Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 19 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat

Desakan pencabutan izin tambang menguat setelah pejabat dinilai ganggu investigasi kerusakan lingkungan.
ErickaEricka8 Juni 2025 Lingkungan
intervensi pejabat tambang nikel Raja Ampat
Tambang nikel di Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sorong – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua menyerukan agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta sejumlah kepala daerah tidak mencampuri penyelidikan atas dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat. Koalisi menilai intervensi tersebut berpotensi mengaburkan fakta di lapangan dan melemahkan proses penegakan hukum.

Sejak Kamis (5/6/2025), Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengerahkan tim Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (Polsus PWP3K) untuk melakukan investigasi kerusakan lingkungan di Pulau Gag dan sekitarnya. Namun, hanya dua hari berselang, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Papua Barat dan Bupati Raja Ampat mengunjungi lokasi tambang dan menyatakan tidak menemukan kerusakan lingkungan, meski hasil penyelidikan resmi belum dipublikasikan.

Koalisi Papua menilai pernyataan para pejabat itu sebagai upaya pembelaan terhadap perusahaan tambang. “Pernyataan para pejabat tersebut yang terekam dalam video merupakan bentuk argumentasi subjektif yang terkesan ingin membela PT Gag Nikel,” ujar Emmanuel Gobay dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Minggu (8/6/2025). Ia menegaskan bahwa pejabat tersebut tidak memiliki kewenangan untuk menyimpulkan hasil penyelidikan.

Baca Juga:
  • Kebun Mini Super Kilat di Rumah
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
  • Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus
  • Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

Aktivitas tambang yang dijalankan PT Gag Nikel diduga telah melanggar Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Menurut Greenpeace, kerusakan sudah terjadi di lebih dari 500 hektare lahan hutan dan vegetasi khas yang tersebar di Pulau Gag, Kawe, dan Manuran.

Sementara itu, Koalisi Selamatkan Manusia dan Alam Domberai menyampaikan kekecewaan terhadap Bahlil yang menghindar dari dialog dengan peserta aksi damai di Bandara DEO Sorong, Sabtu (7/6/2025). Ketika massa hendak menyampaikan aspirasi secara langsung, Bahlil justru memilih keluar melalui pintu belakang.

“Kami kecewa. Ini menunjukkan ketidaksiapan dan ketidakpedulian terhadap suara masyarakat Papua,” ujar Uno, perwakilan masyarakat adat Raja Ampat. Ia menyatakan bahwa aksi damai tersebut menuntut pencabutan izin tambang dan penghentian proyek strategis nasional di Papua yang dinilai tidak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Artikel Terkait:
  • Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa
  • Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar
  • BMKG Prediksi Banjir Masih Ancam Bali hingga Tiga Hari
  • Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

Desakan terhadap pemerintah pusat dan daerah agar menghentikan proyek-proyek ekstraktif di Tanah Papua terus bergema, menyuarakan kekhawatiran atas dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh eksploitasi sumber daya alam secara masif.

Jangan Lewatkan:
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
  • BPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
Intervensi Pejabat Koalisi Papua Lingkungan Papua PT GAG Nikel Tambang Nikel Raja Ampat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital
Next Article Masjidil Haram Padat, Jemaah Diminta Bertahan di Hotel

Informasi lainnya

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

14 Oktober 2026

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026
Paling Sering Dibaca

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Perspektif Udex Mundzir

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

Profil Alfi Salamah

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah

Editorial Udex Mundzir

Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi