Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Evaluasi sistem peringatan dini diminta BNPB menyusul minimnya kerusakan, tetapi tetap adanya pengungsian akibat gempa Kamchatka.
ErickaEricka31 Juli 2025 Lingkungan
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem peringatan dini bencana, khususnya tsunami, pascagempa magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025). Imbauan tersebut disampaikan setelah BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk beberapa wilayah pesisir di Indonesia Timur.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya pengkajian ulang terhadap kesiapan teknis dan infrastruktur daerah dalam menghadapi potensi bencana serupa. Ia menyebut aspek yang perlu ditinjau kembali meliputi jalur evakuasi, ketersediaan fasilitas pengungsian, kesiapan peralatan darurat, hingga logistik pendukung.

“Pemda dapat mengkaji kembali efektivitas jalur evakuasi, fasilitas di lokasi pengungsian, kesiapan peralatan, serta logistik,” ujar Abdul dalam pernyataannya, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga:
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
  • Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

BNPB juga menyoroti pentingnya pelatihan kesiapsiagaan bencana secara berkala untuk masyarakat di wilayah rawan. Meski gelombang tsunami yang terjadi hanya tergolong minor, BNPB tetap menilai perlunya kewaspadaan tinggi karena dampak bencana bisa terjadi dalam berbagai bentuk dan skala.

Peringatan dini tsunami sempat diberlakukan oleh BMKG menyusul gempa kuat yang terjadi di Kamchatka. Laporan BNPB menunjukkan sembilan titik wilayah di Indonesia terdampak gelombang tsunami kecil, antara lain di Jayapura, Papua Barat, Halmahera Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Tidak ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa, namun sempat terjadi evakuasi di beberapa lokasi.

Artikel Terkait:
  • Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha
  • BPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
  • BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari
  • AS Proyeksikan Kapasitas Pembangkit Listrik Batu Bara Turun Lebih dari Setengah Pada 2050

Di Gorontalo, tercatat 100 warga mengungsi ke Pangkalan TNI Angkatan Laut setempat. Sementara di wilayah lain, masyarakat memilih mengungsi mandiri ke tempat yang dianggap aman.

Menutup keterangannya, Abdul Muhari menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat sangat penting untuk menjamin keselamatan publik dari bencana alam.

Jangan Lewatkan:
  • Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025
  • Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh
  • Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa
BNPB Gempa Rusia Kesiapsiagaan Bencana Peringatan Dini Tsunami Kamchatka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
Next Article Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah

Kehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”

Editorial Udex Mundzir

Misi Kemanusiaan yang Mendunia Palang Merah Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi