Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu

Donald Trump anggap kasus korupsi Netanyahu tak berdasar, desak grasi untuk PM Israel demi stabilitas politik.
ErickaEricka29 Juni 2025 Global
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Presiden AS Donald Trump saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta Israel untuk membatalkan seluruh proses hukum terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dalam pernyataannya, Trump menyebut kasus yang menjerat Netanyahu sebagai bentuk perburuan politik tanpa dasar hukum yang kuat dan mendorong pemberian grasi bagi sang perdana menteri.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara yang dikutip AFP pada Ahad (29/6/2025), seraya menegaskan bahwa Amerika Serikat sudah memberikan dukungan finansial besar kepada Israel. “Kami menghabiskan miliaran dolar tiap tahun untuk mendukung Israel. Kami tak bisa diam melihat Netanyahu terus diganggu oleh tuduhan seperti ini,” ujarnya.

Trump menyebut Netanyahu sebagai tokoh penting dalam sejarah Israel, dan menyayangkan proses hukum yang menurutnya terlalu dipolitisasi. Ia bahkan menyebut kasus tersebut sebagai ‘witch hunt’ atau pemburuan politik yang penuh rekayasa.

Baca Juga:
  • WOSM Luncurkan Branding Baru untuk Pramuka Dunia
  • Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin

Diketahui, Netanyahu tengah menghadapi serangkaian dakwaan korupsi. Salah satu tuduhan menyebut bahwa dirinya dan sang istri menerima hadiah mewah dari pebisnis miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik. Dalam dakwaan lain, Netanyahu juga diduga melakukan intervensi terhadap media untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan dirinya.

Meski demikian, Netanyahu terus membantah semua tuduhan. Dalam pernyataan publiknya, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump atas dukungan yang konsisten, terutama di tengah tekanan dari dalam dan luar negeri.

Artikel Terkait:
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

Kuasa hukum Netanyahu bahkan sempat meminta agar persidangan ditunda selama dua pekan agar perdana menteri dapat fokus pada urusan keamanan nasional. Namun, pengadilan menolak permintaan tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang memadai.

Isu ini memperkeruh situasi politik di Israel yang sedang memanas pasca serangan Iran dan berbagai konflik domestik. Desakan Trump untuk menghentikan proses hukum Netanyahu pun menambah tekanan terhadap otoritas yudisial Israel.

Jangan Lewatkan:
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa
  • Jamdun Waspada Topan Setelah Dihantam Cuaca Panas Ekstrem
Benjamin Netanyahu Donald Trump Grasi Netanyahu Hubungan AS-Israel. Kasus Korupsi Israel
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Bahas Skema Baru Pemilu, Pilkada Bisa Digelar Lebih Awal
Next Article Miss Papua Pegunungan Didepak Usai Kibarkan Bendera Israel

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

Perspektif Alfi Salamah

Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia

Islami Alfi Salamah

Alam dan Ego Pembangunan

Perspektif Udex Mundzir

Pimpinan Viral, Yang Menderita Rakyatnya.

Editorial Udex Mundzir

Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Alfi Salamah15 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi