Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Evaluasi sistem peringatan dini diminta BNPB menyusul minimnya kerusakan, tetapi tetap adanya pengungsian akibat gempa Kamchatka.
ErickaEricka31 Juli 2025 Lingkungan
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem peringatan dini bencana, khususnya tsunami, pascagempa magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025). Imbauan tersebut disampaikan setelah BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk beberapa wilayah pesisir di Indonesia Timur.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya pengkajian ulang terhadap kesiapan teknis dan infrastruktur daerah dalam menghadapi potensi bencana serupa. Ia menyebut aspek yang perlu ditinjau kembali meliputi jalur evakuasi, ketersediaan fasilitas pengungsian, kesiapan peralatan darurat, hingga logistik pendukung.

“Pemda dapat mengkaji kembali efektivitas jalur evakuasi, fasilitas di lokasi pengungsian, kesiapan peralatan, serta logistik,” ujar Abdul dalam pernyataannya, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga:
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
  • El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

BNPB juga menyoroti pentingnya pelatihan kesiapsiagaan bencana secara berkala untuk masyarakat di wilayah rawan. Meski gelombang tsunami yang terjadi hanya tergolong minor, BNPB tetap menilai perlunya kewaspadaan tinggi karena dampak bencana bisa terjadi dalam berbagai bentuk dan skala.

Peringatan dini tsunami sempat diberlakukan oleh BMKG menyusul gempa kuat yang terjadi di Kamchatka. Laporan BNPB menunjukkan sembilan titik wilayah di Indonesia terdampak gelombang tsunami kecil, antara lain di Jayapura, Papua Barat, Halmahera Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Tidak ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa, namun sempat terjadi evakuasi di beberapa lokasi.

Artikel Terkait:
  • Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat
  • BMKG Prediksi Banjir Masih Ancam Bali hingga Tiga Hari
  • Gubernur Jabar Menangis, Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Disorot
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI

Di Gorontalo, tercatat 100 warga mengungsi ke Pangkalan TNI Angkatan Laut setempat. Sementara di wilayah lain, masyarakat memilih mengungsi mandiri ke tempat yang dianggap aman.

Menutup keterangannya, Abdul Muhari menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat sangat penting untuk menjamin keselamatan publik dari bencana alam.

Jangan Lewatkan:
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
BNPB Gempa Rusia Kesiapsiagaan Bencana Peringatan Dini Tsunami Kamchatka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
Next Article Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus

Informasi lainnya

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

PDIP Pecat Jokowi: Dinamika Baru

Editorial Udex Mundzir

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Mewaspadai Komunisme

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Tren Paylater Melonjak, Saatnya Melek Finansial

Bisnis Ericka

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi