Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 26 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN

Upaya pembekalan dilakukan untuk antisipasi interaksi negatif antara manusia dan satwa di kawasan Ibu Kota Nusantara.
ErickaEricka9 Mei 2025 Lingkungan
pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar
Pembekalan pegawai OIKN mitigasi konflik satwa liar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sepaku – Pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendapat pembekalan khusus mengenai mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.

Langkah ini diambil seiring dengan karakteristik Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengusung konsep “kota hutan” dan menyatu dengan alam di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan bahwa pembangunan IKN sebagai kota hutan membawa konsekuensi berupa potensi interaksi langsung dengan satwa liar.

Oleh karena itu, pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi kondisi tersebut menjadi kebutuhan pokok.

Baca Juga:
  • WWF gandeng 100 perusahaan jaga ekosistem laut
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • Gubernur Elisa Sebut Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel Gag
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

“Ketika suatu wilayah disebut sebagai kota hutan, akan ada konsekuensi yang harus dihadapi, termasuk memulihkan ekosistem hutan tropis dan mengembalikan rumah bagi satwa yang kehilangan habitat,” jelas Myrna di Sepaku, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, kehadiran satwa liar tidak boleh lagi dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari sistem ekologi yang harus dijaga bersama.

Dia berharap masyarakat dan pegawai OIKN dapat hidup berdampingan dengan satwa dan menjadikannya bagian dari keseharian yang harmonis.

“Pemahaman tentang bagaimana hidup berdampingan secara harmonis dengan satwa liar jadi kunci penting dalam pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
  • Gubernur Jabar Menangis, Alih Fungsi Lahan di Puncak Bogor Disorot
  • BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

Pembekalan ini merupakan hasil kerja sama OIKN dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Materi yang disampaikan meliputi cara berinteraksi aman dengan satwa, pemahaman hukum perlindungan satwa, pencegahan konflik, serta teknik pertolongan pertama dalam kondisi darurat di lapangan.

Dengan pendekatan ini, OIKN berupaya tidak hanya membangun infrastruktur modern, tetapi juga membentuk kesadaran ekologis di kalangan pegawai dan masyarakat yang nantinya akan tinggal dan bekerja di kawasan IKN.

Jangan Lewatkan:
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
  • Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bali Dimulai Juli 2025
  • Greenpeace: Tambang Nikel Gag Ancam Keanekaragaman Hayati
  • 157 Paus Terdampar di Tasmania, Separuh Ditemukan Mati
BKSDA Kaltim IKN Kota Hutan OIKN Satwa Liar Kalimantan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Waisak, KAI Jakarta Operasikan 444 Perjalanan KA
Next Article Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Informasi lainnya

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Jangan Goyang Pemerintah Sah

Editorial Udex Mundzir

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Makan Gratis, Simbol Negara Gagal

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi