Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

Kebijakan ini bertujuan menjamin pasokan daging dan susu nasional serta memperkuat sektor peternakan.
ErickaEricka25 Juni 2025 Ekonomi
Sapi
Ilustrasi Sapi Impor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa penghapusan kuota impor sapi hidup telah resmi diberlakukan. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan pasokan daging dan susu di dalam negeri.

“Sudah berlaku penghapusan kuota impor, sapi hidup ya,” ujar Zulkifli Hasan usai menghadiri pelatihan Capacity Building SDM dan penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Rabu (25/6/2025) di Jakarta.

Dengan penghapusan kuota tersebut, pelaku usaha peternakan kini diperbolehkan mengimpor sapi hidup tanpa batasan jumlah, baik untuk tujuan penggemukan, pemotongan, maupun produksi susu. Zulhas menekankan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan pangan hewani nasional.

“Sapi hidup nggak ada kuota lagi, bebas,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Bos Telkom Soroti Masa Depan Telekomunikasi Pasca Merger XL-Smartfren
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS
  • Kemenduk Bangga Siapkan Kartu Lansia, Beri Akses Gratis dan Diskon Khusus

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Susu Nusantara pada pertengahan Juni lalu, Zulkifli juga menyampaikan bahwa kebijakan ini membuka peluang besar bagi pengembangan industri peternakan, khususnya di bidang pengolahan susu. Ia menambahkan bahwa langkah ini akan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir dan mendorong peningkatan produksi nasional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan impor 2 juta ekor sapi hidup hingga 2029. Jumlah ini mencakup 1,2 juta ekor untuk kebutuhan produksi susu dan 800 ribu ekor untuk pemenuhan kebutuhan daging nasional.

“Untuk tahun ini, kita targetkan 250 ribu ekor sapi hidup yang diimpor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Sudaryono.

Artikel Terkait:
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
  • Prabowo Alokasikan Rp48,8 Triliun untuk Fasilitas IKN
  • Pesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
  • PNM Salurkan Dana Bantuan Rp22,811 Miliar kepada 8.896 Pemilik UMKM di Penajam

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku industri peternakan, terutama dalam hal efisiensi produksi dan peningkatan ketersediaan bahan baku daging serta susu. Pemerintah juga berharap pelonggaran impor ini mendorong masuknya investasi dan memperkuat daya saing produk peternakan Indonesia di pasar domestik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan ketergantungan pada impor daging beku dan susu olahan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui kemitraan dan distribusi yang lebih adil dan transparan.

Jangan Lewatkan:
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham
  • Libur Panjang Usai, Kursi Kereta Api Nyaris Terisi Penuh
  • Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah
  • DPR Kritik Harga Beras Lokal Naik Saat Pasar Dunia Turun
Impor Sapi Hidup Ketahanan Pangan Kuota Impor Daging Peternakan Nasional Zulkifli Hasan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
Next Article Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jaga Kolesterol saat Lebaran dengan Cara Sehat Ini

Daily Tips Ericka

Menjaga Privasi: Kunci Hidup Damai dan Bebas Drama

Daily Tips Assyifa

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi