Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 6 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus

Puncak musim kemarau di Sumatera dan sebagian Kalimantan picu peningkatan risiko kebakaran hutan.
ErickaEricka28 Juli 2025 Lingkungan
pemaparan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati terkait kondisi cuaca dasarian
Pemaparan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati terkait kondisi cuaca dasarian (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya Sumatera dan Kalimantan. BMKG meminta agar satuan tugas penanganan karhutla tetap dalam kondisi siaga hingga Agustus 2025, mengingat sebagian wilayah masih menghadapi puncak musim kemarau.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa Sumatera Selatan dan Lampung tengah mengalami puncak musim kemarau, sementara wilayah lain seperti Kalimantan sebagian sudah melewati masa kritis tersebut pada Juni hingga Juli. Namun, sebagian wilayah Kalimantan lainnya masih akan menghadapi cuaca ekstrem kering di bulan Agustus.

“Mayoritas wilayah Kalimantan telah mengalami puncak kemarau pada Juni–Juli, namun sebagian wilayah lainnya masih akan mengalaminya pada Agustus. Oleh karena itu, kita semua harus tetap waspada dan siaga hingga Agustus,” ujar Dwikorita dalam rapat koordinasi nasional di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Baca Juga:
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah
  • Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci
  • BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

BMKG juga menyoroti Provinsi Riau, yang diprediksi akan mengalami curah hujan sangat rendah pada awal Agustus, berkisar antara 20 hingga 50 milimeter. Meskipun diperkirakan akan ada peningkatan curah hujan pada pertengahan hingga akhir bulan, kondisi permukaan tanah tetap sangat rentan terbakar berdasarkan indeks FFMC yang tinggi.

Dwikorita menambahkan, tingkat kemudahan terbakar akan mencapai puncaknya pada 30 Juli 2025 dan mulai menurun setelah 3 Agustus. Oleh karena itu, langkah mitigasi seperti patroli darat dan udara serta operasi modifikasi cuaca harus disiapkan untuk mengurangi potensi kebakaran.

“Pastikan tidak ada lagi aktivitas pembakaran karena kondisi cuacanya sangat kering dan minim hujan, yang ditandai dengan warna merah pada peta prakiraan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis
  • Jakarta Peringkat 45 Kota Paling Berpolusi di Dunia

Menurut BMKG, siaga dini dan koordinasi lintas instansi merupakan kunci untuk mencegah perluasan titik api yang dapat berimbas pada pencemaran udara lintas negara. Kabut asap dari karhutla di Sumatera bahkan telah terpantau mencapai wilayah Malaysia, memicu perhatian regional.

Dengan ancaman karhutla yang masih tinggi, kesiapsiagaan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • Greenpeace: Tambang Nikel Gag Ancam Keanekaragaman Hayati
  • Seno Aji Kecam Penambang Nakal di Kaltim
  • BNPB Tolak Bantuan Asing, Penanganan Karhutla Dianggap Masih Terkendali
  • Kebun Mini Super Kilat di Rumah
BMKG Kalimantan Karhutla Musim Kemarau Sumatera
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPKH-MUI Resmi Luncurkan Buku Himpunan Fatwa Haji
Next Article Pajak Digital Tak Lagi Bisa Dihindari, DJP Sisir Jejak Penghasilan di Medsos

Informasi lainnya

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

30 Agustus 2026

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Usai Karhutla

25 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Perspektif Udex Mundzir

Manfaat Ramadhan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Perspektif Udex Mundzir

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Perspektif Udex Mundzir

Paradoks Pembangunan Desa

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi