Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu

Donald Trump anggap kasus korupsi Netanyahu tak berdasar, desak grasi untuk PM Israel demi stabilitas politik.
ErickaEricka29 Juni 2025 Global
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta Israel untuk membatalkan seluruh proses hukum terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dalam pernyataannya, Trump menyebut kasus yang menjerat Netanyahu sebagai bentuk perburuan politik tanpa dasar hukum yang kuat dan mendorong pemberian grasi bagi sang perdana menteri.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara yang dikutip AFP pada Ahad (29/6/2025), seraya menegaskan bahwa Amerika Serikat sudah memberikan dukungan finansial besar kepada Israel. “Kami menghabiskan miliaran dolar tiap tahun untuk mendukung Israel. Kami tak bisa diam melihat Netanyahu terus diganggu oleh tuduhan seperti ini,” ujarnya.

Trump menyebut Netanyahu sebagai tokoh penting dalam sejarah Israel, dan menyayangkan proses hukum yang menurutnya terlalu dipolitisasi. Ia bahkan menyebut kasus tersebut sebagai ‘witch hunt’ atau pemburuan politik yang penuh rekayasa.

Baca Juga:
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
  • Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak

Diketahui, Netanyahu tengah menghadapi serangkaian dakwaan korupsi. Salah satu tuduhan menyebut bahwa dirinya dan sang istri menerima hadiah mewah dari pebisnis miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik. Dalam dakwaan lain, Netanyahu juga diduga melakukan intervensi terhadap media untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan dirinya.

Meski demikian, Netanyahu terus membantah semua tuduhan. Dalam pernyataan publiknya, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump atas dukungan yang konsisten, terutama di tengah tekanan dari dalam dan luar negeri.

Artikel Terkait:
  • Mobil Hidrogen Mulai Menarik Perhatian di Tengah Dominasi Kendaraan Listrik
  • Jet Tempur AS Mencegat Pesawat Militer Rusia dekat Alaska
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
  • Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa

Kuasa hukum Netanyahu bahkan sempat meminta agar persidangan ditunda selama dua pekan agar perdana menteri dapat fokus pada urusan keamanan nasional. Namun, pengadilan menolak permintaan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang memadai.

Isu ini memperkeruh situasi politik di Israel yang sedang memanas pasca serangan Iran dan berbagai konflik domestik. Desakan Trump untuk menghentikan proses hukum Netanyahu pun menambah tekanan terhadap otoritas yudisial Israel.

Jangan Lewatkan:
  • Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia
  • Gelombang Panas dan Ancaman Angin Topan Jambore Dunia
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
Benjamin Netanyahu Donald Trump Grasi Netanyahu Hubungan AS-Israel. Kasus Korupsi Israel
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Bahas Skema Baru Pemilu, Pilkada Bisa Digelar Lebih Awal
Next Article Miss Papua Pegunungan Didepak Usai Kibarkan Bendera Israel

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Argumen Alfi Salamah

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

Ramadhan Terbaik

Islami Syamril Al-Bugisyi

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir

Hoax Surat Pemanggilan Tes Pegawai BPJS Kesehatan, Ini Klarifikasi dari Munaqib

Kroscek Nugroho
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi