Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Setiap butir kurma yang dibagi, setiap teguk air yang diberi, mengalirkan pahala tanpa henti.
ErickaEricka14 Maret 2025 Islami
Asal-usul tradisi memberi takjil di bulan Ramadan
Ilustrasi tradisi memberi takjil di bulan Ramadan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tradisi berbagi takjil saat bulan Ramadan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat Islam, terutama di Indonesia. Menjelang azan Magrib, banyak orang turun ke jalan, masjid, atau tempat umum untuk membagikan makanan ringan bagi mereka yang berpuasa.

Pemandangan ini tidak hanya mencerminkan semangat berbagi, tetapi juga menunjukkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dalam masyarakat Muslim.

Kebiasaan ini bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam. Rasulullah ﷺ sendiri mencontohkan bagaimana beliau berbuka dengan kurma dan air sebelum menyantap makanan utama.

Dari kebiasaan inilah, umat Islam mulai mengembangkan tradisi berbagi makanan berbuka kepada sesama, yang kemudian dikenal dengan istilah takjil.

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil

Berbuka puasa dengan makanan ringan sebelum makan utama merupakan sunnah yang diajarkan Rasulullah ﷺ.

Dalam sebuah hadis, Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَمَرَاتٌ، حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Baca Juga:
  • Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam
  • Hikmah Peristiwa
  • Lebih Berat dari Zina, Inilah Beberapa Larangan Keras Berghibah!
  • Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

“Rasulullah ﷺ biasa berbuka dengan beberapa butir kurma basah sebelum salat. Jika tidak ada kurma basah, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada kurma kering, beliau minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud No. 2356)

Hadis ini menjadi dasar kebiasaan berbuka dengan makanan ringan sebelum melanjutkan makan utama. Dari sinilah, muncul budaya berbagi takjil yang kini berkembang di berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia.

Di tanah air, tradisi ini semakin kuat berkat budaya gotong royong yang sudah mengakar dalam masyarakat. Tidak hanya individu, banyak komunitas, organisasi, bahkan perusahaan yang turut serta menyediakan takjil gratis di masjid, jalan raya, atau panti asuhan.

Hikmah dan Keutamaan Berbagi Takjil

Memberikan makanan berbuka adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Barang siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.”(HR. At-Tirmidzi No. 807, Ibnu Majah No. 1746, dan Ahmad 5:192)

Hadis ini menunjukkan bahwa berbagi makanan berbuka dapat mendatangkan pahala setara dengan pahala orang yang berpuasa.

Artikel Terkait:
  • 6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini
  • Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!
  • Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal
  • Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat

Ramadan adalah bulan penuh keberkahan dan kasih sayang. Dengan berbagi takjil, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan serta menumbuhkan rasa empati dalam diri kita.

Berbagi makanan berbuka menciptakan kebersamaan di antara sesama Muslim. Baik dalam lingkungan keluarga, tetangga, maupun komunitas, tradisi ini menciptakan suasana Ramadan yang lebih hangat dan harmonis.

Sedekah memiliki banyak keutamaan dalam Islam, termasuk membuka pintu rezeki dan menghapus dosa-dosa kecil. Dengan berbagi takjil, kita tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memperoleh keberkahan dari Allah.

Bentuk-Bentuk Berbagi Takjil

Ada banyak cara untuk mengamalkan tradisi berbagi takjil ini, di antaranya:

  • Membagikan kurma dan air mineral di masjid atau tempat umum.
  • Menyediakan takjil gratis di rumah dan mengundang tetangga berbuka bersama.
  • Membagikan takjil di jalanan bagi pekerja, pengendara, dan mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka.
  • Bersedekah kepada lembaga sosial yang menyediakan takjil untuk kaum dhuafa dan anak yatim.

Tradisi berbagi takjil bukan hanya sekadar budaya, tetapi juga bagian dari ajaran Islam yang penuh keberkahan. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ, kita tidak hanya memperoleh pahala besar, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Jangan Lewatkan:
  • Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah
  • Sadar MIMPI
  • Hukum Membaca Surah Pendek dalam Shalat Khafifatain
  • Puasa dan Pemberantasan Korupsi

Ramadan adalah bulan berbagi, maka marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikannya ladang pahala yang terus mengalir. Aamiin.

Berbagi Takjil Islam Pahala Sedekah Ramadan Sunnah Rasulullah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDua Triliun Rupiah Tunjangan Guru Madrasah Cair Sebelum Lebaran
Next Article Yang Bukan Termasuk Ghibah dalam Islam

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Perspektif Silva

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati

Valentina Vassilyeva: Ibu dengan Anak Terbanyak dalam Sejarah

Biografi Silva
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi