Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Ibadah sejatinya suci, tapi jadi kotor bila dipakai untuk mengecoh aturan dan menipu sesama
Udex MundzirUdex Mundzir6 Mei 2025 Editorial
Visa Haji Resmi dan Penipuan Haji Ilegal
Ilustrasi Visa Haji Resmi dan Penipuan Haji Ilegal
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Setiap tahun, ribuan warga Indonesia bermimpi menunaikan ibadah haji. Antrean panjang, biaya tinggi, dan kuota terbatas menjadikan haji sebagai ibadah yang tidak mudah diwujudkan.

Namun, dalam keinginan yang besar itu, muncul celah yang terus dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab: menawarkan haji tanpa antre dengan visa non-haji, alias haji ilegal.

Kementerian Agama telah menyampaikan peringatan keras. Hanya visa haji resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang sah digunakan untuk menjalankan ibadah ini. Visa ziarah, kerja, atau turis tidak berlaku.

Tapi seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan ini selalu datang bersamaan dengan laporan penipuan, deportasi, dan penahanan jemaah.

Modusnya bukan hal baru. Iklannya manis: “langsung berangkat tanpa antre”, “lebih cepat dari jalur resmi”, “pasti bisa wukuf di Arafah”.

Tapi kenyataannya, ratusan jemaah justru terdampar di Arab Saudi tanpa akses fasilitas, tanpa perlindungan hukum, dan bahkan terancam dilarang masuk kembali hingga 10 tahun.

Baca Juga:
  • Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan
  • Jangan Lempar Beban ke Rakyat
  • Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau
  • Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Masalah ini bukan sekadar soal pelanggaran imigrasi. Ini adalah soal perusakan nilai ibadah oleh nafsu keuntungan. Ketika haji dijual seperti komoditas, iman menjadi barang dagangan. Ini menyakitkan dan merusak, bukan hanya pada individu, tapi pada citra bangsa di mata dunia.

Lebih menyakitkan lagi, banyak dari korban adalah orang-orang awam yang sekadar ingin beribadah. Mereka tidak tahu bahwa visa mereka tidak sah. Mereka tidak mengerti bahwa dengan menunaikan haji pakai visa turis, ibadahnya tidak hanya rawan ditolak secara administratif, tapi juga secara syar’i—karena tidak melalui niat dan jalur yang benar.

Sayangnya, belum ada penindakan yang tegas terhadap penyelenggara ilegal ini di dalam negeri. Mereka beriklan bebas di media sosial, mengumpulkan uang miliaran, dan dengan leluasa mengelabui warga. Mereka berlindung pada narasi keagamaan sambil mencuri kesempatan.

Dalam konteks ini, negara tidak boleh lepas tangan. Penegakan hukum terhadap biro travel nakal harus menjadi prioritas. Jangan tunggu sampai mereka mencelakai lebih banyak orang. Sanksi harus nyata, bukan sekadar imbauan.

Di sisi lain, masyarakat juga harus lebih kritis. Jangan mudah tergoda janji manis berhaji cepat. Sebab haji bukan soal siapa paling dulu ke Tanah Suci, tapi siapa yang bersabar dan mengikuti jalan yang lurus.

Artikel Terkait:
  • Bersihkan Warisan Kabinet Jokowi
  • Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan
  • Relawan Muda di Arus Mudik
  • Riset Murah, Mimpi Besar

Dalam Islam sendiri, niat dan cara memiliki bobot yang sama. Jika niatnya baik tapi caranya batil, maka nilai ibadahnya cacat. Itulah yang dilupakan banyak orang—dan sayangnya dimanfaatkan para penipu.

Pemerintah juga perlu meningkatkan literasi publik tentang mekanisme resmi haji. Sosialisasi soal kuota, antrean, dan legalitas visa harus terus dilakukan secara masif, tidak hanya menjelang musim haji. Hal ini penting agar masyarakat tidak mudah termakan bujuk rayu agen ilegal.

Selain itu, perlu ada transparansi yang lebih luas dalam sistem pendaftaran dan distribusi kuota. Jika sistem terlihat tertutup atau terlalu birokratis, masyarakat akan terus mencari jalan pintas. Dan setiap jalan pintas akan selalu ada pedagangnya.

Lebih dari segalanya, ibadah haji adalah puncak spiritual umat Islam. Maka negara berkewajiban menjaganya dari manipulasi dan komersialisasi yang mempermainkan iman. Tidak ada kompromi untuk kesucian ibadah.

Jangan Lewatkan:
  • Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan
  • Narasi Dizalimi, Strategi Politik
  • Indonesia dan Dua Periode Jokowi yang Memalukan
  • Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Mari sadari, haji ilegal bukan hanya soal pelanggaran aturan negara, tapi juga pengkhianatan terhadap nilai agama. Negara harus hadir melindungi warganya dari kejahatan berjubah ibadah. Dan masyarakat pun harus lebih waspada: jangan karena ingin cepat, justru tersesat.

Haji 2025 Keamanan Ibadah Kementerian Agama Penipuan Haji Travel Ilegal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenag Tegaskan: Haji Pakai Visa Non-Haji Bisa Kena Deportasi
Next Article DPRD Kaltim Kecam Tambang Ilegal di Hutan Pendidikan Unmul

Informasi lainnya

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026

MBG dan Risiko Cobra Effect

4 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Makan Gratis, Simbol Negara Gagal

Editorial Udex Mundzir

7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus

Techno Assyifa

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi