Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ancaman Karhutla Masih Tinggi, BMKG Minta Satgas Siaga hingga Agustus

Puncak musim kemarau di Sumatera dan sebagian Kalimantan picu peningkatan risiko kebakaran hutan.
ErickaEricka28 Juli 2025 Lingkungan
pemaparan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati terkait kondisi cuaca dasarian
Pemaparan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati terkait kondisi cuaca dasarian (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya Sumatera dan Kalimantan. BMKG meminta agar satuan tugas penanganan karhutla tetap dalam kondisi siaga hingga Agustus 2025, mengingat sebagian wilayah masih menghadapi puncak musim kemarau.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa Sumatera Selatan dan Lampung tengah mengalami puncak musim kemarau, sementara wilayah lain seperti Kalimantan sebagian sudah melewati masa kritis tersebut pada Juni hingga Juli. Namun, sebagian wilayah Kalimantan lainnya masih akan menghadapi cuaca ekstrem kering di bulan Agustus.

“Mayoritas wilayah Kalimantan telah mengalami puncak kemarau pada Juni–Juli, namun sebagian wilayah lainnya masih akan mengalaminya pada Agustus. Oleh karena itu, kita semua harus tetap waspada dan siaga hingga Agustus,” ujar Dwikorita dalam rapat koordinasi nasional di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Baca Juga:
  • Kebun Mini Super Kilat di Rumah
  • Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis
  • Supermoon Akhir Mei Diprediksi Picu Rob di Pesisir Utara Jawa
  • Rano Karno: Inovasi Sampah Kunci Agar Jakarta Tak Tenggelam

BMKG juga menyoroti Provinsi Riau, yang diprediksi akan mengalami curah hujan sangat rendah pada awal Agustus, berkisar antara 20 hingga 50 milimeter. Meskipun diperkirakan akan ada peningkatan curah hujan pada pertengahan hingga akhir bulan, kondisi permukaan tanah tetap sangat rentan terbakar berdasarkan indeks FFMC yang tinggi.

Dwikorita menambahkan, tingkat kemudahan terbakar akan mencapai puncaknya pada 30 Juli 2025 dan mulai menurun setelah 3 Agustus. Oleh karena itu, langkah mitigasi seperti patroli darat dan udara serta operasi modifikasi cuaca harus disiapkan untuk mengurangi potensi kebakaran.

“Pastikan tidak ada lagi aktivitas pembakaran karena kondisi cuacanya sangat kering dan minim hujan, yang ditandai dengan warna merah pada peta prakiraan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global

Menurut BMKG, siaga dini dan koordinasi lintas instansi merupakan kunci untuk mencegah perluasan titik api yang dapat berimbas pada pencemaran udara lintas negara. Kabut asap dari karhutla di Sumatera bahkan telah terpantau mencapai wilayah Malaysia, memicu perhatian regional.

Dengan ancaman karhutla yang masih tinggi, kesiapsiagaan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Jangan Lewatkan:
  • BMKG Prediksi Banjir Masih Ancam Bali hingga Tiga Hari
  • Ribuan Warga Riau Ikuti Karhutla Fun Run 2025
  • Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
BMKG Kalimantan Karhutla Musim Kemarau Sumatera
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPKH-MUI Resmi Luncurkan Buku Himpunan Fatwa Haji
Next Article Pajak Digital Tak Lagi Bisa Dihindari, DJP Sisir Jejak Penghasilan di Medsos

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Suka Membaca? Ini Tips Efektif untuk Menambah Pengetahuan

Opini Alfi Salamah

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Privasi: Kunci Hidup Damai dan Bebas Drama

Daily Tips Assyifa

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi