Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September

Australia akan memberikan pengakuan resmi terhadap Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 September mendatang.
ErickaEricka13 Agustus 2025 Global
Perdana Menteri Anthony Albanese
Perdana Menteri Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Canberra – Pemerintah Australia mengonfirmasi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada September 2025. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dalam konferensi pers di Canberra pada Senin (11/8/2025), didampingi Menteri Luar Negeri Penny Wong.

Albanese menegaskan bahwa langkah ini merupakan dukungan terhadap solusi dua negara, yang dinilai sebagai pendekatan paling realistis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ia menyebut pengakuan ini akan diiringi dorongan terhadap gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera.

“Australia akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 pada bulan September, untuk berkontribusi pada momentum internasional menuju solusi dua negara, gencatan senjata di Gaza, dan pembebasan sandera,” ujar Albanese.

Menurutnya, keputusan ini juga didasarkan pada komitmen dari Otoritas Palestina bahwa kelompok Hamas tidak akan terlibat dalam pemerintahan masa depan negara tersebut. Albanese menilai syarat ini penting untuk memastikan pemerintahan yang dapat diterima secara internasional.

Baca Juga:
  • Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa
  • Empat MoU Ekonomi Indonesia-China Diresmikan
  • Haikal Hassan Terancam Ditangkap Otoritas Arab Saudi
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu

Ia menambahkan bahwa pada Kamis lalu, dirinya telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menegaskan perlunya solusi politik, bukan militer, dalam menyelesaikan krisis.

Langkah Australia ini mengikuti tren internasional yang serupa. Pada Juli lalu, Prancis dan Kanada juga menyatakan rencana mengakui Palestina, sementara Inggris menyatakan akan melakukannya jika Israel menghentikan krisis kemanusiaan dan menyepakati gencatan senjata.

Namun, Israel menolak keras langkah tersebut. Netanyahu menyebut pengakuan terhadap Palestina justru akan menguntungkan Hamas dan berpotensi memicu konflik baru. “Melihat negara-negara Eropa dan Australia masuk ke lubang kelinci begitu saja, ini mengecewakan dan memalukan, tetapi tidak akan mengubah posisi kami,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa mayoritas warga Israel menolak pembentukan negara Palestina.

Artikel Terkait:
  • Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing
  • Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza
  • Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

Pemerintahan Albanese selama ini dikenal berusaha menjaga posisi seimbang, yakni mendukung hak Israel untuk hidup dalam perbatasan aman, sekaligus mengakui hak Palestina untuk memiliki negara berdaulat. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat upaya diplomasi internasional dan menciptakan landasan bagi perdamaian jangka panjang.

Dengan keputusan ini, Australia menempatkan dirinya sebagai salah satu kekuatan Barat yang mendorong percepatan solusi politik di kawasan, meski harus menghadapi perbedaan pandangan dengan sekutu tradisionalnya di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla
  • Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43
  • Bandara Internasional Laut Merah Riyadh: Destinasi Terbaru Arab Saudi
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
Anthony Albanese Australia Konflik Timur Tengah Palestina PBB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
Next Article Selandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pramuka Indonesia: Dukungan Solidaritas untuk Palestina

Gagasan Ericka

Bukan Sekadar Angka Kemiskinan

Editorial Udex Mundzir

Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah

Menggali Kearifan Ramadan, Meningkatkan Akhlak dan Kepedulian

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi