Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Penipuan online yang mencatut nama bank semakin canggih dan menargetkan nasabah dengan modus undian palsu.
AssyifaAssyifa8 Maret 2025 Hukum
Modus penipuan online bank 2025
Modus Penipuan Online Bank (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penipuan online dengan modus mencatut nama bank ternama kembali marak di Indonesia. Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan untuk mencuri data pribadi dan uang korban. Berbagai modus baru muncul, termasuk undian hadiah palsu, rekrutmen kerja figrrrktif, hingga pesan peringatan keamanan palsu yang mengarah ke situs berbahaya.

Salah satu modus yang beredar luas adalah undian berhadiah yang mengatasnamakan beberapa bank besar di Indonesia, seperti BRI, Mandiri, dan BCA. Korban biasanya menerima pesan melalui media sosial atau WhatsApp yang menawarkan kesempatan memenangkan hadiah menggiurkan, mulai dari mobil mewah hingga paket umrah gratis. Pesan tersebut mengarahkan penerima untuk mengklik tautan pendaftaran yang ternyata merupakan situs phishing.

“Saya mendapat pesan bahwa saya memenangkan hadiah dari BCA. Begitu saya klik tautan dan mengisi data pribadi, tiba-tiba ada transaksi mencurigakan di rekening saya,” ujar Dimas, seorang korban penipuan online, pada Sabtu (08/03/2025).

Baca Juga:
  • PPATK Bekukan 10 Juta Rekening Bansos Terkait Judi Online
  • ICW Laporkan Dugaan Korupsi Makanan Jemaah Haji ke KPK
  • MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama
  • Akun Media Sosial Gerakan Rakyat Diretas, Laporan ke Polisi Disiapkan

Selain modus undian, penipuan dengan iming-iming lowongan kerja di bank juga semakin marak. Para pelaku meminta calon korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau pelatihan. Setelah uang dikirim, pelaku menghilang tanpa jejak.

Kejahatan ini juga menyasar nasabah dengan modus peringatan keamanan palsu. Pesan yang dikirimkan mengklaim adanya aktivitas mencurigakan di rekening korban dan meminta mereka untuk masuk ke situs tertentu guna memperbarui data. Situs tersebut sebenarnya adalah replika dari situs resmi bank, yang dirancang untuk mencuri informasi login nasabah.

Artikel Terkait:
  • KPK Resmi Tetapkan Hasto Kristiyanto Tersangka Kasus Harun Masiku
  • Diduga Korupsi, Aktivis Laporkan PT WMB Ke Kejati Sultra
  • Hasto Kristiyanto: Demi Demokrasi, Kami Tidak Akan Menyerah
  • KPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah

“Bank tidak akan pernah meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau password melalui pesan singkat atau email,” tegas Joko Prasetyo, pakar keamanan siber dari Universitas Indonesia. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi informasi langsung ke pihak bank sebelum mengambil tindakan apa pun.

Untuk menghindari penipuan ini, masyarakat disarankan untuk tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan, selalu memeriksa tautan sebelum mengklik, dan melaporkan dugaan penipuan ke bank terkait atau pihak berwenang. Dengan meningkatnya kasus penipuan online, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan finansial.

Jangan Lewatkan:
  • Duta Pelajar Sadar Hukum di Kutim Menunjukkan Prestasi
  • Tiga Hakim dan Pengacara Ditangkap Terkait Suap di PN Surabaya
  • Menkum Supratman Klarifikasi Wacana Denda Damai Koruptor
  • Ma’ruf Amin Absen, Sidang Perdana Esemka Ditunda
Bank Ternama Cek Fakta Keamanan Finansial Modus Kejahatan Siber Penipuan online
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKomisi IX Dalami Dugaan Korupsi Program MBG, Kualitas Gizi Terancam
Next Article THR dan Gaji ke-13 ASN 2025, Kapan Cair?

Informasi lainnya

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Bareskrim Bongkar Ragam Modus Haji Ilegal Meresahkan

19 April 2026

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Perspektif Alfi Salamah

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Refleksi Udex Mundzir

Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

Biografi Alfi Salamah

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Larangan 40 Hari Ke Luar Rumah Selepas Pulang Haji

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi