Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat

Desakan pencabutan izin tambang menguat setelah pejabat dinilai ganggu investigasi kerusakan lingkungan.
ErickaEricka8 Juni 2025 Lingkungan
intervensi pejabat tambang nikel Raja Ampat
Tambang nikel di Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sorong – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua menyerukan agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta sejumlah kepala daerah tidak mencampuri penyelidikan atas dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat. Koalisi menilai intervensi tersebut berpotensi mengaburkan fakta di lapangan dan melemahkan proses penegakan hukum.

Sejak Kamis (5/6/2025), Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengerahkan tim Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (Polsus PWP3K) untuk melakukan investigasi kerusakan lingkungan di Pulau Gag dan sekitarnya. Namun, hanya dua hari berselang, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Papua Barat dan Bupati Raja Ampat mengunjungi lokasi tambang dan menyatakan tidak menemukan kerusakan lingkungan, meski hasil penyelidikan resmi belum dipublikasikan.

Koalisi Papua menilai pernyataan para pejabat itu sebagai upaya pembelaan terhadap perusahaan tambang. “Pernyataan para pejabat tersebut yang terekam dalam video merupakan bentuk argumentasi subjektif yang terkesan ingin membela PT Gag Nikel,” ujar Emmanuel Gobay dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Minggu (8/6/2025). Ia menegaskan bahwa pejabat tersebut tidak memiliki kewenangan untuk menyimpulkan hasil penyelidikan.

Baca Juga:
  • Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus
  • BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
  • Bendung Katulampa Siaga 3, Banjir Ancam Jakarta di Musim Hujan
  • Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

Aktivitas tambang yang dijalankan PT Gag Nikel diduga telah melanggar Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Menurut Greenpeace, kerusakan sudah terjadi di lebih dari 500 hektare lahan hutan dan vegetasi khas yang tersebar di Pulau Gag, Kawe, dan Manuran.

Sementara itu, Koalisi Selamatkan Manusia dan Alam Domberai menyampaikan kekecewaan terhadap Bahlil yang menghindar dari dialog dengan peserta aksi damai di Bandara DEO Sorong, Sabtu (7/6/2025). Ketika massa hendak menyampaikan aspirasi secara langsung, Bahlil justru memilih keluar melalui pintu belakang.

“Kami kecewa. Ini menunjukkan ketidaksiapan dan ketidakpedulian terhadap suara masyarakat Papua,” ujar Uno, perwakilan masyarakat adat Raja Ampat. Ia menyatakan bahwa aksi damai tersebut menuntut pencabutan izin tambang dan penghentian proyek strategis nasional di Papua yang dinilai tidak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Artikel Terkait:
  • Gubernur Elisa Sebut Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel Gag
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta
  • Menteri ESDM Hentikan Tambang Nikel di Raja Ampat Milik Antam
  • Pupuk Kaltim Menangkan Penghargaan AREA 2023: Inovasi Kitosan Cair Limbah Cangkang Rajungan

Desakan terhadap pemerintah pusat dan daerah agar menghentikan proyek-proyek ekstraktif di Tanah Papua terus bergema, menyuarakan kekhawatiran atas dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh eksploitasi sumber daya alam secara masif.

Jangan Lewatkan:
  • Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia
  • Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan
  • KLH Segel 200 Hektare Lahan Terbakar di Kubu Raya
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
Intervensi Pejabat Koalisi Papua Lingkungan Papua PT GAG Nikel Tambang Nikel Raja Ampat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital
Next Article Masjidil Haram Padat, Jemaah Diminta Bertahan di Hotel

Informasi lainnya

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji

Islami Udex Mundzir

Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Islami Ericka

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Daily Tips Alfi Salamah

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi