Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 7 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas

Malaysia menyebut Blok Ambalat sebagai Laut Sulawesi; DPR minta komitmen pengelolaan bersama dijalankan secara konkret untuk jaga kedaulatan.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Global
KRI Bima Suci di Perairan Ambang Batas Laut (Ambalat), Nunukan, Kalimantan Utara
KRI Bima Suci di Perairan Ambang Batas Laut (Ambalat), Nunukan, Kalimantan Utara (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pernyataan resmi Pemerintah Malaysia yang menyebut wilayah Blok Ambalat sebagai bagian dari Laut Sulawesi memicu respons keras dari Komisi I DPR RI. Anggota Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI segera memberikan tanggapan resmi demi mencegah ketegangan yang lebih luas terkait wilayah yang masih dalam status sengketa antara kedua negara.

Menurut Hasanuddin, penyebutan sepihak tersebut berisiko menimbulkan ketegangan baru di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Ia mengingatkan bahwa penyelesaian sengketa wilayah harus tetap mengacu pada hukum internasional, dan menghindari langkah-langkah yang bersifat sepihak atau provokatif.

“Hal ini penting untuk mencegah, agar situasi tidak semakin simpang-siur dan menjadi eskalasi yang kontraproduktif terhadap kestabilan kawasan,” kata Hasanuddin saat dihubungi Jumat (8/8/2025).

Hasanuddin juga menegaskan bahwa dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada 29 Juli lalu, kedua kepala negara telah menyatakan komitmen untuk mengedepankan pengelolaan bersama atau joint development di wilayah yang masih disengketakan tersebut.

Baca Juga:
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor

“Ini komitmen penting dan serius, harus konsisten dijalankan kedua negara. Kita tunggu apa langkah-langkah konkrit yang akan dilakukan pemerintah terkait joint development tersebut,” ujarnya.

Pernyataan kontroversial Malaysia tersebut muncul melalui siaran resmi dari Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), yang menyatakan bahwa blok ND-6 dan ND-7—yang termasuk dalam wilayah Ambalat—akan disebut sebagai bagian dari Laut Sulawesi. Klaim ini diperkuat dengan penyampaian Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan, di hadapan parlemen negaranya beberapa waktu lalu.

Meski belum disertai aksi fisik atau pelanggaran wilayah, penyebutan sepihak ini tetap dianggap sensitif dan berpotensi memicu ketegangan baru di tengah upaya kedua negara memperbaiki hubungan bilateral, terutama dalam hal kerja sama maritim dan pengelolaan sumber daya alam.

Artikel Terkait:
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil
  • Phubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam

Blok Ambalat sendiri merupakan wilayah kaya minyak dan gas yang terletak di Laut Sulawesi, di perbatasan antara wilayah Kalimantan Utara dan Sabah. Sengketa wilayah ini telah berlangsung sejak awal 2000-an dan beberapa kali menimbulkan ketegangan militer di laut.

Komisi I DPR memastikan akan terus mengawal setiap langkah diplomatik dan menekankan pentingnya pendekatan damai, namun tetap tegas dalam menjaga kepentingan dan kedaulatan Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Singapura Tangkap Dua Wanita Indonesia Bawa Uang Asing Senilai 394,4 juta Rupiah
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September
  • Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan
Blok Ambalat Komisi I DPR Konflik Perbatasan Laut Sulawesi Malaysia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKejagung Kerahkan Kejari Seluruh Indonesia Usut Kasus Chromebook
Next Article Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Perspektif Udex Mundzir

Ironi di Balik Program Bergizi

Perspektif Assyifa

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi