Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 23 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

Kemewahan sejati sering tersembunyi dalam detail kecil.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 April 2026 Global
Archaeological Park of Pompeii
Dinding biru Pompeii simbol kemewahan Romawi kuno (Archaeological Park of Pompeii)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Warna mencolok dari dinding biru di Pompeii ternyata bukan sekadar hiasan biasa. Di balik keindahannya, tersimpan cerita tentang status sosial, teknologi tinggi, dan kemewahan luar biasa di masa Romawi kuno. Penemuan ruang biru ini membuka sudut pandang baru tentang bagaimana warna bisa menjadi simbol kekuasaan.

Pada tahun 2024, para arkeolog menemukan sebuah ruangan kecil di dalam rumah mewah di Pompeii. Ruangan ini diyakini sebagai sacrarium, tempat khusus untuk ritual dan penyimpanan benda suci. Yang membuatnya istimewa adalah seluruh dindingnya dilapisi warna biru cerah yang sangat mencolok.

Fenomena ini langsung menarik perhatian para peneliti. Warna biru tersebut berasal dari pigmen langka bernama Egyptian blue. Pigmen ini dikenal sebagai salah satu bahan sintetis tertua di dunia dan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu di Mesir kuno.

Namun, keindahan warna ini datang dengan harga mahal. Biaya penggunaan pigmen tersebut diperkirakan sangat tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari setengah pendapatan tahunan seorang prajurit Romawi. Hal ini menunjukkan bahwa pemilik rumah tersebut berasal dari kalangan elite yang sangat kaya.

Baca Juga:
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga

Tidak hanya mahal, proses pembuatan pigmen ini juga sangat kompleks. Dibutuhkan teknologi dan keterampilan tinggi untuk menghasilkan warna biru yang stabil dan cerah. Bahkan, proses penggilingan pigmen saja bisa memakan waktu puluhan jam sebelum siap digunakan sebagai cat dinding.

Di dalam ruangan tersebut, para arkeolog juga menemukan berbagai benda berharga seperti amphora, kendi perunggu, dan lampu. Semua ini memperkuat dugaan bahwa rumah tersebut milik keluarga dengan status sosial tinggi di Pompeii.

Menariknya, warna biru pada masa Romawi bukan sekadar estetika. Warna ini menjadi simbol kekayaan dan prestise. Semakin banyak pigmen yang digunakan, semakin tinggi pula status pemiliknya di mata masyarakat.

Fenomena ini juga mencerminkan tren budaya saat itu. Pengaruh Mesir sangat kuat di Kekaisaran Romawi, termasuk dalam penggunaan warna dan seni. Egyptian blue menjadi salah satu simbol kemewahan yang banyak diadopsi oleh kalangan elit.

Artikel Terkait:
  • Jamdun Waspada Topan Setelah Dihantam Cuaca Panas Ekstrem
  • Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur
  • Salwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
  • Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”

Selain aspek sosial, penemuan ini juga menunjukkan kecanggihan teknologi Romawi. Mereka tidak hanya mampu mengimpor pigmen mahal, tetapi juga mengolahnya dengan teknik yang presisi untuk menghasilkan dekorasi berkualitas tinggi.

Lebih dari sekadar warna, dinding biru ini menjadi bukti bagaimana seni, ekonomi, dan status sosial saling terkait di masa lalu. Setiap lapisan cat mencerminkan kekayaan, selera, dan identitas pemiliknya.

Kini, ribuan tahun setelah kota Pompeii terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius, warna biru tersebut tetap berbicara. Ia menjadi saksi bisu tentang kehidupan mewah dan kompleks di peradaban Romawi kuno.

Jangan Lewatkan:
  • Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • Gempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina
Arkeologi Dunia Pigmen Egyptian Blue Pompeii Kuno Sejarah Romawi Seni Kuno
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFakta Sebenernya, Inflasi Pejabat
Next Article Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

5 Peran Penting Dalam Tim yang Solid

Daily Tips Assyifa

BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri

Bisnis Ericka

3 Cara Efektif Lunasi Utang dengan Cepat

Daily Tips Silva

Idulfitri Momen Kembali Kepada Kesucian dan Memperkuat Toleransi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi