Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 29 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga

PD3 diperkirakan akan pecah pada tanggal 29 Mei 2030 akibat provokasi yang terjadi pada tanggal 21 Februari 2024.
ErickaEricka14 Mei 2023 Global
foto manusia masa depan
(Kristjan Hoffmann)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kehidupan di dunia menjadi riuh ketika seseorang mengaku sebagai seorang penjelajah waktu yang berasal dari masa depan. Dia menyampaikan pengetahuannya tentang terjadinya Perang Dunia Ketiga (PD3) di masa mendatang.

Menurutnya, PD3 diperkirakan akan pecah pada tanggal 29 Mei 2030 akibat provokasi yang terjadi pada tanggal 21 Februari 2024.

Bagaimana Faktanya?

Sebenarnya hal ini terungkap di media sosial TikTok. Akun “Trevor the Time Traveller” mengatakan tiga skenario di mana PD3 akan terjadi. “Ingat tanggal ini 21/2/2024 – sesuatu yang sangat besar akan terjadi,” tulisnya dikutip dari indy100, jaringan media Independent.

“29/5/2030 – perang dunia ketiga akan dimulai, berlangsung selama tujuh tahun antara utara dan selatan,” tambahnya.

“2037, perang berakhir dan ledakan bayi kedua terjadi, pertumbuhan populasi terlalu tinggi,” tutupnya.

Sayangnya tak ada dasar ilmiah yang menjelaskan ramalan itu. Hanya saja pemilik akun menyebut pesan yang dibuat datang dari dua dekade di masa depan. “Kita tak punya banyak waktu,” ujarnya lagi tanpa bisa terverifikasi.

Ramalan Lain

Sebenarnya ramalan serupa juga muncul dari Asisten Artificial Intelligence (AI) Amazon, Alexa. Sebuah video, dimuat Daily Star, menggambarkan respon Alexa yang detail setelah ditanya kapan perang besar itu pecah.

Baca Juga:
  • Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat
  • Relasi Kompleks Yunani dan Persia Kuno
  • Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo: Kami Kirim Pesawat

“PD 3 dimulai pada 23 November 2023 pukul 18:05, ketika Rusia melancarkan serangan terhadap Jerman,” ujar Alexa Februari lalu.

Meski begitu, banyak pihak yang meragukan hal ini. Wakil Presiden Amazon Alexa, Steve Rabuchin, dengan jelas berkata bahwa jawaban Alexa dapat dipersonalisasi.

“Anda tidak perlu pengalaman membangun keterampilan atau pengkodean untuk memulai. Keluarga saya membuat keterampilan lelucon kami sendiri dalam hitungan menit, dan sangat menyenangkan berinteraksi dengan Alexa dengan cara yang benar-benar baru dan pribadi,” paparnya.

Dr Kiamat sampai Warren Buffet

Sebenarnya, ekonom Nouriel Roubini, telah mewanti-wanti PD 3 sejak akhir 2022. Roubini sendiri dijuluki Dr Doom alias Doktor Kiamat, dan sempat meramal krisis ekonomi 2008.

Ini dimulai dengan meluasnya eskalasi perang Rusia-Ukraina. Konflik itu, tegasnya, sudah menandai awal dari pertempuran global. “Dalam beberapa hal, PD 3 sudah dimulai,” tegasnya mengutip Financial Tribune.

“Ini dimulai di Ukraina karena konflik ini memiliki implikasi yang lebih luas yang melampaui Rusia dan Ukraina. Ini adalah awal dari sesuatu yang lain,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
  • Trump Larang Masuk Warga dari 12 Negara, Indonesia Tak Masuk Daftar
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
  • Direktur Jenderal Kominfo Ingatkan Bahaya Deepfake AI dalam Pemilu 2024

Roubini juga menyoroti konflik nuklir di Iran dan gesekan China untuk Taiwan kala itu. Profesor bisnis Universitas New York itu berpendapat perang dingin sudah ada antara Amerika Serikat (AS) dan China, dan itu bisa meningkat menjadi “perang panas” karena Presiden Xi Jinping bertujuan untuk menyatukan China dan Taiwan.

Ancaman lain juga disebut, tak terkecuali karena rusuhnya Korea Utara (Korut) di semenanjung Korea. Belum lagi potensi perang Iran dan Israel, yang katanya sebagaimana berbicara dengan media Jerman, “dalam jalur tabrakan”.

Di sisi lain, investor kawakan Warren Buffet juga pernah menyinggung ancaman ini. Ia pun merujuk ke pecahnya perang nuklir. “Ini adalah masalah utama umat manusia… Dan itu akan terjadi suatu hari nanti,” kata Buffett dikutip dari MoneyWise.

“Kita selalu memiliki orang-orang yang menginginkan kejahatan pada orang lain. Ribuan tahun yang lalu, jika Anda psikotik atau fanatik agama atau tidak puas, Anda akan mengharapkan kejahatan pada tetangga Anda, Anda mengambil batu dan melemparkannya ke arah mereka. Itu kerusakan yang dapat Anda lakukan. Lalu, kita melanjutkan ke busur dan anak panah dan meriam,” jelasnya.

“Tetapi sejak 1945, potensi untuk menimbulkan kerugian besar pada jumlah orang yang luar biasa telah meningkat dengan kecepatan geometris,” tambahnya.

Jangan Lewatkan:
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • Gelombang Panas dan Ancaman Angin Topan Jambore Dunia
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Ini pun tak hanya sekali ia katakan. Ketakutan akan perang sangat besar dan berbahaya bagi dunia sudah diungkapkan di 2017. “Saya sudah prihatin sejak 1945 ketika bom atom pertama digunakan,” katanya dalam wawancara bersama CNBC International.

“Kita telah mengembangkan (nuklir) selama 72 tahun ini, sejak Agustus 1945, kemampuan di seluruh dunia untuk hampir menghancurkan peradaban. Ini satu-satunya awan nyata di cakrawala,” tambahnya.

Kiamat Perang Dunia Rusia TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGolkar Mojokerto Menggebrak: 50 Bacaleg Berkualitas Siap Berlaga di Pemilu 2024
Next Article Pemilihan Umum Turki 2023: Ujian Terberat bagi Kekuasan Erdogan

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dampak Anjloknya IHSG terhadap Ekonomi Indonesia

Bisnis Ericka

Generasi Tua dan Muda Berkolaborasi untuk Indonesia Emas 2045

Profil Silva

Rasa Malu Perempuan: Mahkota Kehormatan dan Kemuliaan

Islami Lina Marlina

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi