Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 31 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat

Junta militer Myanmar ajukan bantuan asing setelah gempa dahsyat mengguncang pusat negeri itu dan dirasakan hingga ke negara tetangga.
ErickaEricka28 Maret 2025 Global
Gempa Myanmar M 7,7 dan Status Darurat Nasional
Ilustrasi Gempa Myanmar M 7,7 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Naypyidaw – Getaran dahsyat membangunkan Myanmar dari kesunyian pada Jumat pagi. Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang pusat negara itu dan terasa hingga ke Thailand dan Tiongkok. Junta militer Myanmar menetapkan status darurat di enam wilayah terdampak, termasuk Mandalay dan Naypyidaw, sembari mengajukan permintaan bantuan kemanusiaan internasional—sesuatu yang jarang dilakukan.

Berdasarkan data dari CNA dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa terletak sekitar 17,2 kilometer dari Mandalay dengan kedalaman dangkal hanya 10 kilometer. Retakan parah terlihat di beberapa jalan dekat Museum Nasional Naypyidaw, sementara akses menuju rumah sakit utama di kota itu macet karena banyaknya korban luka.

Junta militer menyebut rumah sakit terbesar di ibu kota kini menjadi zona korban massal. Di luar gedung, korban yang terluka dirawat darurat dengan selang infus menggantung di tempat tidur. Media lokal juga melaporkan kerusakan jembatan di Kota Sagaing dan kerusakan bangunan berat di wilayah sekitar episentrum.

Baca Juga:
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, langsung membatalkan kunjungan resminya ke Phuket dan menggelar rapat darurat menyusul dampak gempa yang juga merobohkan gedung konstruksi di Distrik Chatuchak, Bangkok. Tim tanggap darurat Thailand mencatat dua orang tewas dan sejumlah lainnya masih tertimbun reruntuhan.

“India siap memberikan segala bantuan yang mungkin,” tulis PM Narendra Modi lewat akun X resminya, seraya menyatakan keprihatinan atas dampak gempa yang terasa lintas negara.

Artikel Terkait:
  • Jet Tempur AS Mencegat Pesawat Militer Rusia dekat Alaska
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Putin Terpuruk Akibat Kekalahan-Kekalahan di Ukraina.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa dan kerusakan masih terus diperbarui. Pemerintah Myanmar kini dalam tekanan besar untuk mempercepat penyaluran bantuan, terutama bagi warga di kawasan terpencil yang sulit dijangkau.

Dengan status darurat dan bantuan yang diajukan ke dunia internasional, Myanmar tengah berjuang keras menghindari bencana kemanusiaan yang lebih besar.

Jangan Lewatkan:
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
  • WOSM Luncurkan Branding Baru untuk Pramuka Dunia
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
Bencana Alam Asia Tenggara Gempa Asia 2025 Gempa Myanmar PM Thailand Status Darurat Myanmar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleThailand Gelar Rapat Darurat Usai Gempa Myanmar Terasa di Bangkok
Next Article Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Integritas di Balik Gelar Akademik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Tahun 2026, ASN Tak Lagi Terima Uang Saku dan Tunjangan Pulsa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi