Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan

Laporan World Giving Report 2025 tunjuk Nigeria sebagai negara paling dermawan, Indonesia turun ke posisi 21.
ErickaEricka3 Agustus 2025 Global
Nigeria
Ilustrasi Masyarakat Nigeria Dermawan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Indonesia tidak lagi menempati posisi puncak dalam daftar negara paling dermawan versi World Giving Report (WGR) 2025. Dalam laporan terbaru tersebut, Nigeria berhasil menggeser posisi Indonesia dan menempati peringkat pertama, disusul Mesir dan China. Sementara itu, Indonesia melorot ke peringkat 21 dari total 101 negara yang disurvei.

Penurunan peringkat ini dikaitkan dengan perubahan metodologi dalam laporan WGR 2025. Peneliti filantropi dari Public Interest Research and Advocacy Center (PIRAC), Hamid Abidin, menyebut pendekatan WGR kini lebih komprehensif dibandingkan World Giving Index (WGI) yang sebelumnya digunakan.

“World Giving Report mengukur tidak hanya frekuensi aktivitas memberi, tapi juga nilai donasi terhadap pendapatan dan keragaman saluran pemberian. Jadi pendekatannya lebih dalam dan inklusif dibanding WGI,” ujar Hamid dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/10/2025).

Dalam laporan tersebut, Nigeria menunjukkan proporsi donasi terhadap pendapatan yang tinggi dan didukung oleh sistem filantropi yang berkembang. Negara-negara di Afrika seperti Nigeria dan Mesir mendapat skor tinggi dalam indikator kepercayaan publik terhadap lembaga amal serta luasnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial.

Baca Juga:
  • Raja Salman Mengundang Presiden Suriah ke KTT Arab
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina
  • Phubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
  • Aksi Boikot Israel, Menambah Derita Palestine?

Menurut Hamid, kepercayaan terhadap lembaga filantropi menjadi faktor penentu dalam budaya memberi.

“Semakin tinggi kepercayaan terhadap lembaga filantropi, maka semakin tinggi pula partisipasi masyarakat dalam memberi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa negara-negara dengan kepercayaan publik yang tinggi cenderung memiliki ekosistem filantropi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Hamid juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam membangun dan menjaga ekosistem filantropi nasional.

Artikel Terkait:
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV
  • Iran Eksekusi 2 Pria Penista Agama Islam

“Kebijakan yang pro terhadap filantropi akan memperkuat motivasi dan norma sosial, serta memperluas dampak pembangunan dari sektor masyarakat,” jelasnya.

Meskipun turun secara peringkat, Indonesia tetap dianggap sebagai contoh inspiratif dalam memadukan nilai-nilai tradisi dan modernitas dalam praktik berbagi. Ia menilai bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial tetap kuat di tengah tantangan ekonomi dan sosial.

“Indonesia menunjukkan bahwa negara berkembang pun bisa memimpin dalam pembangunan sosial berbasis kedermawanan,” pungkas Hamid.

Jangan Lewatkan:
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil
  • Direktur Jenderal Kominfo Ingatkan Bahaya Deepfake AI dalam Pemilu 2024
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat
Filantropi Global Indonesia WGI Nigeria Dermawan PIRAC World Giving Report 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTarif Transportasi Umum Jakarta Hanya Rp80 pada 17 Agustus
Next Article PDIP Tunda Pelantikan Ulang Hasto, Sekjen Dirangkap Megawati

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pemblokiran Rekening Tanpa Akal

Editorial Udex Mundzir

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

Islami Alfi Salamah

Inilah Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Islami Alfi Salamah

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi