Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September

Australia akan memberikan pengakuan resmi terhadap Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 September mendatang.
ErickaEricka13 Agustus 2025 Global
Perdana Menteri Anthony Albanese
Perdana Menteri Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Canberra – Pemerintah Australia mengonfirmasi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada September 2025. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dalam konferensi pers di Canberra pada Senin (11/8/2025), didampingi Menteri Luar Negeri Penny Wong.

Albanese menegaskan bahwa langkah ini merupakan dukungan terhadap solusi dua negara, yang dinilai sebagai pendekatan paling realistis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ia menyebut pengakuan ini akan diiringi dorongan terhadap gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera.

“Australia akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 pada bulan September, untuk berkontribusi pada momentum internasional menuju solusi dua negara, gencatan senjata di Gaza, dan pembebasan sandera,” ujar Albanese.

Menurutnya, keputusan ini juga didasarkan pada komitmen dari Otoritas Palestina bahwa kelompok Hamas tidak akan terlibat dalam pemerintahan masa depan negara tersebut. Albanese menilai syarat ini penting untuk memastikan pemerintahan yang dapat diterima secara internasional.

Baca Juga:
  • Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina
  • Bandara Internasional Laut Merah Riyadh: Destinasi Terbaru Arab Saudi
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

Ia menambahkan bahwa pada Kamis lalu, dirinya telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menegaskan perlunya solusi politik, bukan militer, dalam menyelesaikan krisis.

Langkah Australia ini mengikuti tren internasional yang serupa. Pada Juli lalu, Prancis dan Kanada juga menyatakan rencana mengakui Palestina, sementara Inggris menyatakan akan melakukannya jika Israel menghentikan krisis kemanusiaan dan menyepakati gencatan senjata.

Namun, Israel menolak keras langkah tersebut. Netanyahu menyebut pengakuan terhadap Palestina justru akan menguntungkan Hamas dan berpotensi memicu konflik baru. “Melihat negara-negara Eropa dan Australia masuk ke lubang kelinci begitu saja, ini mengecewakan dan memalukan, tetapi tidak akan mengubah posisi kami,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa mayoritas warga Israel menolak pembentukan negara Palestina.

Artikel Terkait:
  • SAKA Museum Masuk Daftar Museum Terindah Dunia 2025
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
  • Haikal Hassan Terancam Ditangkap Otoritas Arab Saudi
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

Pemerintahan Albanese selama ini dikenal berusaha menjaga posisi seimbang, yakni mendukung hak Israel untuk hidup dalam perbatasan aman, sekaligus mengakui hak Palestina untuk memiliki negara berdaulat. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat upaya diplomasi internasional dan menciptakan landasan bagi perdamaian jangka panjang.

Dengan keputusan ini, Australia menempatkan dirinya sebagai salah satu kekuatan Barat yang mendorong percepatan solusi politik di kawasan, meski harus menghadapi perbedaan pandangan dengan sekutu tradisionalnya di Timur Tengah.

Jangan Lewatkan:
  • Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global
Anthony Albanese Australia Konflik Timur Tengah Palestina PBB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
Next Article Selandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Perspektif Udex Mundzir

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Refleksi Udex Mundzir

Membentuk Generasi Hebat, Lima Syarat Menjadi Anak Hebat

Perspektif Alfi Salamah

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi