Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gen Z Mulai Bosan dengan Aplikasi Kencan

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

Robot Masuk Rumah, Siap Berbagi Ruang?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 24 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 Maret 2026 Lingkungan
Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan soal proyek PSEL (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sampah yang selama ini identik dengan persoalan lingkungan kini mulai dipandang sebagai sumber energi baru. Pemerintah menyiapkan langkah besar dengan memulai pembangunan empat proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik pada pertengahan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan empat proyek pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy telah memasuki tahap kontrak dan siap memulai pembangunan. Proyek tersebut dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pada Juni 2026. Adapun lokasi yang menjadi tahap awal pembangunan yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta.

“Sudah ada empat proyek yang kontraknya selesai, yaitu di Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta. Insyaallah pada Juni nanti kita mulai groundbreaking sebagai tahap pertama,” ujar Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Pembangunan proyek ini menjadi bagian dari program percepatan pengolahan sampah nasional. Pemerintah menargetkan teknologi waste to energy dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di kota-kota besar sekaligus menghasilkan listrik sebagai sumber energi alternatif.

Selain empat proyek tahap pertama, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan tahap kedua yang direncanakan mencakup 14 lokasi tambahan di berbagai daerah. Hingga kini, sekitar sepuluh wilayah telah diidentifikasi sebagai calon lokasi pembangunan selanjutnya.

Baca Juga:
  • Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
  • Penajam: Desa-Desa Masuk IKN, Butuh Solusi Adil
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Beberapa kota yang masuk dalam rencana tahap kedua antara lain Lampung, Medan, Semarang, Surabaya, Tangerang, Kota Tangerang, Serang, serta tambahan tiga lokasi di wilayah Jakarta. Pemerintah berharap perluasan proyek ini dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam pengembangan proyek tersebut, pemerintah menggandeng berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi guna memastikan teknologi yang digunakan sesuai dengan karakteristik sampah di Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah kampus, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), dilibatkan untuk mengembangkan teknologi pengolahan yang lebih efektif dan tepat guna.

Kolaborasi ini dinilai penting karena komposisi sampah di Indonesia memiliki karakter yang berbeda dengan negara lain, terutama tingginya kandungan sampah organik. Dengan teknologi yang tepat, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan diharapkan dapat diubah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomi.

Zulkifli Hasan menegaskan percepatan pembangunan proyek pembangkit listrik dari sampah dilakukan karena kondisi pengelolaan sampah di berbagai daerah sudah berada pada tahap yang memprihatinkan. Volume sampah yang terus meningkat membuat banyak tempat pembuangan akhir mengalami kelebihan kapasitas.

Artikel Terkait:
  • Normalisasi Sungai di Bontang Atasi Banjir Rob,Pemprov Kaltim-TNI
  • Menteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
  • Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang
  • Inovasi Panel Surya Ramah Lingkungan Putra Bojonegoro

“Sampai dua tahun ke depan kita ingin menyelesaikan persoalan sampah ini, terutama melalui teknologi waste to energy. Perkantoran, perumahan, sekolah, hingga pasar juga harus mampu mengelola sampahnya langsung di sumber,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga masih menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan waktu serta edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Dengan dimulainya pembangunan empat proyek PSEL tersebut, pemerintah berharap persoalan sampah yang selama ini membayangi kota-kota besar dapat diatasi secara bertahap. Selain mengurangi volume sampah, proyek ini juga berpotensi mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • UI Edukasi Bahaya Limbah Minyak Jelantah kepada Siswa SD
  • Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli
  • Menteri ESDM Hentikan Tambang Nikel di Raja Ampat Milik Antam
  • Rano Karno: Inovasi Sampah Kunci Agar Jakarta Tak Tenggelam

Energi terbarukan Pengelolaan Sampah Indonesia Proyek Listrik Sampah PSEL Sampah Jadi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePuncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali
Next Article Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

Informasi lainnya

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Kulit Bawang Merah Bisa Jadi Pelindung Panel Surya

19 Agustus 2026

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

SPMB: Reformasi atau Sekadar Rebranding?

Editorial Udex Mundzir

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Tidur Nanti Saja

Profil Adit Musthofa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi