Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global

Perubahan besar dimulai dari kesadaran kecil yang dilakukan secara konsisten.
Alfi SalamahAlfi Salamah9 Mei 2025 Lingkungan
Gen Z
Ilustrasi Gen Z Aksi Hijau
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kebangkitan hijau sedang dipimpin oleh generasi muda yang dikenal sebagai Gen Z. Lahir antara 1997 hingga 2012, mereka tumbuh dalam era yang penuh tantangan lingkungan. Dari krisis iklim hingga polusi plastik, mereka tidak hanya menjadi saksi, tapi juga aktor perubahan.

Gen Z memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi. Hal ini terjadi karena sejak kecil mereka sudah disuguhi informasi tentang dampak perubahan iklim, baik dari media sosial, sekolah, maupun pengalaman langsung. Menurut laporan Pew Research Center, 67% Gen Z percaya bahwa pemerintah tidak cukup berbuat untuk mengatasi krisis iklim.

Sarah Johnson, peneliti sosial lingkungan dari Climate Action Network, menyatakan bahwa Gen Z tidak menunggu untuk diberi peran. Mereka menciptakan gerakan, menyuarakan perubahan, dan bertindak nyata. Ia menambahkan bahwa kekuatan Gen Z ada pada kolaborasi digital dan solidaritas lintas batas.

Salah satu kontribusi nyata Gen Z adalah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mereka aktif membawa tas belanja kain, memakai botol minum isi ulang, dan menghindari sedotan plastik. Hal kecil ini mereka lakukan karena sadar bahwa plastik butuh ratusan tahun untuk terurai.

Baca Juga:
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?
  • BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
  • Penajam: Desa-Desa Masuk IKN, Butuh Solusi Adil
  • Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

Tak hanya itu, mereka juga mendorong penggunaan energi terbarukan. Banyak yang mendukung rumah tangga bertenaga surya, memilih produk dari perusahaan yang menggunakan energi bersih, dan menyebarkan edukasi seputar efisiensi energi di media sosial.

Gaya hidup berkelanjutan juga menjadi ciri khas Gen Z. Mereka memilih produk ramah lingkungan, mengurangi konsumsi daging demi menekan emisi karbon, serta beralih ke transportasi publik atau sepeda.

Lebih dari itu, Gen Z mampu menggerakkan komunitas secara digital dan langsung. Mereka membuat kampanye online, menggalang dana untuk proyek penghijauan, serta menginisiasi gerakan bersih-bersih lingkungan di kota mereka.

Artikel Terkait:
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
  • BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari
  • Pesantren Dorong Energi Bersih Berbasis Nilai Islam
  • Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

Kesadaran ini menunjukkan bahwa Gen Z tidak hanya berbicara, tapi juga bertindak. Energi mereka menyala bukan karena kewajiban, tapi karena kepedulian yang mendalam.

Dengan segala upaya nyata dan semangat kolaboratif, Gen Z telah membuktikan bahwa masa depan lingkungan ada di tangan mereka. Dukungan dari masyarakat luas akan semakin memperkuat kontribusi mereka dalam menjaga bumi yang lebih baik.

Jangan Lewatkan:
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
  • Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia
  • Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh
Aksi Hijau Gaya Hidup Berkelanjutan Gen Z Kampanye Lingkungan Lingkungan Hidup
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSidang Mediasi Ijazah Jokowi Kembali Deadlock di PN Solo
Next Article Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Informasi lainnya

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

25 Agustus 2026

Gen Z Mulai Bosan dengan Aplikasi Kencan

24 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

28 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah

Lebih 12 Persen Tidak Mau Andi Harun Jadi Wali Kota!

Editorial Udex Mundzir

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Selamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana

Editorial Udex Mundzir

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi