Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 6 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan

Pemerintah bersiap umumkan UMP 2026 pekan depan, namun besarannya dinilai jauh lebih rendah dari tahun ini.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati6 Desember 2025 Ekonomi
UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Harapan pekerja terhadap kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2026 tampaknya akan diuji. Pemerintah mengonfirmasi bahwa aturan UMP 2026 sudah difinalisasi dan siap diumumkan pekan depan.

Namun, sinyal kuat menunjukkan kenaikan kali ini akan jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,5%.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa regulasi terkait UMP 2026 sudah diteken dan tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.

“Regulasi sudah diparaf,” ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (6/12/2025). Meski demikian, ia enggan menyebut tanggal pasti pengumuman tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menambahkan bahwa perhitungan UMP 2026 masih menggunakan formula dalam PP Nomor 51 Tahun 2023, yang merupakan revisi dari PP Nomor 36 Tahun 2021.

Baca Juga:
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar
  • Indonesia Tawarkan Telur Sebagai Alat Negosiasi Tarif AS
  • Pertambangan Kaltim Menguat: Pertumbuhan 5,74% di Akhir Tahun 2022

Nilai alpha indikator kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi masih dalam proses finalisasi, namun tetap dalam rentang 0,10 hingga 0,30.

“Formula sudah jelas, tinggal menentukan range alpha-nya. Ini yang sedang difinalisasi,” kata Yassierli.

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan kekhawatirannya atas kabar yang menyebutkan kenaikan UMP 2026 bakal lebih rendah. “Bocoran dari sumber terpercaya, kalkulasi upahnya memang turun. Tapi ini belum final,” ujarnya.

Andi Gani juga menyoroti ketidakjelasan formula yang digunakan. Menurutnya, ada kekhawatiran karena simulasi yang beredar mengarah pada pendekatan perhitungan dari International Labour Organization (ILO) yang belum pernah digunakan sebelumnya di Indonesia.

Ia mengingatkan, pendekatan itu lazimnya diterapkan di negara-negara maju dengan struktur ekonomi berbeda.

Artikel Terkait:
  • Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif
  • Pertamina dan Petronas Merger untuk Akuisisi Saham Shell di Blok Masela
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar

Kegelisahan pun mulai dirasakan para pekerja. Andi menyebut banyak anggota dewan pengupahan, baik nasional maupun daerah, belum memperoleh kejelasan tentang formula final UMP. “Kalau diumumkan tiba-tiba di akhir tahun, buruh bisa kaget. Ini harus dihindari,” tegasnya.

Seiring mendekatnya waktu pengumuman, kalangan pekerja mendesak pemerintah agar lebih transparan. Selain itu, mereka juga meminta agar UMP 2026 tetap mengedepankan aspek keadilan dan kesejahteraan di tengah inflasi dan beban hidup yang terus meningkat.

Kendati belum diumumkan secara resmi, pembicaraan soal UMP 2026 mulai mengarah pada penurunan proyeksi, dan hal ini bisa berdampak pada tensi hubungan industrial jika tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah.

Jangan Lewatkan:
  • OJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap
  • Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Ekonomi Nasional Kebijakan Pemerintah Kesejahteraan Buruh UMP 2026 Upah Minimum Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir
Next Article PMI Lepas Kapal Bantuan, 60 Tangki Air Siap Pulihkan Tiga Provinsi

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

Perspektif Udex Mundzir

Populer, Bukan Baik: Demokrasi yang Terjebak

Editorial Udex Mundzir

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi