Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 5 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Anggaran Menumpuk, Empat DOB Papua Minim Serapan Belanja

Tito Karnavian ungkap empat provinsi baru di Papua masih lamban membelanjakan anggaran, bahkan ada yang defisit.
ErickaEricka2 Juli 2025 Ekonomi
rapat evaluasi bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI,
Rapat evaluasi bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti rendahnya tingkat belanja anggaran di empat provinsi Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. Hal ini ia sampaikan dalam rapat evaluasi bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (2/7/2025).

Menurut Tito, keempat daerah tersebut menunjukkan capaian serapan anggaran yang jauh dari harapan, dengan mayoritas dana justru digunakan untuk belanja pegawai ketimbang pelayanan masyarakat.

“Kalau kita lihat data ini, empat daerah DOB itu belanjanya sangat rendah,” kata Tito.

Ia merinci bahwa Papua Barat Daya, misalnya, baru membelanjakan sekitar 11 persen dari total anggaran yang diterima, sementara pendapatannya sudah mencapai 17 persen. Belanja tersebut mayoritas digunakan untuk keperluan administrasi pemerintahan.

Baca Juga:
  • Daftar Beban Ekonomi Baru yang Menanti Kelas Menengah
  • Blokir Rekening Nganggur Dinilai Gegabah, DPR Siap Panggil PPATK
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%
  • Diskon Tiket Pesawat Dongkrak Jumlah Pemudik Udara 2025

Di Papua Tengah, permasalahan yang dihadapi adalah penumpukan dana di perbankan. Hal ini terjadi karena adanya rencana pergantian kepala dinas yang menghambat pelaksanaan program.

“Ini 48 persen pendapatannya, tapi belanjanya baru 15 persen. Kami sudah hubungi langsung Pak Gubernur agar segera mengeksekusi anggaran dan jangan menahannya,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi di Papua Pegunungan bahkan disebut lebih mengkhawatirkan. Tito mengungkapkan provinsi tersebut mengalami defisit karena belanja melebihi pendapatan yang berhasil diserap dari pusat.

“Papua Pegunungan ini memprihatinkan, karena pendapatannya baru terserap 14 persen sementara belanjanya sudah 20 persen. Artinya terjadi defisit,” bebernya.

Artikel Terkait:
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun
  • Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026
  • The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah
  • OJK Kaji Merger XL dan Smartfren, Proses Rampung 2025

Tito menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh belum terpenuhinya syarat penyaluran dana dari pusat, karena kompetensi administrasi Pemprov Papua Pegunungan yang masih belum memadai.

Adapun Papua Selatan juga disebut masih lemah dalam serapan anggaran, dengan belanja hanya mencapai 18 persen hingga pertengahan tahun ini. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan minimnya dampak pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mendagri menegaskan bahwa seluruh kepala daerah DOB perlu segera memperbaiki kinerja belanja agar dana yang telah disalurkan pemerintah pusat benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mempercepat pembangunan di Papua.

Jangan Lewatkan:
  • JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis China
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • Pekerja Padat Karya Bergaji Rp 10 Juta Kini Bebas Pajak
  • Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia
Anggaran Daerah Belanja Pemda DOB Papua Mendagri Tito Karnavian Serapan Anggaran Papua
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRAPBN 2026, ESDM Usulkan ICP USD 80 per Barel
Next Article Kukar Sambut Menteri KLHK dan Gubernur di Kota Bangun

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tombol Motivasi

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Daily Tips Alfi Salamah

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

5 Kota Dingin di Jawa Timur yang Cocok untuk Liburan

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi