Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 14 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Seleksi kesehatan haji 2026 diperketat, pemerintah tak ingin jemaah berangkat tanpa kesiapan fisik.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati8 Januari 2026 Info Haji
Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat
Ilustrasi Pemerintah memperketat pemeriksaan kesehatan haji 2026 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibadah haji yang kerap disebut sebagai perjalanan suci seumur hidup kini menghadapi gerbang seleksi yang lebih sempit. Pemerintah Indonesia memperketat pemeriksaan kesehatan jemaah haji 2026 sebagai langkah antisipatif menyusul kebijakan baru Arab Saudi.

Ibarat saringan halus, hanya jemaah yang benar-benar siap secara fisik yang akan diizinkan melangkah menuju Tanah Suci, sementara mereka yang dinilai tidak memenuhi syarat kesehatan terancam batal berangkat.

Kebijakan ini diambil menyusul permintaan langsung dari otoritas Arab Saudi yang berencana melakukan pemeriksaan kesehatan secara acak di bandara kedatangan. Pemeriksaan tersebut akan menentukan kelayakan jemaah untuk melanjutkan perjalanan ibadah.

Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi standar, jemaah dapat langsung dipulangkan ke negara asal. Situasi inilah yang mendorong pemerintah Indonesia memilih langkah pencegahan sejak dari dalam negeri.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa proses istithaah kesehatan tahun ini jauh lebih ketat dibandingkan penyelenggaraan haji sebelumnya. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026), sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada publik.

Baca Juga:
  • Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah
  • Keajaiban Air Zamzam: Rahasia dan Keutamaannya dalam Hadits
  • Kedatangan 24 Kloter Kuota Tambahan Tiba di Bandara Madinah!
  • Tiga Inovasi Haji 2025 Tingkatkan Transparansi Layanan

“Tahun ini proses pemeriksaan istithaah kesehatan relatif lebih ketat karena kita menyesuaikan dengan permintaan Kementerian Haji Arab Saudi. Mereka ingin jemaah benar-benar siap secara fisik, bukan hanya mental,” ujar Irfan Yusuf dalam pernyataannya.

Ia menambahkan bahwa aspek kesehatan menjadi kunci utama dalam keselamatan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang dikenal berat secara fisik. Menurutnya, layanan medis tetap menjadi prioritas pemerintah, namun pencegahan sejak awal jauh lebih penting dibandingkan penanganan di lapangan.

Pengetatan seleksi ini juga tidak lepas dari hasil evaluasi serius penyelenggaraan haji tahun sebelumnya. Data menunjukkan bahwa angka kematian jemaah haji asal Indonesia tergolong tinggi dan menjadi sorotan dunia internasional. Bahkan, Indonesia disebut menyumbang hampir separuh dari total kematian jemaah haji global pada musim haji lalu.

“Tahun lalu Indonesia menyumbang hampir separuh angka kematian jemaah haji dunia. Hal ini selalu menjadi pertanyaan serius dari Menteri Haji Saudi kepada kami,” ungkap Irfan Yusuf.

Berkaca dari kondisi tersebut, pemerintah tahun ini mengambil sikap lebih tegas. Apabila dalam pemeriksaan di bandara Arab Saudi ditemukan jemaah yang tidak layak secara kesehatan, maka jemaah tersebut akan langsung dipulangkan.Pemerintah pun tidak ingin risiko tersebut terjadi.

Artikel Terkait:
  • Skema Murur dan Tanazul Resmi Berlaku untuk Haji 2025
  • Upaya Indonesia Meningkatkan Pasokan Konsumsi Jamaah Haji dan Umroh
  • 129 Jamaah Haji Berkebutuhan Khusus Mendapatkan Dukungan
  • Jamaah Haji Lampung Pulang, 27 Jamaah Lampung Telah Wafat

“Lebih baik tidak berangkat dari Indonesia daripada dipulangkan dari Saudi. Itu jauh lebih baik untuk menjaga martabat jemaah dan negara,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa tidak ada lagi ruang kompromi atau tekanan dari pihak mana pun untuk meloloskan jemaah yang seharusnya tidak memenuhi syarat kesehatan. Pemerintah berkomitmen menjalankan proses seleksi secara objektif dan akuntabel demi keselamatan bersama.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap kualitas penyelenggaraan haji 2026 dapat meningkat, tidak hanya dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga dari aspek keselamatan dan kesehatan jemaah. Pengetatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesiapan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kesiapan spiritual dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenag Usulkan Biaya Haji 2025 Turun Jadi Rp89,66 Juta
  • Alumni PKHI Gelar Pelatihan Istitthaah Kesehatan Haji
  • Indonesia Usulkan Bandara Taif Jadi Alternatif Haji
  • Proses Pulang Jamaah Haji Riau Kloter 33 dan 32

Arab Saudi Haji 2026 Istithaah Haji Kesehatan Jemaah Pemeriksaan Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru
Next Article Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Informasi lainnya

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran

Islami Ericka

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka

Tom Lembong dan Kriminalisasi Kebijakan Publik

Editorial Udex Mundzir

Coba Vaksin? Wakil Rakyat Dulu!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi