Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September

Australia akan memberikan pengakuan resmi terhadap Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 September mendatang.
ErickaEricka13 Agustus 2025 Global
Perdana Menteri Anthony Albanese
Perdana Menteri Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Canberra – Pemerintah Australia mengonfirmasi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada September 2025. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dalam konferensi pers di Canberra pada Senin (11/8/2025), didampingi Menteri Luar Negeri Penny Wong.

Albanese menegaskan bahwa langkah ini merupakan dukungan terhadap solusi dua negara, yang dinilai sebagai pendekatan paling realistis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ia menyebut pengakuan ini akan diiringi dorongan terhadap gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera.

“Australia akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 pada bulan September, untuk berkontribusi pada momentum internasional menuju solusi dua negara, gencatan senjata di Gaza, dan pembebasan sandera,” ujar Albanese.

Menurutnya, keputusan ini juga didasarkan pada komitmen dari Otoritas Palestina bahwa kelompok Hamas tidak akan terlibat dalam pemerintahan masa depan negara tersebut. Albanese menilai syarat ini penting untuk memastikan pemerintahan yang dapat diterima secara internasional.

Baca Juga:
  • 142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel
  • Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps

Ia menambahkan bahwa pada Kamis lalu, dirinya telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menegaskan perlunya solusi politik, bukan militer, dalam menyelesaikan krisis.

Langkah Australia ini mengikuti tren internasional yang serupa. Pada Juli lalu, Prancis dan Kanada juga menyatakan rencana mengakui Palestina, sementara Inggris menyatakan akan melakukannya jika Israel menghentikan krisis kemanusiaan dan menyepakati gencatan senjata.

Namun, Israel menolak keras langkah tersebut. Netanyahu menyebut pengakuan terhadap Palestina justru akan menguntungkan Hamas dan berpotensi memicu konflik baru. “Melihat negara-negara Eropa dan Australia masuk ke lubang kelinci begitu saja, ini mengecewakan dan memalukan, tetapi tidak akan mengubah posisi kami,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa mayoritas warga Israel menolak pembentukan negara Palestina.

Artikel Terkait:
  • Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak
  • SAKA Museum Masuk Daftar Museum Terindah Dunia 2025
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • Serangan Rusia di Kyiv Mencapai Tingkat Eskalasi Mengerikan

Pemerintahan Albanese selama ini dikenal berusaha menjaga posisi seimbang, yakni mendukung hak Israel untuk hidup dalam perbatasan aman, sekaligus mengakui hak Palestina untuk memiliki negara berdaulat. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat upaya diplomasi internasional dan menciptakan landasan bagi perdamaian jangka panjang.

Dengan keputusan ini, Australia menempatkan dirinya sebagai salah satu kekuatan Barat yang mendorong percepatan solusi politik di kawasan, meski harus menghadapi perbedaan pandangan dengan sekutu tradisionalnya di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
Anthony Albanese Australia Konflik Timur Tengah Palestina PBB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
Next Article Selandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

Profil Richard Mundzir

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Travel Alfi Salamah

Ketika Relawan Butuh Akal Sehat, Bukan Sekadar Semangat

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi