Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati13 Maret 2026 Lingkungan
Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan soal proyek PSEL (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sampah yang selama ini identik dengan persoalan lingkungan kini mulai dipandang sebagai sumber energi baru. Pemerintah menyiapkan langkah besar dengan memulai pembangunan empat proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik pada pertengahan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan empat proyek pembangkit listrik tenaga sampah atau waste to energy telah memasuki tahap kontrak dan siap memulai pembangunan. Proyek tersebut dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pada Juni 2026. Adapun lokasi yang menjadi tahap awal pembangunan yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta.

“Sudah ada empat proyek yang kontraknya selesai, yaitu di Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta. Insyaallah pada Juni nanti kita mulai groundbreaking sebagai tahap pertama,” ujar Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Pembangunan proyek ini menjadi bagian dari program percepatan pengolahan sampah nasional. Pemerintah menargetkan teknologi waste to energy dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di kota-kota besar sekaligus menghasilkan listrik sebagai sumber energi alternatif.

Selain empat proyek tahap pertama, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan tahap kedua yang direncanakan mencakup 14 lokasi tambahan di berbagai daerah. Hingga kini, sekitar sepuluh wilayah telah diidentifikasi sebagai calon lokasi pembangunan selanjutnya.

Baca Juga:
  • DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini
  • Gubernur DKI Tuntut Pembatalan Izin Usaha Pemilik Truk Tinja, Didenda Rp 5 Juta
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!
  • BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka

Beberapa kota yang masuk dalam rencana tahap kedua antara lain Lampung, Medan, Semarang, Surabaya, Tangerang, Kota Tangerang, Serang, serta tambahan tiga lokasi di wilayah Jakarta. Pemerintah berharap perluasan proyek ini dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam pengembangan proyek tersebut, pemerintah menggandeng berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi guna memastikan teknologi yang digunakan sesuai dengan karakteristik sampah di Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah kampus, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), dilibatkan untuk mengembangkan teknologi pengolahan yang lebih efektif dan tepat guna.

Kolaborasi ini dinilai penting karena komposisi sampah di Indonesia memiliki karakter yang berbeda dengan negara lain, terutama tingginya kandungan sampah organik. Dengan teknologi yang tepat, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan diharapkan dapat diubah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomi.

Zulkifli Hasan menegaskan percepatan pembangunan proyek pembangkit listrik dari sampah dilakukan karena kondisi pengelolaan sampah di berbagai daerah sudah berada pada tahap yang memprihatinkan. Volume sampah yang terus meningkat membuat banyak tempat pembuangan akhir mengalami kelebihan kapasitas.

Artikel Terkait:
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?
  • Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang
  • Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki
  • Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

“Sampai dua tahun ke depan kita ingin menyelesaikan persoalan sampah ini, terutama melalui teknologi waste to energy. Perkantoran, perumahan, sekolah, hingga pasar juga harus mampu mengelola sampahnya langsung di sumber,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga masih menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan waktu serta edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Dengan dimulainya pembangunan empat proyek PSEL tersebut, pemerintah berharap persoalan sampah yang selama ini membayangi kota-kota besar dapat diatasi secara bertahap. Selain mengurangi volume sampah, proyek ini juga berpotensi mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
  • Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli
  • Pj Gubernur DKI dan Dishub Bahas Jam Kerja 2 Sesi untuk Redakan Kemacetan

Energi terbarukan Pengelolaan Sampah Indonesia Proyek Listrik Sampah PSEL Sampah Jadi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePuncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali
Next Article Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

Informasi lainnya

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad

PKS dan Strategi Politik yang Memukul Balik

Editorial Udex Mundzir

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah

Growth Mindset

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka
Berita Lainnya
Saintek
Ericka28 April 2025

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi