Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 24 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diversifikasi Ekspor: Indonesia Bidik Pasar Uni Eropa dan BRICS

Pemerintah alihkan fokus ekspor dari Amerika Serikat ke Eropa dan BRICS untuk redam dampak tarif Trump.
ErickaEricka8 April 2025 Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketika badai tarif impor dari Amerika Serikat menerpa, Indonesia memilih untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menyerang dengan strategi diversifikasi ekspor. Pemerintah kini memprioritaskan pembukaan pasar alternatif seperti Uni Eropa dan negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan), guna menjaga kestabilan neraca perdagangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa nilai ekspor Indonesia ke AS yang mencapai US$ 26 miliar masih lebih kecil dibanding ekspor ke Cina sebesar US$ 60 miliar, dan sebanding dengan India senilai US$ 20 miliar.

“Amerika bukan satu-satunya pasar kita. Maka dari itu, kita harus membuka peluang di tempat lain,” ujar Airlangga dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Indonesia di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Salah satu langkah konkret adalah penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang disebut tinggal menyisakan satu isu terkait transparansi.

Baca Juga:
  • BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru
  • Maraknya Penjualan SPBU di Jakarta Menimbulkan Pertanyaan: Apakah Masih Menjanjikan?
  • Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000

Airlangga menyebut Presiden Prabowo akan segera mengumumkan regulasi kunci yang bisa mempercepat penyelesaian perjanjian tersebut.

Menurut Airlangga, Uni Eropa memiliki potensi pasar sekitar Rp 16,6 triliun, terutama untuk produk makanan dan minuman serta tekstil. Selain itu, Indonesia juga memperkuat keanggotaannya di blok perdagangan internasional seperti CPTPP dan BRICS, guna memperluas akses ekspor di tengah dinamika global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menegaskan pentingnya diversifikasi pasar sebagai strategi menghadapi tekanan eksternal. Ia mencatat bahwa peningkatan tarif justru membuka peluang bagi produk lokal yang lebih kompetitif dibanding negara lain seperti Korea Selatan dan Filipina.

Artikel Terkait:
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Novita Hardini Tolak Kenaikan PPN pada Sekolah Internasional

“Kita harus cermat melihat komoditas mana yang masih kompetitif di pasar AS meski dengan tarif tinggi. Tapi pada saat yang sama, pasar lain harus segera digarap,” ujar Sri Mulyani.

Pemerintah tetap waspada terhadap potensi limpahan barang dari pasar AS ke Indonesia, namun optimis bahwa ekspansi ke pasar Eropa dan BRICS dapat menjadi penyangga kuat ekonomi nasional ke depan.

Jangan Lewatkan:
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi
  • Kemendag Desak AS Hapus Tarif Resiprokal Ekspor Furnitur RI
  • ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
Airlangga Hartarto Ekspor Indonesia 2025 Negara BRICS Pasar Uni Eropa Perang Dagang Global Sri Mulyani Tarif Trump
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSri Mulyani Pangkas Pajak demi Redam Dampak Tarif Impor AS
Next Article Bupati Kukar Resmikan Tiga Posyandu Baru di Kota Bangun

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

IKN: Jawaban atas Pesimisme

Editorial Udex Mundzir

Suka Membaca? Ini Tips Efektif untuk Menambah Pengetahuan

Opini Alfi Salamah

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bukan Kutukan, Ini Penyebab Mata Kedutan Menurut Medis

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi