Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV

Merger ini berpotensi menciptakan grup otomotif terbesar dunia, mengincar dominasi pasar EV.
AssyifaAssyifa18 Desember 2024 Global
Merger Honda dan Nissan
Makoto Uchida (kiri), presiden dan CEO pembuat mobil Jepang Nissan, berjabat tangan dengan Toshihiro Mibe (kanan), direktur, presiden, dan perwakilan pejabat eksekutif pembuat mobil Honda, setelah konferensi pers di Tokyo (.CNBC)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tokyo – Dua raksasa otomotif Jepang, Honda Motor dan Nissan Motor, dilaporkan tengah dalam pembicaraan merger yang bertujuan menciptakan kekuatan besar baru di industri otomotif global. Langkah ini diambil untuk memperkuat produksi kendaraan listrik (EV) dan meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif, terutama menghadapi perusahaan seperti Tesla dan BYD.

Menurut laporan Nikkei pada Rabu (18/12/2024), kedua perusahaan sedang menjajaki pembentukan entitas perusahaan induk baru dan akan segera menandatangani nota kesepahaman. Rencana ini juga melibatkan Mitsubishi Motors, yang saat ini sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Nissan, sehingga berpotensi menciptakan grup otomotif terbesar di dunia.

Pernyataan resmi dari Honda dan Nissan menyebutkan bahwa mereka sedang memanfaatkan kekuatan masing-masing untuk menjalin kolaborasi strategis. Hal ini juga menandai langkah lanjut setelah kedua perusahaan menyepakati kemitraan pada Maret lalu dalam pengembangan kendaraan listrik.

Sementara itu, para analis menilai bahwa merger ini adalah respons terhadap perubahan peta persaingan di pasar otomotif global. Produsen mobil asal China, seperti BYD, telah menjadi penantang utama dalam sektor EV, sementara Tesla tetap mendominasi pasar internasional.

Baca Juga:
  • Gempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
  • PBB Nyatakan Gaza Alami Bencana Kelaparan Terparah
  • AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
  • Pesan Prabowo di Universitas Al-Azhar: Belajar dan Jaga Nilai Islam Damai

Honda sebelumnya telah mengumumkan rencana investasi sebesar USD 65 miliar atau sekitar Rp1.039 triliun hingga tahun 2030. Investasi ini dimaksudkan untuk menggandakan kapasitas produksi kendaraan listrik, sejalan dengan target perusahaan untuk mencapai 100 persen penjualan EV pada 2040. Di sisi lain, Nissan juga menargetkan peluncuran 16 model EV baru dari total 30 kendaraan baru yang direncanakan dalam tiga tahun ke depan.

Namun, industri kendaraan listrik tidak lepas dari tantangan. Meski permintaan global untuk kendaraan rendah emisi terus meningkat akibat perhatian terhadap isu perubahan iklim, sejumlah kendala seperti harga yang tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, dan kekhawatiran konsumen soal jangkauan kendaraan menjadi hambatan signifikan.

Saat ini, Jepang masih menghadapi tantangan besar untuk mengimbangi perkembangan pasar EV di negara lain. Pada 2022, hanya 1,7 persen kendaraan yang terjual di Jepang merupakan EV, jauh di bawah Eropa Barat dengan 15 persen dan Amerika Serikat dengan 5,3 persen. Dominasi kendaraan hibrida, yang menyumbang 40 persen penjualan domestik di Jepang, menjadi alasan utama tertinggalnya inovasi kendaraan listrik murni.

Artikel Terkait:
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah
  • Erdogan Walk Out saat Prabowo Berpidato di KTT D-8, Ini Penjelasannya
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

Merger Honda dan Nissan ini diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi di industri otomotif Jepang sekaligus meningkatkan daya saing global. Jika sukses, entitas baru ini tidak hanya akan memimpin pasar otomotif Asia tetapi juga berpotensi menjadi kekuatan besar dalam transisi global menuju kendaraan listrik.

Jangan Lewatkan:
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • ASEAN Sepakati 8 Poin Deklarasi Kuala Lumpur di KTT ke-46
  • Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
  • Iran Eksekusi 2 Pria Penista Agama Islam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
Next Article Novita Hardini Tolak Kenaikan PPN pada Sekolah Internasional

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Editorial Udex Mundzir

Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri

Editorial Udex Mundzir

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi