Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

Kemewahan sejati sering tersembunyi dalam detail kecil.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 April 2026 Global
Archaeological Park of Pompeii
Dinding biru Pompeii simbol kemewahan Romawi kuno (Archaeological Park of Pompeii)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Warna mencolok dari dinding biru di Pompeii ternyata bukan sekadar hiasan biasa. Di balik keindahannya, tersimpan cerita tentang status sosial, teknologi tinggi, dan kemewahan luar biasa di masa Romawi kuno. Penemuan ruang biru ini membuka sudut pandang baru tentang bagaimana warna bisa menjadi simbol kekuasaan.

Pada tahun 2024, para arkeolog menemukan sebuah ruangan kecil di dalam rumah mewah di Pompeii. Ruangan ini diyakini sebagai sacrarium, tempat khusus untuk ritual dan penyimpanan benda suci. Yang membuatnya istimewa adalah seluruh dindingnya dilapisi warna biru cerah yang sangat mencolok.

Fenomena ini langsung menarik perhatian para peneliti. Warna biru tersebut berasal dari pigmen langka bernama Egyptian blue. Pigmen ini dikenal sebagai salah satu bahan sintetis tertua di dunia dan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu di Mesir kuno.

Namun, keindahan warna ini datang dengan harga mahal. Biaya penggunaan pigmen tersebut diperkirakan sangat tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari setengah pendapatan tahunan seorang prajurit Romawi. Hal ini menunjukkan bahwa pemilik rumah tersebut berasal dari kalangan elite yang sangat kaya.

Baca Juga:
  • Trump Larang Masuk Warga dari 12 Negara, Indonesia Tak Masuk Daftar
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

Tidak hanya mahal, proses pembuatan pigmen ini juga sangat kompleks. Dibutuhkan teknologi dan keterampilan tinggi untuk menghasilkan warna biru yang stabil dan cerah. Bahkan, proses penggilingan pigmen saja bisa memakan waktu puluhan jam sebelum siap digunakan sebagai cat dinding.

Di dalam ruangan tersebut, para arkeolog juga menemukan berbagai benda berharga seperti amphora, kendi perunggu, dan lampu. Semua ini memperkuat dugaan bahwa rumah tersebut milik keluarga dengan status sosial tinggi di Pompeii.

Menariknya, warna biru pada masa Romawi bukan sekadar estetika. Warna ini menjadi simbol kekayaan dan prestise. Semakin banyak pigmen yang digunakan, semakin tinggi pula status pemiliknya di mata masyarakat.

Fenomena ini juga mencerminkan tren budaya saat itu. Pengaruh Mesir sangat kuat di Kekaisaran Romawi, termasuk dalam penggunaan warna dan seni. Egyptian blue menjadi salah satu simbol kemewahan yang banyak diadopsi oleh kalangan elit.

Artikel Terkait:
  • AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Selain aspek sosial, penemuan ini juga menunjukkan kecanggihan teknologi Romawi. Mereka tidak hanya mampu mengimpor pigmen mahal, tetapi juga mengolahnya dengan teknik yang presisi untuk menghasilkan dekorasi berkualitas tinggi.

Lebih dari sekadar warna, dinding biru ini menjadi bukti bagaimana seni, ekonomi, dan status sosial saling terkait di masa lalu. Setiap lapisan cat mencerminkan kekayaan, selera, dan identitas pemiliknya.

Kini, ribuan tahun setelah kota Pompeii terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius, warna biru tersebut tetap berbicara. Ia menjadi saksi bisu tentang kehidupan mewah dan kompleks di peradaban Romawi kuno.

Jangan Lewatkan:
  • Trump Larang Mahasiswa Asing Masuk Harvard
  • Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar
  • Erdogan Walk Out saat Prabowo Berpidato di KTT D-8, Ini Penjelasannya
  • Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
Arkeologi Dunia Pigmen Egyptian Blue Pompeii Kuno Sejarah Romawi Seni Kuno
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFakta Sebenernya, Inflasi Pejabat
Next Article Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Tren Fashion Terbaru 2026

Opini Alfi Salamah

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Bisnis Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Assyifa10 Januari 2025

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi