Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 19 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian

Pemerintah Australia tolak masuk politisi Israel Simcha Rothman karena dianggap memicu perpecahan.
ErickaEricka18 Agustus 2025 Global
siaran konferensi pers terkait situasi di Palestina oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Siaran konferensi pers terkait situasi di Palestina oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ankara – Pemerintah Australia secara resmi membatalkan visa politisi sayap kanan Israel, Simcha Rothman, setelah pernyataannya yang dianggap menyebarkan kebencian terhadap warga Palestina. Rothman diketahui mendukung rencana pemindahan rakyat Palestina dari Gaza dan menyebut anak-anak Palestina sebagai “musuh”.

Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, menegaskan keputusan ini diambil untuk melindungi keamanan sosial dalam negeri. “Pemerintah kami bersikap tegas terhadap orang-orang yang ingin datang ke negara kami dan menyebarkan perpecahan,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang dikutip ABC News, Senin (18/8/2025).

Burke menambahkan, Australia tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang datang hanya untuk membawa pesan kebencian. “Jika Anda datang untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan, kami tidak ingin Anda berada di sini. Australia harus menjadi tempat semua orang merasa aman dan nyaman,” katanya.

Baca Juga:
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
  • Pemilihan Umum Turki 2023: Ujian Terberat bagi Kekuasan Erdogan
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!

Rothman merupakan anggota Knesset dari Partai Zionisme Religius sekaligus Ketua Komite Konstitusi, Hukum, dan Keadilan di parlemen Israel. Ia juga bagian dari koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Sebelumnya, Rothman dijadwalkan hadir dalam tur solidaritas Asosiasi Yahudi Australia di Sydney pada Kamis mendatang.

Keputusan Australia ini muncul di tengah rencana pemerintah Negeri Kanguru untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka pada Sidang Umum PBB bulan depan. Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Australia yang menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik Israel–Palestina.

Artikel Terkait:
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo: Kami Kirim Pesawat
  • Perubahan Dramatis: Arab Saudi Berdayakan Perempuan Sebagai Jubir

Australia dalam beberapa pekan terakhir juga aktif mendorong penyelidikan independen atas kasus tewasnya petugas medis di Gaza. Selain itu, ribuan warga Australia dilaporkan turun ke jalan dalam aksi pro-Palestina, menyerukan gencatan senjata dan menolak tindakan Israel di Gaza.

Dengan larangan masuk Rothman selama tiga tahun, Australia ingin menegaskan posisinya sebagai negara yang menolak ujaran kebencian dan mendukung penyelesaian damai konflik di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?
  • Jejak Lama Nusantara di Enam Negara Tetangga
Australia Israel Konflik Timur Tengah Palestina Simcha Rothman
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
Next Article MPR Kajian Ulang Sistem Presidensial, Wacana Amandemen Menguat

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Editorial Udex Mundzir

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi