Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak

Prabowo dan Anwar bentuk Community Learning Center untuk anak-anak migran Indonesia di Malaysia Timur.
ErickaEricka29 Juli 2025 Global
pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
Pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan pusat pendidikan atau Community Learning Center (CLC) di wilayah Sabah dan Sarawak, Malaysia Timur. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan, CLC ini ditujukan bagi anak-anak dari pekerja migran Indonesia agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak selama tinggal di Malaysia.

“Kemudian juga tadi disampaikan pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak dan murid-murid di Semenanjung Malaysia, di Sabah dan Sarawak, anak-anak dari pekerja migran Indonesia untuk bisa bersekolah di sana,” ungkap Sugiono.

Langkah ini dinilai strategis dalam memastikan hak pendidikan bagi anak-anak migran yang selama ini kerap menghadapi hambatan administratif dan akses layanan dasar di luar negeri.

Baca Juga:
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Korban Gempa Myanmar-THailand Tembus 1.000 Jiwa
  • Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat
  • Adzanil Prima Septy: Solidaritas Pramuka Indonesia Mendukung Palestina

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas sejumlah isu penting lainnya, seperti penyelesaian masalah perbatasan, pengurangan insiden penangkapan nelayan lintas batas, dan peningkatan volume perdagangan antarnegara.

“Dalam pertemuan bilateral antara kedua delegasi berhasil menyelesaikan beberapa isu-isu yang selama ini pending,” jelas Sugiono.

Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya hubungan erat kedua negara yang memiliki akar budaya dan bahasa yang sama. Ia menyatakan bahwa kerja sama yang erat di bidang pendidikan, perdagangan, dan perlindungan warga negara harus terus dikembangkan untuk kepentingan bersama.

Artikel Terkait:
  • Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga
  • WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla

“Presiden juga menyampaikan bahwa antara Indonesia dan Malaysia harus erat hubungan kerja samanya karena kita berasal dari rumpun yang sama,” kata Sugiono menambahkan.

Dengan adanya inisiatif pembentukan CLC, pemerintah berharap anak-anak migran Indonesia di Sabah dan Sarawak dapat mengikuti proses belajar secara formal dan mendapat pengakuan pendidikan yang sah. Langkah ini juga diperkirakan akan meningkatkan kualitas hidup komunitas migran Indonesia di wilayah tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • 142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
Anwar Ibrahim Community Learning Center Pendidikan Anak Migran Prabowo Subianto Sabah Sarawak
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAturan Kopdes Merah Putih Akan Masuk UU Koperasi 2025
Next Article Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Islami Lisda Lisdiawati

Mindset Hack to Stop Overthinking

Lifestyles Assyifa

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman

Islami Alfi Salamah

Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi