Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 22 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

Kenaikan drastis harga plastik membuat pedagang kopi keliling kesulitan menjaga keuntungan di tengah persaingan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 April 2026 Ekonomi
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan
Pedagang kopi keliling mengayuh sepedanya saat menjajakan minuman kopi di Kawasan Senayan, Jakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta Barat – Kenaikan harga plastik bak “gelombang panas” yang diam-diam membakar kantong pedagang kecil. Para penjual kopi keliling di kawasan Puri Kembangan kini harus memutar otak agar tetap bertahan di tengah lonjakan biaya operasional yang tiba-tiba melonjak tajam.

Lonjakan harga plastik yang mencapai sekitar 50 persen sejak awal April 2026 berdampak langsung pada pelaku usaha mikro, khususnya pedagang kopi keliling. Kenaikan ini meliputi harga gelas plastik, sedotan, hingga kantong kresek.

Peristiwa ini mulai dirasakan para pedagang pada Selasa (7/4/2026), ketika mereka harus membeli bahan kemasan dengan harga jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya. Meski demikian, para pedagang tetap mempertahankan harga jual, yakni Rp5.000 untuk kopi panas dan Rp8.000 untuk kopi es, demi menjaga daya beli pelanggan.

“Saya tidak menaikkan harga walaupun harga plastik naik sekitar 50 persen. Keuntungan memang jadi sedikit, tetapi demi menjaga pelanggan saya tetap bertahan,” ujar Erna, salah satu pedagang kopi keliling.

Baca Juga:
  • Sri Mulyani Diganti, IHSG Terkoreksi 1,28 Persen ke 7.766
  • Indonesia Tawarkan Telur Sebagai Alat Negosiasi Tarif AS
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Prabowo: Investasi Besar Siap Masuk Indonesia Tahun Ini

Keputusan untuk tidak menaikkan harga bukan tanpa risiko. Para pedagang kini harus rela menerima margin keuntungan yang semakin menipis. Dalam kondisi persaingan yang ketat, mereka khawatir kehilangan pelanggan jika harga dinaikkan, terlebih segmen pasar yang mereka layani sangat sensitif terhadap perubahan harga.

“Saya masih jual Rp5.000 untuk kopi biasa dan Rp8.000 untuk kopi pakai es. Tidak berani naikkan harga, takut pelanggan kabur. Mau tidak mau keuntungan jadi tipis, yang penting masih bisa berputar, alhamdulillah,” kata Siti, pedagang lainnya.

Kondisi ini diperparah oleh faktor eksternal yang memengaruhi pasokan bahan baku plastik secara global. Para pedagang menduga terganggunya distribusi bahan baku akibat konflik di Timur Tengah menjadi salah satu penyebab utama lonjakan harga tersebut. Dampaknya, rantai pasok terganggu dan harga bahan baku mengalami kenaikan signifikan di tingkat pasar.

Di sisi lain, pelaku UMKM seperti pedagang kopi keliling berada di posisi paling rentan karena keterbatasan modal dan minimnya alternatif bahan kemasan yang lebih murah. Beberapa pedagang bahkan mulai mempertimbangkan penggunaan bahan alternatif, meskipun belum tentu praktis atau ekonomis dalam jangka pendek.

Artikel Terkait:
  • Hadi Poernomo Desak PPN 12% Dibatalkan, Usul Kembali ke 10%
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional

Kenaikan harga ini juga menambah tekanan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Tanpa intervensi atau solusi jangka pendek, dikhawatirkan banyak usaha kecil akan mengalami penurunan pendapatan bahkan gulung tikar.

Para pedagang berharap harga plastik segera kembali stabil agar usaha mereka tetap bisa berjalan. Stabilitas harga dinilai menjadi kunci agar roda ekonomi kecil tetap berputar di tengah berbagai tantangan global.

Jangan Lewatkan:
  • Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan Rusak di Era Jokowi
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 12 Ruas pada Libur Tahun Baru Hijriah
  • SiCepat dan Pos Indonesia Sambut Aturan Pembatasan Diskon Kurir
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak
Ekonomi Mikro Harga Plastik Kenaikan Harga Pedagang Keliling UMKM Kopi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAntrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi
Next Article Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pajak: Cermin Keberlanjutan atau Beban Tanpa Akhir?

Editorial Udex Mundzir

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Editorial Udex Mundzir

8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan

Daily Tips Assyifa

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Bingung Mau Liburan Kemana? Yuk Nikmati Keindahan Wisata Alam Musim Panas di Nikko Jepang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Jamaah Haji Tarwiyah, Pemerintah Tetap Memonitor Jamaah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi