Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

Kebijakan ini bertujuan menjamin pasokan daging dan susu nasional serta memperkuat sektor peternakan.
ErickaEricka25 Juni 2025 Ekonomi
Sapi
Ilustrasi Sapi Impor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa penghapusan kuota impor sapi hidup telah resmi diberlakukan. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan pasokan daging dan susu di dalam negeri.

“Sudah berlaku penghapusan kuota impor, sapi hidup ya,” ujar Zulkifli Hasan usai menghadiri pelatihan Capacity Building SDM dan penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Rabu (25/6/2025) di Jakarta.

Dengan penghapusan kuota tersebut, pelaku usaha peternakan kini diperbolehkan mengimpor sapi hidup tanpa batasan jumlah, baik untuk tujuan penggemukan, pemotongan, maupun produksi susu. Zulhas menekankan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan pangan hewani nasional.

“Sapi hidup nggak ada kuota lagi, bebas,” tegasnya.

Baca Juga:
  • AS Terancam Default, Janet Yellen-Warren Buffett Bunyikan Alarm Ekonomi!
  • Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu
  • Pemerintah Salurkan BSU Periode Juni-Juli untuk 17,3 Juta Pekerja
  • UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Susu Nusantara pada pertengahan Juni lalu, Zulkifli juga menyampaikan bahwa kebijakan ini membuka peluang besar bagi pengembangan industri peternakan, khususnya di bidang pengolahan susu. Ia menambahkan bahwa langkah ini akan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir dan mendorong peningkatan produksi nasional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan impor 2 juta ekor sapi hidup hingga 2029. Jumlah ini mencakup 1,2 juta ekor untuk kebutuhan produksi susu dan 800 ribu ekor untuk pemenuhan kebutuhan daging nasional.

“Untuk tahun ini, kita targetkan 250 ribu ekor sapi hidup yang diimpor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Sudaryono.

Artikel Terkait:
  • Wamendag Ajak JAPINDA Hadapi Tantangan Perdagangan Global
  • Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak
  • Utang Indonesia Membengkak, Bank Dunia Proyeksi Rasio Sentuh 41 Persen

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku industri peternakan, terutama dalam hal efisiensi produksi dan peningkatan ketersediaan bahan baku daging serta susu. Pemerintah juga berharap pelonggaran impor ini mendorong masuknya investasi dan memperkuat daya saing produk peternakan Indonesia di pasar domestik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan ketergantungan pada impor daging beku dan susu olahan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui kemitraan dan distribusi yang lebih adil dan transparan.

Jangan Lewatkan:
  • Bapanas Catat Kenaikan Harga Telur dan Cabai, Beras dan Minyak Turun
  • Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi
  • Pemerintah Atur Harga LPG 3 Kg di Pengecer Agar Tak Mahal
  • Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja
Impor Sapi Hidup Ketahanan Pangan Kuota Impor Daging Peternakan Nasional Zulkifli Hasan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
Next Article Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Opini Udex Mundzir

Ulang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini

Gagasan Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi