi berbasis desa juga harus selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Ia menilai meningkatnya bencana alam menjadi peringatan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek ekologis.

“Perlu ada perhatian serius terhadap ekonomi hijau sebagai bagian dari penguatan sektor riil,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Harga Emas Dunia Terkoreksi Usai Sentuh Rekor Tertinggi
  • Ramal Akan ada Bencana Global Gegara AS
  • Diskon 70% untuk 6 Bahan Pokok Selama Nataru
  • Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

Ia bahkan mengusulkan pembentukan Komite Ekonomi Hijau dan Pelestarian Lingkungan Hidup dalam struktur MES Nasional sebagai langkah konkret untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, seperti Bank Indonesia Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan, serta Bank BJB Syariah. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan strategi ini, koperasi desa tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai fondasi utama dalam membangun ekonomi syariah yang inklusif, adil, dan berdaya saing tinggi di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Blokir Rekening Nganggur Dinilai Gegabah, DPR Siap Panggil PPATK
  • Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia

Ekonomi Desa Ekonomi Syariah Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Transformasi Ekonomi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter
Next Article Abdulla Al Futtaim, Sosok Kunci Transformasi Ekonomi Dubai

Informasi lainnya

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Efisiensi atau Salah Kelola?

4 Agustus 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Rahasia Melempar Jumrah Syarat-Syarat yang Harus Diketahui

Islami Alfi Salamah

Bank Mandiri Berkolaborasi Ciptakan Smart Financing untuk UKM

Bisnis Alfi Salamah

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi