Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kurikulum Cinta, Upaya Mencegah Generasi Muda dari Kebencian

Ajarkan cinta sejak dini, dan kebencian tak akan mudah tumbuh di hati anak-anak bangsa.
Udex MundzirUdex Mundzir4 Februari 2025 Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar kenalkan konsep “Kurikulum Cinta”
Menteri Agama Nasaruddin Umar kenalkan konsep “Kurikulum Cinta” (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar memperkenalkan konsep “Kurikulum Cinta” dalam Sarasehan Ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Jakarta pada Selasa (04/02/2025). Konsep ini bertujuan membangun generasi yang tidak hanya memahami keberagaman, tetapi juga mencintai perbedaan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

“Kami ingin menciptakan anak-anak bangsa yang tidak dicekoki dengan kebencian, tetapi dengan cinta yang dapat menyatukan perbedaan,” ujar Menag.

Menurutnya, pendidikan agama harus mengajarkan kasih sayang, bukan permusuhan.

“Setiap guru agama harus mengajarkan agama dengan cinta. Kita tidak perlu menyatukan agama, tetapi yang penting adalah mengajarkan kebenaran agama masing-masing tanpa menanamkan kebencian kepada yang berbeda,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Pertunjukan Seni dan Budaya Kalimantan Timur Memukau Delegasi OIC-CA 2023
  • Penerbangan Langsung ke Arab Saudi dari Bengkulu
  • Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi
  • Festival Sambel Wader, Kuliner Khas Mojokerto

Menag menilai bahwa toleransi sejati adalah kunci untuk menghindari provokasi dan menciptakan kedamaian di masyarakat.

“Jika kita menciptakan ikatan cinta sejak dini, maka akan lebih sulit bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa ini untuk mempengaruhi anak-anak kita,” pungkasnya.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang turut hadir dalam acara ini menegaskan pentingnya peran ulama dalam memahami visi pemerintahan.

“Posisi Nahdlatul Ulama adalah menyediakan diri untuk berkontribusi dalam upaya menjadikan visi ini sungguh-sungguh mencapai hasil yang diinginkan,” ujar Gus Yahya.

Artikel Terkait:
  • Menag Buka MTQ Internasional IV di Jakarta, 60 Peserta dari 38 Negara
  • Jakarta Siapkan Taman Buka 24 Jam, DPRD Ingatkan Soal Risiko Mesum
  • Menggali Keabadian: Pelatihan Mendalam Manasik Haji
  • Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami

Ia menambahkan bahwa pengurus NU harus memahami visi pemerintahan agar dapat berkontribusi secara maksimal bagi bangsa.

“Para pengampu Nahdlatul Ulama, para ulamanya, para pengurusnya, perlu memahami visi ini dengan lebih baik, sehingga bisa mengerti apa yang dapat dilakukan oleh Nahdlatul Ulama untuk bangsa,” tuturnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, serta sejumlah tokoh agama dan akademisi. Dengan Kurikulum Cinta, Menag berharap pendidikan agama di Indonesia semakin memperkuat persatuan dan menjauhkan generasi muda dari paham intoleran.

Jangan Lewatkan:
  • Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai
  • Dikenalkan Jokowi saat KTT ASEAN 2023, Ini Sejarah Kapal Pinisi
  • Menkumham Bahas Sistem Royalti dengan Agnez Mo hingga BCL
  • Prabowo Targetkan 80 Ribu Koperasi Desa Dukung Swasembada Pangan
Kemenag RI Kurikulum Cinta Moderasi Beragama Nahdlatul Ulama Toleransi Agama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBeasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
Next Article Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

TikTok & Konten Viral

Perspektif Alfi Salamah

Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud

Islami Alfi Salamah

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Bisnis Ericka

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi