Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV

Merger ini berpotensi menciptakan grup otomotif terbesar dunia, mengincar dominasi pasar EV.
AssyifaAssyifa18 Desember 2024 Global
Merger Honda dan Nissan
Makoto Uchida (kiri), presiden dan CEO pembuat mobil Jepang Nissan, berjabat tangan dengan Toshihiro Mibe (kanan), direktur, presiden, dan perwakilan pejabat eksekutif pembuat mobil Honda, setelah konferensi pers di Tokyo (.CNBC)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tokyo – Dua raksasa otomotif Jepang, Honda Motor dan Nissan Motor, dilaporkan tengah dalam pembicaraan merger yang bertujuan menciptakan kekuatan besar baru di industri otomotif global. Langkah ini diambil untuk memperkuat produksi kendaraan listrik (EV) dan meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif, terutama menghadapi perusahaan seperti Tesla dan BYD.

Menurut laporan Nikkei pada Rabu (18/12/2024), kedua perusahaan sedang menjajaki pembentukan entitas perusahaan induk baru dan akan segera menandatangani nota kesepahaman. Rencana ini juga melibatkan Mitsubishi Motors, yang saat ini sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Nissan, sehingga berpotensi menciptakan grup otomotif terbesar di dunia.

Pernyataan resmi dari Honda dan Nissan menyebutkan bahwa mereka sedang memanfaatkan kekuatan masing-masing untuk menjalin kolaborasi strategis. Hal ini juga menandai langkah lanjut setelah kedua perusahaan menyepakati kemitraan pada Maret lalu dalam pengembangan kendaraan listrik.

Sementara itu, para analis menilai bahwa merger ini adalah respons terhadap perubahan peta persaingan di pasar otomotif global. Produsen mobil asal China, seperti BYD, telah menjadi penantang utama dalam sektor EV, sementara Tesla tetap mendominasi pasar internasional.

Baca Juga:
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
  • Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

Honda sebelumnya telah mengumumkan rencana investasi sebesar USD 65 miliar atau sekitar Rp1.039 triliun hingga tahun 2030. Investasi ini dimaksudkan untuk menggandakan kapasitas produksi kendaraan listrik, sejalan dengan target perusahaan untuk mencapai 100 persen penjualan EV pada 2040. Di sisi lain, Nissan juga menargetkan peluncuran 16 model EV baru dari total 30 kendaraan baru yang direncanakan dalam tiga tahun ke depan.

Namun, industri kendaraan listrik tidak lepas dari tantangan. Meski permintaan global untuk kendaraan rendah emisi terus meningkat akibat perhatian terhadap isu perubahan iklim, sejumlah kendala seperti harga yang tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, dan kekhawatiran konsumen soal jangkauan kendaraan menjadi hambatan signifikan.

Saat ini, Jepang masih menghadapi tantangan besar untuk mengimbangi perkembangan pasar EV di negara lain. Pada 2022, hanya 1,7 persen kendaraan yang terjual di Jepang merupakan EV, jauh di bawah Eropa Barat dengan 15 persen dan Amerika Serikat dengan 5,3 persen. Dominasi kendaraan hibrida, yang menyumbang 40 persen penjualan domestik di Jepang, menjadi alasan utama tertinggalnya inovasi kendaraan listrik murni.

Artikel Terkait:
  • Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada Minggu
  • Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?

Merger Honda dan Nissan ini diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi di industri otomotif Jepang sekaligus meningkatkan daya saing global. Jika sukses, entitas baru ini tidak hanya akan memimpin pasar otomotif Asia tetapi juga berpotensi menjadi kekuatan besar dalam transisi global menuju kendaraan listrik.

Jangan Lewatkan:
  • Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur
  • Singapura Tangkap Dua Wanita Indonesia Bawa Uang Asing Senilai 394,4 juta Rupiah
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
Next Article Novita Hardini Tolak Kenaikan PPN pada Sekolah Internasional

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

WNI Bisa Kunjungi 42 Negara Ini Tanpa Visa

Travel Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi