Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 23 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

Pemerintah merancang skema war ticket haji untuk mempercepat keberangkatan jemaah di tengah antrean panjang.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 April 2026 Info Haji
Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket
Suasana Ka'bah di siang hari (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Antrean haji di Indonesia kian menyerupai garis waktu yang berjalan lambat, bahkan melampaui satu generasi. Dalam situasi itu, pemerintah mulai menyiapkan terobosan berupa skema war ticket sebagai upaya memangkas masa tunggu yang kini rata-rata mencapai puluhan tahun.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa skema war ticket masih dalam tahap kajian dan akan berjalan berdampingan dengan sistem antrean reguler. Pernyataan tersebut disampaikan dalam penutupan Rapat Kerja Nasional Kementerian Haji dan Umrah di Tangerang pada Jumat (11/04/2026).

Skema ini dirancang untuk memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin berangkat lebih cepat tanpa harus menunggu giliran antrean yang panjang.

“Ke depan, jika Arab Saudi membuka tambahan kuota besar, kita akan menjalankan dua skema, yaitu antrean reguler dan war ticket,” ujar Dahnil.

Ia menjelaskan, war ticket merupakan bagian dari transformasi sistem haji nasional yang bertujuan meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan fleksibilitas bagi calon jemaah. Dalam skema ini, jemaah yang memenuhi syarat istithaah dapat langsung mengambil kuota haji tanpa menunggu antrean, dengan konsekuensi membayar biaya penuh sesuai nilai riil penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga:
  • 15 Jamaah Nigeria Meninggal Dunia dalam Duka Mendalam
  • Nazir Baitul Asyi Salurkan Dana Wakaf Untuk Jamaah Haji Aceh
  • 29 Jamaah Haji Wafat, 1.556 Kembali ke Tanah Air
  • Presiden Prabowo Bentuk Badan Haji dan Umrah, Pengamat Soroti Urgensi Integrasi BPKH

“Misalnya biaya ditetapkan Rp200 juta per orang, maka seluruhnya dibayar oleh jemaah tanpa subsidi,” kata Dahnil.

Berbeda dengan jalur reguler yang masih mendapatkan nilai manfaat dari pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), skema war ticket tidak menggunakan subsidi. Meski demikian, pemerintah bersama DPR RI tetap memegang kendali dalam menentukan besaran biaya guna menghindari praktik pasar bebas yang berpotensi merugikan jemaah.

Dahnil juga menyebutkan bahwa kuota untuk skema war ticket berpotensi berasal dari tambahan kuota yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi di luar kuota reguler Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi Arab Saudi 2030 yang menargetkan peningkatan jumlah jemaah haji global secara signifikan.

Dari sisi pembiayaan, peningkatan jumlah jemaah turut berdampak pada kebutuhan dana yang besar. Saat ini, dengan sekitar 203 ribu jemaah, total biaya penyelenggaraan haji mencapai Rp18,2 triliun.

“Angka tersebut tidak sepenuhnya bisa ditopang oleh dana haji yang tersedia saat ini,” ujar Dahnil.

Artikel Terkait:
  • Keberhargaan Rombongan dan Regu Bagi Lansia dalam Keterbatasan
  • Puncak Haji Dimulai Besok, Kemenag Imbau Doa untuk Indonesia
  • Konsul Haji Indonesia dan Singapura Berbagi Pengalaman Haji
  • Kesepakatan Dam Haji Tamattu dalam Munas Alim Ulama NU

Ia menilai, kehadiran skema war ticket dapat menjadi solusi untuk mengurangi tekanan terhadap dana kelolaan haji sekaligus mempercepat proses keberangkatan jemaah. Sistem ini juga dirancang dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar tetap berada dalam pengawasan negara.

Selain itu, jemaah yang sudah masuk dalam daftar tunggu tetap memiliki opsi untuk beralih ke skema war ticket dengan membayar biaya penuh tanpa subsidi. Kebijakan ini memberikan ruang fleksibilitas bagi masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih dan ingin segera menunaikan ibadah haji.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa skema ini belum menjadi kebijakan resmi dan masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut dari berbagai aspek, termasuk regulasi dan kesiapan teknis di lapangan.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, skema war ticket diharapkan menjadi solusi alternatif yang mampu menjawab persoalan klasik antrean haji di Indonesia, tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan keberlanjutan pembiayaan.

Jangan Lewatkan:
  • Haji Depok: Lansia Mendominasi 30% dari Jamaah
  • KKHI Madinah Melaksanakan MCU untuk Jamaah Risti
  • Mengungkap Misteri Tingginya Angka Jamaah Haji yang Wafat
  • Menag Pastikan Petugas Haji Siap Sambut Kedatangan Jamaah

Antrean Haji BPIH Haji Indonesia Kementerian Haji War Ticket Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno
Next Article War Ticket: Ilusi Akses Setara

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

11 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Mas Isman, Komandan Rakyat Muda

Profil Alfi Salamah

6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri

Islami Ericka

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa

Merince Kogoya dan Batas Ekspresi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi