Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 19 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan ekologi dan menolak ekspansi pertambangan di kawasan konservasi Raja Ampat.
ErickaEricka7 Juni 2025 Lingkungan
Raja ampat
Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Raja Ampat – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan komitmennya untuk melindungi kawasan Raja Ampat dari kegiatan pertambangan nikel yang dinilai berpotensi merusak keindahan alam dan ekosistem setempat. Dalam pernyataannya pada Sabtu (7/6/2025) di Jakarta, Menpar menyoroti pentingnya menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi dalam pembangunan wilayah.

Widiyanti menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata telah berdialog dengan masyarakat lokal dan Komisi VII DPR RI untuk membahas dampak pertambangan di wilayah Raja Ampat. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat, termasuk kelompok adat, menyuarakan penolakan terhadap rencana ekspansi pertambangan nikel dan meminta agar kawasan Raja Ampat tetap menjadi destinasi wisata dan konservasi.

“Masyarakat menginginkan ekosistem dan identitas Raja Ampat tetap dijaga. Wilayah ini bukan untuk eksploitasi industri tambang, tetapi untuk pelestarian dan pariwisata berkelanjutan,” ujar Widiyanti.

Baca Juga:
  • Indonesia-Gold Standard Akui Sertifikat Karbon Secara Timbal Balik
  • Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
  • Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, saat ini ada dua perusahaan tambang yang beroperasi di Raja Ampat, yakni PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining. Kedua perusahaan telah memiliki izin usaha pertambangan sejak sebelum wilayah ini dimekarkan dari Papua Barat.

Meskipun sebagian wilayah tambang berada sekitar 40 kilometer dari kawasan wisata, banyak pihak khawatir dampak ekologis dari kegiatan pertambangan tetap akan mengganggu ekosistem laut dan darat Raja Ampat yang sangat sensitif.

Komisi VII DPR RI menyatakan akan membawa aspirasi warga ke tingkat nasional, dan meminta evaluasi ulang terhadap seluruh izin usaha pertambangan yang ada di wilayah Raja Ampat. DPR juga mendesak pemerintah pusat untuk mengutamakan perlindungan terhadap kawasan konservasi dan geopark ini.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
  • Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global
  • Gempa Poso M 5,8 Picu Tsunami Minor 4 Cm
  • Inovasi Panel Surya Ramah Lingkungan Putra Bojonegoro

Dalam pertemuan terpisah, Menpar menerima kunjungan Gubernur Papua Barat Elisa Kambu, yang menegaskan dukungan terhadap pelestarian Raja Ampat sebagai kawasan wisata dan konservasi. Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa mereka akan menjaga status Raja Ampat sebagai geopark UNESCO dan mendorong quality tourism sebagai model pembangunan berkelanjutan.

Kementerian Pariwisata juga sedang mengkaji inisiatif strategis untuk menjadikan Raja Ampat sebagai pusat investasi hijau dan pariwisata berbasis kelestarian lingkungan, dengan mengedepankan peran masyarakat lokal.

Jangan Lewatkan:
  • Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya
  • BMKG Prediksi Banjir Masih Ancam Bali hingga Tiga Hari
  • BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
Ekosistem Laut Pariwisata Berkelanjutan Penolakan Tambang Nikel Raja Ampat Warga Papua
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDrone Sukses Antar Obat ke Tempat Suci Selama Haji 2025
Next Article Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat

Informasi lainnya

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

14 Oktober 2026

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

25 September 2026

Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?

11 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

8 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026
Paling Sering Dibaca

Tarif Trump: Senjata Makan Tuan

Editorial Udex Mundzir

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Jaga Kolesterol saat Lebaran dengan Cara Sehat Ini

Daily Tips Ericka

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Travel Alfi Salamah

e-KTP: Teknologi Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi