Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Cegah Karhutla Berulang, PKS Kaltim Bergerak

KH Syukron Ma’mun Wafat, Warisan Dakwahnya Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

Aktivitas Gunung Semeru meningkat signifikan dengan enam letusan beruntun, kolom abu menjulang hingga satu kilometer.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 April 2026 Nasional
Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Lumajang – Gunung Semeru kembali “berbicara” lewat rentetan letusan yang memecah keheningan pagi, seolah mengingatkan bahwa alam memiliki ritmenya sendiri yang tak bisa ditebak. Enam kali erupsi dalam hitungan jam membuat langit di sekitar kawasan gunung berubah kelabu oleh sebaran abu vulkanik.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang ini tercatat mengalami enam kali erupsi pada Senin (13/4/2026) sejak pagi hari. Letusan pertama terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak.

Aktivitas kemudian meningkat pada pukul 07.36 WIB dengan kolom abu setinggi 800 meter. Selanjutnya, dua letusan besar pada pukul 07.52 WIB dan 08.53 WIB menghasilkan kolom abu hingga 1.000 meter. Letusan lain juga terjadi pada pukul 08.17 WIB dengan tinggi 900 meter dan erupsi terakhir pada pukul 09.23 WIB kembali mencapai 1.000 meter.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke barat dan barat laut,” ujar Sigit Rian Alfian, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru.

Baca Juga:
  • Dikenalkan Jokowi saat KTT ASEAN 2023, Ini Sejarah Kapal Pinisi
  • Atasi Defisit Beras, Pemerintah Impor 3 Juta Ton Beras
  • Apmalis 2023, AJI Kediri ‘Buka Gerbang’ Jurnalistik Masa Depan
  • John Wempi Wetipo Melayangkan Gugatan Rp23 Miliar ke RSPI

Ia menjelaskan bahwa erupsi terakhir memiliki amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi gempa selama 113 detik, yang menunjukkan aktivitas vulkanik masih cukup tinggi.

Status Gunung Semeru hingga saat ini masih berada pada Level III atau siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk larangan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang jalur tersebut karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer.

“Larangan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah tetap diberlakukan untuk menghindari bahaya lontaran material pijar,” tegas Sigit.

Artikel Terkait:
  • Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta
  • Akhir Perjuangan, Politisi Gerindra Desmond J Mahesa
  • Haji Berdaya Menyucikan Diri, Mendidik Lingkungan, Merajut Kehidupan
  • Tanpa Rafaksi dan HPP Baru, Stok Beras Nasional Meningkat Tajam

Selain ancaman langsung dari letusan, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder seperti awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Risiko ini dapat meningkat terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas Gunung Semeru memang menunjukkan peningkatan dengan frekuensi erupsi yang cukup tinggi. Kondisi ini menuntut kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat serta kesiapsiagaan aparat setempat dalam mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa keberadaan gunung api aktif seperti Semeru selalu membawa dua sisi keindahan sekaligus ancaman yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kepatuhan terhadap setiap imbauan resmi.

Jangan Lewatkan:
  • Wartawan Sambut Positif Dialog Terbuka Erick Thohir di Kemenpora
  • Perjuangan Nelayan Indonesia Hadapi Tantangan
  • Peringatan Kemenkes: Jamaah Haji Harus Waspada MERS-CoV
  • Bareskrim Polri Tetapkan Panji Gumilang Jadi Tersangka
Bencana Alam Erupsi Semeru Gunung Semeru Lumajang PVMBG
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTerusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad
Next Article Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

Informasi lainnya

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

19 Oktober 2026

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

17 Oktober 2026

Ketika Bencana Mengubah Cara Kita Bepergian

13 September 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Negara Diam, Judi Online Merajalela

Editorial Udex Mundzir

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Hindari Kata Kasar, Bisa Dipenjara 4 Bulan!

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi