Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Efisiensi atau Salah Kelola?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard

Kementerian Luar Negeri RI memberikan dukungan kekonsuleran bagi mahasiswa Indonesia yang terancam kehilangan status imigrasi di AS.
ErickaEricka27 Mei 2025 Global
Universitas Harvard
Universitas Harvard (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan pendampingan kekonsuleran bagi 87 mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Harvard, Amerika Serikat, menyusul larangan penerimaan mahasiswa asing oleh otoritas imigrasi AS terhadap universitas tersebut.

Langkah ini diambil sebagai respons atas pencabutan sertifikasi Harvard di bawah Student and Exchange Visitor Program (SEVP) oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) pada Kamis (22/5/2025). Kebijakan tersebut menyebabkan universitas elite itu tidak dapat lagi menerima mahasiswa asing, termasuk melanjutkan status legal mahasiswa asing yang saat ini sedang belajar di sana.

“Perwakilan RI di AS siap memberikan bantuan kekonsuleran terhadap mahasiswa Indonesia yang terdampak,” ujar Juru Bicara Kemlu RI Rolliansyah Soemirat dari Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Rolliansyah, yang akrab disapa Roy, menegaskan bahwa Kemlu terus memantau secara intensif perkembangan kebijakan ini. Ia menyebut bahwa komunikasi aktif telah dijalin antara perwakilan RI di Amerika Serikat dan mahasiswa Indonesia di Harvard.

Baca Juga:
  • Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia
  • Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina

“Kami mengimbau mahasiswa untuk tetap tenang sembari menunggu proses hukum yang kini sedang ditempuh oleh Universitas Harvard,” lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia juga telah menyampaikan keprihatinan secara resmi kepada pemerintah AS, dan berharap solusi yang diambil ke depan tidak merugikan mahasiswa asing, termasuk warga negara Indonesia yang tengah mengejar pendidikan tinggi di universitas ternama tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa Indonesia selama ini telah menunjukkan kontribusi signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Amerika Serikat.

Artikel Terkait:
  • Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
  • Jejak Lama Nusantara di Enam Negara Tetangga
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara
  • Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem menyatakan bahwa keputusan ini merupakan sanksi atas ketidakpatuhan Harvard terhadap hukum federal. Ia menekankan bahwa menerima mahasiswa asing adalah sebuah privilese, bukan hak, yang dapat dicabut apabila aturan tidak diikuti.

Pencabutan sertifikasi ini menambah tekanan bagi ratusan mahasiswa asing, termasuk dari Indonesia, yang kini harus mencari opsi kampus lain agar tidak kehilangan status visa pelajar mereka. Beberapa negara, termasuk Jepang dan Hong Kong, telah menyatakan kesiapannya menampung mahasiswa asing dari Harvard yang terdampak.

Langkah pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik ini diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi warga negaranya di tengah dinamika kebijakan luar negeri AS yang semakin ketat terhadap imigrasi pendidikan.

Jangan Lewatkan:
  • Krisis Populasi Jepang: Sekolah Tutup Permanen
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
Kebijakan Imigrasi AS Kemlu RI Mahasiswa Indonesia di AS Pelajar Indonesia di Luar Negeri Universitas Harvard
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleASEAN Sepakati 8 Poin Deklarasi Kuala Lumpur di KTT ke-46
Next Article Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

Editorial Udex Mundzir

Kenaikan Harga BBM dan Tantangan Ketahanan Energi

Editorial Udex Mundzir

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Mei Ayam Bakso Solo Samarinda Seberang, Sensasi Kuah Kental dan Pentol yang Lezat

Food Alwi Ahmad
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi