Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar

Alfi SalamahAlfi Salamah25 November 2024 Ekonomi 332 Views
CCP PUVA Indonesia
Sosialisasi CCP PUVA Indonesia (.Ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Sosialisasi Central Counterparty (CCP) Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) oleh PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) mengundang perhatian perbankan nasional. Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk pasar yang lebih aman, efisien, dan transparan.

Direktur Utama KPEI, Iding Pardi, menjelaskan CCP PUVA telah resmi beroperasi sejak 30 September 2024. Tujuannya untuk mengurangi kompleksitas interaksi pasar dan meminimalkan risiko sistemik akibat kegagalan penyelesaian. Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (25/11/2024).

“Adanya CCP PUVA mampu mengurangi risiko interkonektivitas antar pelaku pasar dan meningkatkan efisiensi transaksi,” jelas Iding.

KPEI mengundang perbankan untuk bergabung sebagai anggota kliring, guna mendukung penguatan infrastruktur pasar keuangan nasional. Hingga Oktober 2024, KPEI mencatat nilai transaksi PUVA sebesar 168 juta dolar AS dengan 118 transaksi, mencerminkan efisiensi penyelesaian hingga 33 persen.

Baca Juga:
  • Beasiswa Kemenkeu Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • Sri Mulyani Siapkan Rp185 T untuk Pertahanan di RAPBN 2026
  • ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi

Saat ini, delapan bank besar, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk, telah menjadi anggota kliring. Iding menyebut KPEI akan terus meningkatkan jumlah partisipan demi efisiensi transaksi.

“Kami mengajak seluruh bank untuk menjadi bagian dari sistem ini. CCP menawarkan pengurangan risiko kredit, efisiensi operasional, dan pengelolaan likuiditas lebih baik,” tegasnya.

Sebagai penyedia jasa CCP PUVA, KPEI bertanggung jawab atas kliring, penjaminan penyelesaian, pengelolaan agunan, dan pengawasan pasar. Produk utama yang telah dikliringkan mencakup Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Ke depan, layanan akan mencakup kliring Repo Interbank, Interest Rate Swap (IRS), dan Overnight Index Swap (OIS).

Artikel Terkait:
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen
  • Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji

KPEI telah mendapatkan pengakuan Qualifying CCP (QCCP) dari Bank Indonesia. Iding menambahkan, KPEI berkomitmen memenuhi standar Principles for Financial Market Infrastructures (PFMI) serta mendapatkan pengakuan dari lembaga internasional.

“Langkah ini memastikan pasar PUVA Indonesia mampu bersaing di tingkat global dengan standar stabilitas dan efisiensi tinggi,” tambahnya.

Dengan infrastruktur dan komitmen yang kuat, KPEI berharap CCP PUVA menjadi katalisator bagi pasar keuangan nasional yang lebih dalam dan kompetitif.

Jangan Lewatkan:
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • Korea Selatan Suntik Investasi Baru Rp28,6 Triliun ke Indonesia
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
  • Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil
Bank nasional CCP PUVA Iding Pardi KPEI Pasar valuta asing
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEdukasi Hukum Siswa Magang, SMKN 1 Sidoarjo Gandeng KHGG
Next Article UNM Jatiwaringin Akan Gelar Workshop Etika AI untuk Pendidikan

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi