Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 20 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Lidah tak bertulang, tapi bisa melukai lebih dalam dari pedang.
Udex MundzirUdex Mundzir31 Mei 2025 Islami 321 Views
hukum doa keburukan dalam Islam
Ilustrasi hukum doa keburukan dalam Islam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bahaya tersembunyi bisa datang dari lisan sendiri, terutama ketika amarah memuncak dan doa keburukan dilontarkan. Dalam Islam, doa adalah senjata orang beriman, namun jika digunakan tanpa ilmu dan kendali, ia bisa menjadi bumerang. Banyak orang tak sadar bahwa mendoakan celaka orang lain tanpa alasan yang benar bisa justru menimpa dirinya sendiri.

Dalam QS. Fathir ayat 10, Allah menjelaskan bahwa perkataan baik dan amal saleh akan naik kepada-Nya. Ini menegaskan bahwa setiap doa, termasuk doa keburukan, juga naik ke langit. Namun, tidak semua langsung dikabulkan. Dalam timbangan keadilan Allah, hanya yang layak sajalah yang akan dikabulkan.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mendoakan keburukan atas orang yang tidak berhak menerimanya, maka doa itu akan kembali kepada dirinya.”
(HR. Abu Dawud, no. 4908, dinilai hasan oleh Al-Albani)

Hadis ini menjadi peringatan serius bagi siapa pun yang ringan mengucap laknat atau kutukan. Jika orang yang didoakan ternyata tidak bersalah, maka ucapan buruk itu akan kembali mengenai sang pendoa. Bahkan dalam beberapa atsar disebutkan, doa itu akan “kembali ke ubun-ubunnya.”

Baca Juga:
  • Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan
  • Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?
  • 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan
  • Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Para ulama menegaskan pentingnya adab dalam berdoa, termasuk saat terzalimi. Imam An-Nawawi menyatakan bahwa melampaui batas dalam doa termasuk bentuk kedzaliman lisan. Lebih baik minta keadilan Allah, bukan mengutuk seenaknya.

Rasulullah juga bersabda:
“Seorang mukmin bukanlah orang yang suka melaknat, mencela, berkata keji, dan berkata kotor.”
(HR. Tirmidzi, no. 1977)

Bahkan dalam tafsir klasik disebutkan bahwa jika doa buruk itu tidak menemukan sasaran yang pantas, maka ia akan dikembalikan kepada pengucapnya. Maka, berhati-hatilah saat emosi melanda. Jangan jadikan doa sebagai senjata buta.

Artikel Terkait:
  • Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban
  • Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah
  • Koneksi dengan Allah Harus Lebih Kuat
  • Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Terakhir, ingatlah nasihat Nabi:
“Takutlah kalian terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doa itu dan Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Lebih baik mendoakan kebaikan, karena doa yang baik tidak hanya mendatangkan rahmat bagi orang lain, tapi juga mengangkat derajat diri sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Madinah Menjadi Tempat Percetakan Alquran Terbesar di Dunia
  • Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya
  • Yang Bukan Termasuk Ghibah dalam Islam
Adab Berdoa Doa Keburukan Hukum Islam Keadilan Allah Nasihat Islami
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSantan Ulu Sinergikan Koperasi dan BUMDes untuk Ekonomi Desa
Next Article Jangan Normalisasi Israel

Informasi lainnya

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Etika Digital dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

Opini Udex Mundzir

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Bisnis Assyifa

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi