Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Penetapan awal Ramadan adalah langkah awal untuk menyambut berkah yang penuh cahaya.
AssyifaAssyifa19 Februari 2025 Islami
Penetapan Awal Ramadan 1446 H di Indonesia
Penetapan Awal Ramadan 1446 H di Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Penantian awal Ramadan tahun ini segera menemui kepastian. Kementerian Agama (Kemenag) memastikan akan menggelar rukyatulhilal atau pemantauan hilal pada Jumat, 28 Februari 2025, di 125 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa pemantauan ini akan melibatkan berbagai pihak terkait. Kanwil Kemenag, Kemenag Kabupaten/Kota, peradilan agama, organisasi masyarakat Islam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan berpartisipasi dalam pengamatan ini.

“Pemantauan hilal akan dilakukan serentak di 125 lokasi di seluruh Indonesia pada 28 Februari mendatang. Data ini menjadi bahan pertimbangan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1446 H,” ujar Abu Rokhmad saat ditemui di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Pemantauan hilal ini dilakukan untuk memastikan awal puasa Ramadan sesuai hasil rukyat dan hisab yang menjadi panduan umat Islam Indonesia.

Berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), ijtimak atau konjungsi bulan diperkirakan terjadi pada 28 Februari 2025 pukul 07.44 WIB. Sore harinya, ketinggian hilal diperkirakan berada di atas ufuk, berkisar antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’. Sudut elongasi hilal juga diperkirakan berkisar 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

Dengan posisi tersebut, peluang terlihatnya hilal dinilai cukup terbuka. Namun, faktor cuaca dan kondisi langit di berbagai daerah tetap menjadi penentu hasil pemantauan. Jika hilal terlihat, awal puasa Ramadan diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Baca Juga:
  • Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua
  • Madinah Menjadi Tempat Percetakan Alquran Terbesar di Dunia
  • Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun
  • Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Jika hilal tidak terlihat, penetapan awal Ramadan akan menggunakan metode istikmal, yaitu menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Dengan demikian, puasa akan dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.

“Hasil rukyat yang diperoleh akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar pada 28 Februari 2025 di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta. Keputusan ini nantinya akan diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama,” kata Abu Rokhmad menambahkan.

Sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, di antaranya perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, Badan Informasi Geospasial (BIG), BRIN, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Kami berharap hasil sidang isbat bisa menjadi pedoman bersama bagi seluruh umat Islam di Indonesia dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan,” tutur Abu Rokhmad.

Beberapa titik pemantauan hilal mencakup lokasi strategis, seperti Lhoknga dan Sabang di Aceh, Observatorium Ilmu Falak UMSU di Sumatra Utara, Bukit Langkisau di Sumatra Barat, Pantai Selat Baru Bengkalis di Riau, hingga Pantai Sunan Drajat Lamongan di Jawa Timur.

Lokasi lainnya tersebar di seluruh provinsi, termasuk wilayah timur Indonesia seperti Pantai Bahari Kolaka di Sulawesi dan Rooftop BMKG Kupang di Nusa Tenggara Timur.

Artikel Terkait:
  • Hati-Hati dengan Doa Keburukan
  • Keberkahan Terbang Bersama: Memohon Doa Jamaah Haji
  • Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri
  • Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Pelaksanaan rukyatulhilal ini merupakan bagian dari tradisi penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia yang menggabungkan metode hisab dan rukyat.

Perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah dan organisasi Islam seperti Muhammadiyah kerap terjadi. Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal, yang kadang berbeda dengan hasil rukyat. Namun, pemerintah tetap mengedepankan hasil sidang isbat sebagai keputusan resmi.

Penetapan awal Ramadan tidak hanya berdampak pada ibadah puasa, tetapi juga mengatur jadwal kegiatan keagamaan lainnya seperti tarawih dan sahur. Oleh karena itu, kepastian waktu yang jelas menjadi sangat penting bagi umat Islam.

Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat agar dapat menjalankan ibadah puasa sesuai ketetapan pemerintah.

Keputusan final mengenai awal Ramadan 1446 H akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama pada malam 28 Februari 2025 setelah sidang isbat selesai.

Jangan Lewatkan:
  • Menjaga Amanah
  • Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran
  • Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah
  • Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Menanti awal Ramadan adalah saat yang penuh harap bagi umat Islam. Semoga ketetapan ini membawa keberkahan bagi seluruh umat di Indonesia.

Awal Puasa Indonesia Bulan Ramadan 1446 H Penetapan Ramadan 2025 Rukyatulhilal Kemenag Sidang Isbat Ramadan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePlt Bupati Subandi Sidak SDN Sidomojo, Minta Perbaikan Sekolah Lebih Optimal
Next Article Unisba Gelar Pelatihan Desain Eksperimen untuk Dosen Tekstil

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

Profil Alfi Salamah

Efek Minum Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Daily Tips Ericka

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi