Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Lidah tak bertulang, tapi bisa melukai lebih dalam dari pedang.
Udex MundzirUdex Mundzir31 Mei 2025 Islami 387 Views
hukum doa keburukan dalam Islam
Ilustrasi hukum doa keburukan dalam Islam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bahaya tersembunyi bisa datang dari lisan sendiri, terutama ketika amarah memuncak dan doa keburukan dilontarkan. Dalam Islam, doa adalah senjata orang beriman, namun jika digunakan tanpa ilmu dan kendali, ia bisa menjadi bumerang. Banyak orang tak sadar bahwa mendoakan celaka orang lain tanpa alasan yang benar bisa justru menimpa dirinya sendiri.

Dalam QS. Fathir ayat 10, Allah menjelaskan bahwa perkataan baik dan amal saleh akan naik kepada-Nya. Ini menegaskan bahwa setiap doa, termasuk doa keburukan, juga naik ke langit. Namun, tidak semua langsung dikabulkan. Dalam timbangan keadilan Allah, hanya yang layak sajalah yang akan dikabulkan.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mendoakan keburukan atas orang yang tidak berhak menerimanya, maka doa itu akan kembali kepada dirinya.”
(HR. Abu Dawud, no. 4908, dinilai hasan oleh Al-Albani)

Hadis ini menjadi peringatan serius bagi siapa pun yang ringan mengucap laknat atau kutukan. Jika orang yang didoakan ternyata tidak bersalah, maka ucapan buruk itu akan kembali mengenai sang pendoa. Bahkan dalam beberapa atsar disebutkan, doa itu akan “kembali ke ubun-ubunnya.”

Baca Juga:
  • Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?
  • Hukum Mencukur Bulu Kemaluan dalam Islam
  • Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji
  • Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Para ulama menegaskan pentingnya adab dalam berdoa, termasuk saat terzalimi. Imam An-Nawawi menyatakan bahwa melampaui batas dalam doa termasuk bentuk kedzaliman lisan. Lebih baik minta keadilan Allah, bukan mengutuk seenaknya.

Rasulullah juga bersabda:
“Seorang mukmin bukanlah orang yang suka melaknat, mencela, berkata keji, dan berkata kotor.”
(HR. Tirmidzi, no. 1977)

Bahkan dalam tafsir klasik disebutkan bahwa jika doa buruk itu tidak menemukan sasaran yang pantas, maka ia akan dikembalikan kepada pengucapnya. Maka, berhati-hatilah saat emosi melanda. Jangan jadikan doa sebagai senjata buta.

Artikel Terkait:
  • Belajar Ikhlas
  • Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan
  • Barang yang Jarang Dipakai Akan Dihisab di Akhirat
  • Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Terakhir, ingatlah nasihat Nabi:
“Takutlah kalian terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doa itu dan Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Lebih baik mendoakan kebaikan, karena doa yang baik tidak hanya mendatangkan rahmat bagi orang lain, tapi juga mengangkat derajat diri sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim
  • MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo
  • Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia
Adab Berdoa Doa Keburukan Hukum Islam Keadilan Allah Nasihat Islami
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSantan Ulu Sinergikan Koperasi dan BUMDes untuk Ekonomi Desa
Next Article Jangan Normalisasi Israel

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Jual Beli Emas Digital dalam Islam

Bisnis Ericka

5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Cek Sebelum Berobat

Daily Tips Assyifa

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Untuk Apa Kenaikan UMP 6,5% Itu?

Editorial Udex Mundzir

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi