Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Negara Hukum yang Sistem Hukumnya Dibuat Ruwet

Ketika Presiden Diganti, Siapa Memimpin?

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 19 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad

Kesabaran panjang sering melahirkan karya yang melampaui zaman.
Alfi SalamahAlfi Salamah13 April 2026 Global
Keajaiban teknik lintas ribuan tahun
Keajaiban teknik lintas ribuan tahun (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ambisi besar itu lahir jauh sebelum teknologi mampu mewujudkannya. Di Yunani, sebuah gagasan sederhana namun visioner muncul lebih dari dua milenium lalu, membelah daratan sempit untuk mempersingkat jalur laut. Ide itu kemudian dikenal sebagai Terusan Korintus, sebuah proyek yang membutuhkan waktu sekitar 2.500 tahun untuk benar-benar terwujud.

Terusan sepanjang sekitar 6,4 kilometer ini menghubungkan Teluk Korintus dan Teluk Saronic. Secara teori, jalur ini memangkas perjalanan kapal hingga ratusan mil laut.

Namun, di balik manfaatnya, proyek ini menyimpan sejarah panjang yang penuh hambatan. Mulai dari keterbatasan teknologi, kepentingan ekonomi, hingga kepercayaan mistis, semuanya berperan dalam penundaan yang luar biasa lama.

Gagasan awal muncul pada akhir abad ke-7 SM oleh Periander, penguasa Korintus. Namun, rencana itu dibatalkan. Salah satu alasannya adalah ramalan dari Pythia di Delphi yang menyebut proyek ini akan mengundang murka dewa.

“Keputusan itu bukan semata karena mitos, tetapi juga pertimbangan teknis yang belum memungkinkan,” tulis sejumlah sejarawan modern. Mereka menilai teknologi saat itu belum mampu menggali batuan keras dalam skala besar.

Baca Juga:
  • AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan

Selain itu, faktor ekonomi justru menjadi penghambat utama. Korintus saat itu diuntungkan oleh sistem Diolkos, jalur darat tempat kapal kecil ditarik melintasi daratan. Para pedagang dikenakan biaya tinggi, menjadikannya sumber pemasukan penting bagi kota.
Beberapa abad kemudian, ide ini kembali muncul.

Bahkan tokoh besar seperti Julius Caesar hingga Kaisar Nero sempat mencoba mewujudkannya. Pada tahun 67 M, Nero bahkan memulai penggalian secara simbolis dengan kapak emas.

Namun, proyek itu kembali terhenti. “Ketika Nero wafat, proyek ini kehilangan arah dan akhirnya ditinggalkan,” ungkap catatan sejarah Romawi.

Selama berabad-abad berikutnya, berbagai kekuatan seperti Bizantium dan Venesia mencoba melanjutkan proyek tersebut. Sayangnya, semua usaha itu kandas di tengah jalan.

Baru setelah Yunani merdeka dan terinspirasi oleh keberhasilan Terusan Suez pada 1869, proyek ini kembali mendapat perhatian serius. Pembangunan modern dimulai pada 23 April 1882 dan berlangsung selama 11 tahun.

Artikel Terkait:
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Media Asing Soroti Tenggelamnya KMP Tunu di Selat Bali

Dengan melibatkan sekitar 2.500 pekerja, proyek ini berhasil menggali jutaan meter kubik tanah. Teknologi modern dari Prancis membantu mempercepat proses yang dulu mustahil dilakukan. Akhirnya, pada 25 Juli 1893, Terusan Korintus resmi dibuka dengan perayaan meriah.

Meski begitu, tantangan tidak berhenti. Terusan ini sering mengalami longsor akibat dinding batu curam setinggi hampir 80 meter. Bahkan pada tahun 1944, pasukan Nazi menghancurkan sebagian struktur, menyebabkan kerusakan besar dan penutupan panjang.
Kini, terusan ini tetap beroperasi meski terbatas. Lebarnya yang sempit membuat banyak kapal modern tidak dapat melintas. Namun, justru di situlah daya tariknya.

Terusan Korintus kini bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga destinasi wisata unik. Pengunjung dapat menikmati pemandangan dramatis dari tebing tinggi atau mencoba bungee jumping yang memacu adrenalin.
Pemerintah Yunani juga terus mengembangkan kawasan ini sebagai pusat wisata sejarah. Rencana pembangunan museum dan platform digital menjadi langkah untuk menghidupkan kembali kisah panjangnya.

Jangan Lewatkan:
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Donald Trump Diputus Bersalah Atas Pelecehan Seksual dan Pencemaran Nama Baik

Dari ambisi kuno hingga realisasi modern, Terusan Korintus adalah bukti bahwa ide besar tidak selalu lahir di waktu yang tepat. Namun, ketika waktu dan teknologi akhirnya bertemu, mimpi yang tertunda pun bisa menjadi kenyataan.

Keajaiban Teknik Sejarah Dunia Terusan Korintus wisata sejarah Yunani Kuno
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo
Next Article Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Abu Capai 1.000 Meter

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah

Hoax Surat Pemanggilan Tes Pegawai BPJS Kesehatan, Ini Klarifikasi dari Munaqib

Kroscek Nugroho

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Tips Temukan Passion dan Bakat ala Remaja Masa Kini

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Info Haji
Udex Mundzir5 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

Pembangunan Pipa Gas Cisem II Capai 64 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi