Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menjaga Amanah

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah?
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi25 Maret 2025 Islami
Amanah
Ilustrasi Menjaga Amanah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Makna sederhana dari amanah yaitu titipan. Sebagai pribadi ada titipan dari Allah berupa waktu, harta dan ilmu. Ada titipan keluarga, pekerjaan, tugas khusus di masyarakat. Juga ada jabatan politik, publik, sosial, professional dan lainnya. Titipan itu harus dijaga dan dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Itulah makna amanah.

Bagaimana caranya agar dapat menjaga amanah? Merujuk kepada Said Hawwa dalam bukunya Tarbiyah Ruhiyah, menyebutkan ada 5 tangga menuju takwa. Saya mencoba menggunakan kelima tangga itu dalam bahasa yang lebih mudah diingat. Kalimatnya dapat disingkat dalam kata JEJAK yaitu Janji, Evaluasi, Juang, Awasi, Konsekuensi.

Pertama yaitu janji atau mu’ahadah. Coba ingat janji Anda kepada Allah, orang tua, keluarga, negara, tempat kerja, masyarakat tempat tinggal, dan lainnya. Karyawan ada KPI. Bagi para pejabat coba ingat kembali sumpah dan janji pada saat dilantik. Pasti berjanji tidak akan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Jika sumpah dan janji jabatan dibaca sepenuh hati, pasti akan berhati-hati dalam bertindak. Pasti tidak akan korupsi.

Kedua yaitu evaluasi atau muhasabah. Amanah pasti akan ada pertanggungjawaban. Di dunia ada LPJ dan penilaian kinerja. Di akhirat akan ada Mahkamah Allah. Agar bisa lulus di akhirat maka perlu evaluasi atau muhasabah saat masih di dunia. Umar bin Khattab ra mengatakan “hisablah dirimu di dunia sebelum kelak dihisab di akhirat”. Evaluasi (muhasabah) dilakukan untuk mencari apa yang harus diperbaiki dan dipertahankan. Jika ada yang salah dan keliru mari bertekad untuk memperbaiki dan tidak mengulangi. Itulah makna tobat. Kembali ke jalan yang lurus. Jika ada yang bagus mari pertahankan dan terus ditingkatkan. Evaluasi berkala akan membuat kita melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kehidupan.

Baca Juga:
  • 6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini
  • Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah
  • Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya
  • 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Ketiga yaitu juang atau mujahadah. Cirinya berupa kesungguhan dalam menjalankan amanah. Bekerja secara profesional. Bekerja keras, cerdas, mawas dan tuntas. Juga bekerja secara berintegritas. Sesuai pikiran, perkataan dan perbuatan. Menepati janji, jujur dan tidak melanggar etika, norma, syariah dan aturan negara. Tidak menipu, berbohong, manipulasi data dan menghalalkan segala cara.

Keempat yaitu awasi atau muroqobah. Manusia mudah tergoda hawa nafsu. Untuk mengatasinya perlu ada pengawasan internal dan eksternal. Pengawasan yang sering luput dari kesadaran manusia yaitu pengawasan dari Allah (muroqobatullah). Allah Maha Melihat dan Mengetahui segala perbuatan manusia. Tidak ada yang tersembunyi dari Allah. Jika kesadaran ini muncul maka manusia tidak akan berani melakukan pelanggaran dalam hidupnya.

Kelima yaitu konsekuensi atau muaqobah. Logika keadilan menyatakan bahwa segala perbuatan pasti ada akibat, konsekuensi dan balasannya. Jika baik maka dampaknya juga baik. Jika buruk dampaknya juga buruk. Ini akan diperoleh di dunia dan akhirat. Keadilan di dunia bisa tidak terwujud karena pengadilan manusia yang terbatas. Keadilan di akhirat pasti terwujud karena Allah Maha Adil dan Hakim yang terbaik. Kesadaran ini membuat manusia berusaha berbuat baik agar juga mendapatkan balasan yang baik. Menghindari penyimpangan dan perbuatan buruk dan merusak. Manusia akan menjaga amanah yang diembannya.

Artikel Terkait:
  • Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut
  • Keberkahan Jamaah Haji Merasa Senang Dekat Masjid Nabawi
  • Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya
  • Perisai Kehidupan

Itulah 5 kunci dalam akronim JEJAK untuk menjaga amanah yaitu Janji (mu’ahadah), Evaluasi (muhasabah), Juang (mujahadah), Awasi (muroqobah), dan Konsekuensi (muaqobah). Semoga kita dapat menjadi manusia yang amanah. Semoga puasa Ramadhan menjadi latihan mewujudkan diri sendiri dan pemimpin yang amanah sehingga Indonesia bebas dari korupsi, aamiin.

Makassar, 25 Maret 2025

Jangan Lewatkan:
  • Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi
  • Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat
  • Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?
  • Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat
Awasi Evaluasi Islami Janji JEJAK Juang Konsekuensi Menjaga amanah Ramadhan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Lebaran, Sekda Kukar Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Mangkurawang
Next Article Seno Aji Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

UI di Puncak Ranking, Tercoreng Predator Tambang

Editorial Udex Mundzir

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah15 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

120 Saksi dan 4 Ahli Jadi Bukti Jerat Nadiem Makarim

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi