Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Lidah tak bertulang, tapi bisa melukai lebih dalam dari pedang.
Udex MundzirUdex Mundzir31 Mei 2025 Islami 347 Views
hukum doa keburukan dalam Islam
Ilustrasi hukum doa keburukan dalam Islam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bahaya tersembunyi bisa datang dari lisan sendiri, terutama ketika amarah memuncak dan doa keburukan dilontarkan. Dalam Islam, doa adalah senjata orang beriman, namun jika digunakan tanpa ilmu dan kendali, ia bisa menjadi bumerang. Banyak orang tak sadar bahwa mendoakan celaka orang lain tanpa alasan yang benar bisa justru menimpa dirinya sendiri.

Dalam QS. Fathir ayat 10, Allah menjelaskan bahwa perkataan baik dan amal saleh akan naik kepada-Nya. Ini menegaskan bahwa setiap doa, termasuk doa keburukan, juga naik ke langit. Namun, tidak semua langsung dikabulkan. Dalam timbangan keadilan Allah, hanya yang layak sajalah yang akan dikabulkan.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mendoakan keburukan atas orang yang tidak berhak menerimanya, maka doa itu akan kembali kepada dirinya.”
(HR. Abu Dawud, no. 4908, dinilai hasan oleh Al-Albani)

Hadis ini menjadi peringatan serius bagi siapa pun yang ringan mengucap laknat atau kutukan. Jika orang yang didoakan ternyata tidak bersalah, maka ucapan buruk itu akan kembali mengenai sang pendoa. Bahkan dalam beberapa atsar disebutkan, doa itu akan “kembali ke ubun-ubunnya.”

Baca Juga:
  • Belajar Ikhlas
  • Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian
  • Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?
  • Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Para ulama menegaskan pentingnya adab dalam berdoa, termasuk saat terzalimi. Imam An-Nawawi menyatakan bahwa melampaui batas dalam doa termasuk bentuk kedzaliman lisan. Lebih baik minta keadilan Allah, bukan mengutuk seenaknya.

Rasulullah juga bersabda:
“Seorang mukmin bukanlah orang yang suka melaknat, mencela, berkata keji, dan berkata kotor.”
(HR. Tirmidzi, no. 1977)

Bahkan dalam tafsir klasik disebutkan bahwa jika doa buruk itu tidak menemukan sasaran yang pantas, maka ia akan dikembalikan kepada pengucapnya. Maka, berhati-hatilah saat emosi melanda. Jangan jadikan doa sebagai senjata buta.

Artikel Terkait:
  • Puasa dan Pemberantasan Korupsi
  • Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap
  • Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya
  • Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Terakhir, ingatlah nasihat Nabi:
“Takutlah kalian terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doa itu dan Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Lebih baik mendoakan kebaikan, karena doa yang baik tidak hanya mendatangkan rahmat bagi orang lain, tapi juga mengangkat derajat diri sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Maulid Nabi dan Pemberian Sosial, Menghidupkan Semangat Kepedulian
  • Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal
  • Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti
  • Bekerja Berat saat Ramadan: Bolehkah Tidak Puasa dan Bayar Fidyah?
Adab Berdoa Doa Keburukan Hukum Islam Keadilan Allah Nasihat Islami
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSantan Ulu Sinergikan Koperasi dan BUMDes untuk Ekonomi Desa
Next Article Jangan Normalisasi Israel

Informasi lainnya

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Persiapan Ramadhan

Islami Assyifa

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Perspektif Assyifa

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi