Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Xiaomi Smart Camera C400

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 Maret 2026 Lingkungan
Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan soal proyek PSEL (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sampah yang selama ini identik dengan persoalan lingkungan kini mulai dipandang sebagai sumber energi baru. Pemerintah menyiapkan langkah besar dengan memulai pembangunan empat proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik pada pertengahan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan empat proyek pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy telah memasuki tahap kontrak dan siap memulai pembangunan. Proyek tersebut dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pada Juni 2026. Adapun lokasi yang menjadi tahap awal pembangunan yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta.

“Sudah ada empat proyek yang kontraknya selesai, yaitu di Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta. Insyaallah pada Juni nanti kita mulai groundbreaking sebagai tahap pertama,” ujar Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Pembangunan proyek ini menjadi bagian dari program percepatan pengolahan sampah nasional. Pemerintah menargetkan teknologi waste to energy dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di kota-kota besar sekaligus menghasilkan listrik sebagai sumber energi alternatif.

Selain empat proyek tahap pertama, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan tahap kedua yang direncanakan mencakup 14 lokasi tambahan di berbagai daerah. Hingga kini, sekitar sepuluh wilayah telah diidentifikasi sebagai calon lokasi pembangunan selanjutnya.

Baca Juga:
  • UI Edukasi Bahaya Limbah Minyak Jelantah kepada Siswa SD
  • BMKG Prediksi Banjir Masih Ancam Bali hingga Tiga Hari
  • Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno
  • Gubernur Elisa Sebut Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel Gag

Beberapa kota yang masuk dalam rencana tahap kedua antara lain Lampung, Medan, Semarang, Surabaya, Tangerang, Kota Tangerang, Serang, serta tambahan tiga lokasi di wilayah Jakarta. Pemerintah berharap perluasan proyek ini dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam pengembangan proyek tersebut, pemerintah menggandeng berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi guna memastikan teknologi yang digunakan sesuai dengan karakteristik sampah di Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah kampus, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), dilibatkan untuk mengembangkan teknologi pengolahan yang lebih efektif dan tepat guna.

Kolaborasi ini dinilai penting karena komposisi sampah di Indonesia memiliki karakter yang berbeda dengan negara lain, terutama tingginya kandungan sampah organik. Dengan teknologi yang tepat, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan diharapkan dapat diubah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomi.

Zulkifli Hasan menegaskan percepatan pembangunan proyek pembangkit listrik dari sampah dilakukan karena kondisi pengelolaan sampah di berbagai daerah sudah berada pada tahap yang memprihatinkan. Volume sampah yang terus meningkat membuat banyak tempat pembuangan akhir mengalami kelebihan kapasitas.

Artikel Terkait:
  • Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • Mahasiswa Geruduk Gedung Dewan, Tuntut Tambang Ilegal Ditutup

“Sampai dua tahun ke depan kita ingin menyelesaikan persoalan sampah ini, terutama melalui teknologi waste to energy. Perkantoran, perumahan, sekolah, hingga pasar juga harus mampu mengelola sampahnya langsung di sumber,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga masih menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan waktu serta edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Dengan dimulainya pembangunan empat proyek PSEL tersebut, pemerintah berharap persoalan sampah yang selama ini membayangi kota-kota besar dapat diatasi secara bertahap. Selain mengurangi volume sampah, proyek ini juga berpotensi mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis
  • Penajam: Desa-Desa Masuk IKN, Butuh Solusi Adil

Energi terbarukan Pengelolaan Sampah Indonesia Proyek Listrik Sampah PSEL Sampah Jadi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePuncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali
Next Article Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?

Islami Alfi Salamah

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas

Profil Alfi Salamah

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi