Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

Penguatan koperasi desa dinilai jadi kunci perubahan arah ekonomi syariah menuju sektor riil yang inklusif.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 April 2026 Ekonomi
Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah
Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Ibarat mesin lama yang akhirnya menemukan bahan bakar baru, ekonomi syariah Indonesia kini bersiap melaju lebih kencang melalui jalur yang selama ini terabaikan: desa. Di tengah dominasi sektor keuangan, koperasi desa justru muncul sebagai “game changer” yang mengubah arah permainan.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional, Ferry Juliantono, dalam Seminar dan Musyawarah Wilayah MES Jawa Barat di Bandung pada Sabtu (11/4/2026). Ia menegaskan bahwa masa depan ekonomi syariah harus bertumpu pada sektor riil dengan koperasi desa sebagai motor utama penggerak ekonomi masyarakat.

“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, selama ini perkembangan ekonomi syariah cenderung terkonsentrasi pada sektor jasa keuangan seperti perbankan dan pembiayaan. Meski tumbuh pesat, manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah. Karena itu, penguatan koperasi desa menjadi strategi penting untuk memperluas dampak ekonomi secara lebih merata.

Dalam konteks tersebut, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung ekonomi berbasis komunitas. Saat ini, sekitar 4.200 unit bangunan telah siap beroperasi, sementara lebih dari 32.000 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai daerah.

Baca Juga:
  • Indonesia Butuh Rp 13 Ribu T untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
  • Blokir Rekening Nganggur Dinilai Gegabah, DPR Siap Panggil PPATK
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham
  • AS Terancam Default, Janet Yellen-Warren Buffett Bunyikan Alarm Ekonomi!

Koperasi ini dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai penyalur kebutuhan pokok dan barang subsidi, penyerap hasil produksi desa, serta kanal distribusi program pemerintah pusat. Peran multifungsi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi desa secara menyeluruh.

“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah,” kata Ferry.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan sektor perbankan syariah, terutama dalam menghadirkan skema pembiayaan mikro yang fleksibel dan mudah diakses oleh koperasi desa. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat sektor riil sebagai fondasi ekonomi nasional.

Sementara itu, Ketua Umum MES Jawa Barat, Harry Maksum, mengingatkan bahwa penguatan ekonomi berbasis desa juga harus selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Ia menilai meningkatnya bencana alam menjadi peringatan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengabaikan aspek ekologis.

“Perlu ada perhatian serius terhadap ekonomi hijau sebagai bagian dari penguatan sektor riil,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar
  • Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
  • Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan
  • OJK Minta Bank Blokir 25.912 Rekening Terkait Judi Online

Ia bahkan mengusulkan pembentukan Komite Ekonomi Hijau dan Pelestarian Lingkungan Hidup dalam struktur MES Nasional sebagai langkah konkret untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, seperti Bank Indonesia Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan, serta Bank BJB Syariah. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan strategi ini, koperasi desa tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai fondasi utama dalam membangun ekonomi syariah yang inklusif, adil, dan berdaya saing tinggi di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Aksi Boikot Produk Israel Kian Menggema
  • Minuman Berpemanis Akan Kena Cukai Mulai 2026
  • BI Prakirakan Ekonomi Nasional Menguat pada Semester II 2025
  • Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex

Ekonomi Desa Ekonomi Syariah Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Transformasi Ekonomi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter
Next Article Abdulla Al Futtaim, Sosok Kunci Transformasi Ekonomi Dubai

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji

Islami Alfi Salamah

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO

Editorial Udex Mundzir

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka

e-KTP: Teknologi Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi