Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 17 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Laju Deforestasi Indonesia 2024 Tembus 175 Ribu Ha

Angka deforestasi meningkat tajam, memperlihatkan tantangan besar dalam pengelolaan hutan Indonesia.
ErickaEricka25 Maret 2025 Lingkungan
Kenaikan Deforestasi Indonesia 2024
Ilustrasi Kenaikan Deforestasi Indonesia 2024 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Laju deforestasi di Indonesia kembali menunjukkan tren mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024, luas hutan yang hilang mencapai 175.400 hektare, naik drastis sekitar 44,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kementerian Kehutanan mencatat bahwa angka ini menjadi peringatan bagi keberlanjutan lingkungan, di tengah tekanan pembukaan lahan dan kebakaran hutan.

Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kemenhut, Agus Budi Santosa, mengungkapkan bahwa deforestasi meningkat meski sebelumnya sempat menurun sejak 2014 hingga 2022. Tahun 2015, angka deforestasi mencapai lebih dari satu juta hektare, namun berhasil ditekan hingga menyentuh 100 ribu hektare pada 2022.

“Jika kita bandingkan dengan dekade lalu, kenaikan ini memang lebih kecil. Tapi secara tren, ini tetap mengkhawatirkan,” kata Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Baca Juga:
  • Plt Bupati Sidoarjo Tinjau Penanganan Banjir
  • Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci
  • Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN
  • BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari

Agus menambahkan bahwa sebagian besar deforestasi tahun 2024 dipicu oleh kebakaran hutan dan aktivitas perambahan kawasan hutan atau penebangan liar. Namun, komposisi rinci penyebabnya masih dalam proses pengumpulan data oleh Kemenhut.

Menurut catatan, deforestasi bruto Indonesia sepanjang 2024 mencapai 216.200 hektare. Setelah dikurangi dengan angka reforestasi atau penghijauan kembali seluas 40.800 hektare, maka total deforestasi bersih adalah 175.400 hektare.

Kebakaran yang terjadi di lahan gambut Aceh Barat menjadi salah satu contoh nyata dari masalah ini. Sejak awal Februari 2025, kebakaran di wilayah tersebut telah menghanguskan sekitar 9,5 hektare lahan. Dugaan sementara, kebakaran dilakukan untuk membuka lahan baru di Kecamatan Woyla dan Johan Pahlawan.

Tren deforestasi yang kembali meningkat ini menjadi tantangan berat bagi Indonesia yang tengah mengusung agenda pembangunan rendah karbon dan transisi menuju ekonomi hijau.

Artikel Terkait:
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
  • BNPB Tolak Bantuan Asing, Penanganan Karhutla Dianggap Masih Terkendali
  • Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global

“Pemerintah perlu memperkuat pengawasan serta mempercepat rehabilitasi hutan untuk menekan angka kehilangan tutupan lahan,” pungkas Agus.

Situasi ini menegaskan bahwa upaya pelestarian hutan masih menghadapi hambatan besar dan perlu penanganan serius dari semua pihak.

Jangan Lewatkan:
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?
  • Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus
Deforestasi Indonesia Kebakaran Hutan Kerusakan Hutan Lingkungan Hidup Perambahan Hutan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEtika Menemukan Barang di Jalan
Next Article KRL Merak Dibatasi hingga Cilegon Saat Mudik Lebaran

Informasi lainnya

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Islami Assyifa

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Perspektif Udex Mundzir

Outfit Kantor Simpel ala Capsule Wardrobe

Daily Tips Ericka

DeepSeek AI: Alternatif AI Murah dari Cina yang Saingi ChatGPT

Techno Assyifa

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi