Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 19 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian

Pemerintah Australia tolak masuk politisi Israel Simcha Rothman karena dianggap memicu perpecahan.
ErickaEricka18 Agustus 2025 Global
siaran konferensi pers terkait situasi di Palestina oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Siaran konferensi pers terkait situasi di Palestina oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ankara – Pemerintah Australia secara resmi membatalkan visa politisi sayap kanan Israel, Simcha Rothman, setelah pernyataannya yang dianggap menyebarkan kebencian terhadap warga Palestina. Rothman diketahui mendukung rencana pemindahan rakyat Palestina dari Gaza dan menyebut anak-anak Palestina sebagai “musuh”.

Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, menegaskan keputusan ini diambil untuk melindungi keamanan sosial dalam negeri. “Pemerintah kami bersikap tegas terhadap orang-orang yang ingin datang ke negara kami dan menyebarkan perpecahan,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang dikutip ABC News, Senin (18/8/2025).

Burke menambahkan, Australia tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang datang hanya untuk membawa pesan kebencian. “Jika Anda datang untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan, kami tidak ingin Anda berada di sini. Australia harus menjadi tempat semua orang merasa aman dan nyaman,” katanya.

Baca Juga:
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • Pesan Prabowo di Universitas Al-Azhar: Belajar dan Jaga Nilai Islam Damai
  • Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan

Rothman merupakan anggota Knesset dari Partai Zionisme Religius sekaligus Ketua Komite Konstitusi, Hukum, dan Keadilan di parlemen Israel. Ia juga bagian dari koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Sebelumnya, Rothman dijadwalkan hadir dalam tur solidaritas Asosiasi Yahudi Australia di Sydney pada Kamis mendatang.

Keputusan Australia ini muncul di tengah rencana pemerintah Negeri Kanguru untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka pada Sidang Umum PBB bulan depan. Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Australia yang menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik Israel–Palestina.

Artikel Terkait:
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla
  • Serangan Rusia di Kyiv Mencapai Tingkat Eskalasi Mengerikan
  • Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei
  • Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan

Australia dalam beberapa pekan terakhir juga aktif mendorong penyelidikan independen atas kasus tewasnya petugas medis di Gaza. Selain itu, ribuan warga Australia dilaporkan turun ke jalan dalam aksi pro-Palestina, menyerukan gencatan senjata dan menolak tindakan Israel di Gaza.

Dengan larangan masuk Rothman selama tiga tahun, Australia ingin menegaskan posisinya sebagai negara yang menolak ujaran kebencian dan mendukung penyelesaian damai konflik di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September
  • Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia
  • Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon
  • Singapura Tangkap Dua Wanita Indonesia Bawa Uang Asing Senilai 394,4 juta Rupiah
Australia Israel Konflik Timur Tengah Palestina Simcha Rothman
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenteri LH Percepat Daur Ulang untuk Atasi Sampah Plastik
Next Article MPR Kajian Ulang Sistem Presidensial, Wacana Amandemen Menguat

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir

Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman

Islami Alfi Salamah

7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus

Techno Assyifa

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi