Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak

Prabowo dan Anwar bentuk Community Learning Center untuk anak-anak migran Indonesia di Malaysia Timur.
ErickaEricka29 Juli 2025 Global
pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
Pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan pusat pendidikan atau Community Learning Center (CLC) di wilayah Sabah dan Sarawak, Malaysia Timur. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan, CLC ini ditujukan bagi anak-anak dari pekerja migran Indonesia agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak selama tinggal di Malaysia.

“Kemudian juga tadi disampaikan pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak dan murid-murid di Semenanjung Malaysia, di Sabah dan Sarawak, anak-anak dari pekerja migran Indonesia untuk bisa bersekolah di sana,” ungkap Sugiono.

Langkah ini dinilai strategis dalam memastikan hak pendidikan bagi anak-anak migran yang selama ini kerap menghadapi hambatan administratif dan akses layanan dasar di luar negeri.

Baca Juga:
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa
  • Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas sejumlah isu penting lainnya, seperti penyelesaian masalah perbatasan, pengurangan insiden penangkapan nelayan lintas batas, dan peningkatan volume perdagangan antarnegara.

“Dalam pertemuan bilateral antara kedua delegasi berhasil menyelesaikan beberapa isu-isu yang selama ini pending,” jelas Sugiono.

Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya hubungan erat kedua negara yang memiliki akar budaya dan bahasa yang sama. Ia menyatakan bahwa kerja sama yang erat di bidang pendidikan, perdagangan, dan perlindungan warga negara harus terus dikembangkan untuk kepentingan bersama.

Artikel Terkait:
  • Thailand Gelar Rapat Darurat Usai Gempa Myanmar Terasa di Bangkok
  • The Fed Diperkirakan Hanya Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini
  • Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa
  • SAKA Museum Masuk Daftar Museum Terindah Dunia 2025

“Presiden juga menyampaikan bahwa antara Indonesia dan Malaysia harus erat hubungan kerja samanya karena kita berasal dari rumpun yang sama,” kata Sugiono menambahkan.

Dengan adanya inisiatif pembentukan CLC, pemerintah berharap anak-anak migran Indonesia di Sabah dan Sarawak dapat mengikuti proses belajar secara formal dan mendapat pengakuan pendidikan yang sah. Langkah ini juga diperkirakan akan meningkatkan kualitas hidup komunitas migran Indonesia di wilayah tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!
  • 142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel
Anwar Ibrahim Community Learning Center Pendidikan Anak Migran Prabowo Subianto Sabah Sarawak
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAturan Kopdes Merah Putih Akan Masuk UU Koperasi 2025
Next Article Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Keutamaan Puasa Arafah, Ampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka

Islami Alfi Salamah

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Isu, Skandal, dan Politik Panggung

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi