Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Sri Mulyani Pangkas Pajak demi Redam Dampak Tarif Impor AS

Pemerintah tekan beban tarif hingga 14 persen untuk lindungi pelaku usaha dari imbas perang dagang.
ErickaEricka8 April 2025 Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dalam gelombang ketegangan perdagangan global, Menteri Keuangan Sri Mulyani meluncurkan empat kebijakan strategis untuk meringankan dampak tarif impor Amerika Serikat terhadap produk Indonesia. Langkah ini dinilai mampu memangkas beban pelaku usaha dari 32 persen menjadi 18 persen.

“Ini saatnya kita melakukan reformasi lebih ambisius,” ujar Sri Mulyani dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah menempuh empat langkah utama. Pertama, reformasi administrasi perpajakan dan bea cukai yang diperkirakan menurunkan tarif sebesar 2 persen.

Kedua, pemangkasan tarif Pajak Penghasilan (PPh) impor dari 2,5 persen menjadi 0,5 persen, mengurangi beban hingga 2 persen lagi.

Baca Juga:
  • ASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi
  • Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru
  • Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun
  • Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

Langkah ketiga adalah penyesuaian tarif bea masuk terhadap produk asal AS dalam kategori most favored nation (MFN), yang sebelumnya dikenakan 5–10 persen, kini diturunkan ke level 0–5 persen.

Langkah ini memberikan efisiensi hingga 5 persen tambahan.Terakhir, pemerintah juga menyesuaikan tarif bea keluar untuk komoditas ekspor utama seperti minyak sawit mentah (CPO). Penyesuaian ini diklaim menurunkan beban pengusaha sebesar 5 persen lagi.

“Anything yang bisa mengurangi beban tarif, akan terus kami lakukan,” tegas Menkeu.

Selain insentif fiskal, pemerintah mempercepat penyelesaian trade remedies seperti bea masuk antidumping (BMAD) yang kini ditargetkan rampung dalam 15 hari.

Artikel Terkait:
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi
  • AHY Upayakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran 2025
  • Pembatasan Penyaluran BBM Subsidi Segera Diumumkan
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN

Pemerintah juga terus memperbaiki layanan Direktorat Jenderal Pajak melalui sistem digital Coretax, yang mampu mempercepat proses pemeriksaan, validasi, hingga penyelesaian keberatan wajib pajak.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan tarif dari luar negeri.

Presiden RI disebut telah menekankan pentingnya reformasi sebagai cara untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.Dengan respons fiskal yang cepat dan terukur, pemerintah berharap dunia usaha tetap kompetitif, sekaligus menjaga daya saing ekspor nasional di pasar global.

Jangan Lewatkan:
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • Airlangga Bantah AS Singgung Barang Bajakan Mangga Dua
  • Pelabuhan Baai Dikeruk, Suplai BBM Ditargetkan Lancar Juli
  • KPPU Ungkap Tagihan Rafaksi Minyak Goreng Rp 1,1 Triliun
Dampak Perang Dagang Pemangkasan Pajak Pengusaha Ekspor Indonesia Sri Mulyani 2025 Tarif Impor AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWarga Solo Gugat Jokowi dan Ma’ruf Amin Terkait Mobil Esemka
Next Article Diversifikasi Ekspor: Indonesia Bidik Pasar Uni Eropa dan BRICS

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Opini Udex Mundzir

Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Islami Alfi Salamah

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

DPR AS Desak Apple dan Google Hapus TikTok Januari 2025

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi