Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Normalisasi Sungai di Bontang Atasi Banjir Rob,Pemprov Kaltim-TNI

Harapannya dengan bantuan pemprov ini aliran air semakin lancar, hingga bisa mengurangi banjir rob yang selalu terjadi di sini
Adit MusthofaAdit Musthofa17 Juli 2023 Lingkungan
normalisasi sungai
Kawasan Bontang Kuala dan Api-Api yang sering di landa banjir Rob segera dilaksanakan program normalisasi Sungai oleh Dinas PUPR Pera Kaltim (antara/ho-Pemprov Kaltim)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bontang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia melakukan upaya normalisasi sungai di Bontang untuk mengatasi banjir rob yang sering terjadi di daerah pesisir Kota Bontang Minggu (16/7/2023).

Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp4 miliar untuk normalisasi sungai dengan estimasi panjang sungai yang dinormalisasi mencapai tiga kilometer.

“Program penanganan banjir ini dilaksanakan tepatnya di kawasan Bontang Kuala dan Api-Api. Dalam proses pengerjaan kami bekerja sama dengan Korem 091/ASN,” katanya.

Setelah normalisasi, ia berharap genangan air menuju Bontang Kuala dan kawasan Api-Api bisa berkurang sehingga memperlancar akses menuju kawasan tersebut yang menjadi langganan banjir rob.

Baca Juga:
  • Larangan Baru di Bandara Terkenal Eropa Menjadi Sorotan!
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis
  • Seno Aji Kecam Penambang Nakal di Kaltim
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah

Banjir rob biasanya datang antara pukul 06.00 hingga 08.00 pagi dan pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Akibatnya, para orang tua kerap sulit mengantar anak-anak ke sekolah karena genangan air bisa mencapai setinggi lutut orang dewasa. Begitu pula para pekerja dan pegawai yang harus berjuang keras agar tidak terlambat tiba di tempat kerja.

Banjir rob, lanjutnya, juga mengganggu aktivitas pariwisata Bontang Kuala. Pengunjung yang hendak masuk menikmati keindahan senja Bontang Kuala, kerap terhambat oleh banjir.

Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro sangat berterima kasih atas dukungan Pemprov Kaltim untuk penanganan banjir di wilayahnya.

“Harapannya dengan bantuan pemprov ini aliran air semakin lancar, hingga bisa mengurangi banjir rob yang selalu terjadi di sini,” ucapnya.

Artikel Terkait:
  • Pemerintah Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat
  • Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno
  • Indonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Dia juga berharap ada kolaborasi berkelanjutan antara Pemprov Kaltim dan Pemkot Bontang untuk penanggulangan banjir dan program-program lainnya.

Selain melakukan normalisasi sungai di Bontang, sebelumnya Pemprov Kaltim  juga telah menggelontorkan APBD untuk penanganan banjir di Sungai Guntung, Bontang.

Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,7 miliar untuk pekerjaan perkuatan tebing sepanjang 0,8 km dan 400 meter, serta normalisasi Sungai Guntung sepanjang 1,8 km.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan
Berita Kaltim Normalisasi Sungai PUPR
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePercepatan Pembangunan IKN: Fokus Ketersediaan Pangan dan Urban Farming
Next Article Pemerintah Paser Beri Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor hingga Akhir Juli 2023

Informasi lainnya

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

Islami Lina Marlina

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi