Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 25 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat

Junta militer Myanmar ajukan bantuan asing setelah gempa dahsyat mengguncang pusat negeri itu dan dirasakan hingga ke negara tetangga.
ErickaEricka28 Maret 2025 Global
Gempa Myanmar M 7,7 dan Status Darurat Nasional
Ilustrasi Gempa Myanmar M 7,7 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Naypyidaw – Getaran dahsyat membangunkan Myanmar dari kesunyian pada Jumat pagi. Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang pusat negara itu dan terasa hingga ke Thailand dan Tiongkok. Junta militer Myanmar menetapkan status darurat di enam wilayah terdampak, termasuk Mandalay dan Naypyidaw, sembari mengajukan permintaan bantuan kemanusiaan internasional—sesuatu yang jarang dilakukan.

Berdasarkan data dari CNA dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa terletak sekitar 17,2 kilometer dari Mandalay dengan kedalaman dangkal hanya 10 kilometer. Retakan parah terlihat di beberapa jalan dekat Museum Nasional Naypyidaw, sementara akses menuju rumah sakit utama di kota itu macet karena banyaknya korban luka.

Junta militer menyebut rumah sakit terbesar di ibu kota kini menjadi zona korban massal. Di luar gedung, korban yang terluka dirawat darurat dengan selang infus menggantung di tempat tidur. Media lokal juga melaporkan kerusakan jembatan di Kota Sagaing dan kerusakan bangunan berat di wilayah sekitar episentrum.

Baca Juga:
  • WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza
  • Prabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina
  • Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, langsung membatalkan kunjungan resminya ke Phuket dan menggelar rapat darurat menyusul dampak gempa yang juga merobohkan gedung konstruksi di Distrik Chatuchak, Bangkok. Tim tanggap darurat Thailand mencatat dua orang tewas dan sejumlah lainnya masih tertimbun reruntuhan.

“India siap memberikan segala bantuan yang mungkin,” tulis PM Narendra Modi lewat akun X resminya, seraya menyatakan keprihatinan atas dampak gempa yang terasa lintas negara.

Artikel Terkait:
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • Perubahan Dramatis: Arab Saudi Berdayakan Perempuan Sebagai Jubir
  • Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa dan kerusakan masih terus diperbarui. Pemerintah Myanmar kini dalam tekanan besar untuk mempercepat penyaluran bantuan, terutama bagi warga di kawasan terpencil yang sulit dijangkau.

Dengan status darurat dan bantuan yang diajukan ke dunia internasional, Myanmar tengah berjuang keras menghindari bencana kemanusiaan yang lebih besar.

Jangan Lewatkan:
  • Jamdun Waspada Topan Setelah Dihantam Cuaca Panas Ekstrem
  • Gua Abu Al Waul Menjadi Potensi Wisata Geologi Saudi
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Dubai Berencana Bangun Masjid Terapung Pertama di Dunia
Bencana Alam Asia Tenggara Gempa Asia 2025 Gempa Myanmar PM Thailand Status Darurat Myanmar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleThailand Gelar Rapat Darurat Usai Gempa Myanmar Terasa di Bangkok
Next Article Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Warisan Masalah Era Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Pramuka Indonesia: Dukungan Solidaritas untuk Palestina

Gagasan Ericka

Keindahan Alam Jepang yang Mempesona di Setiap Musim

Travel Alfi Salamah

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi