Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pendidikan Tersedot Program MBG

LPDP: Hibah atau Pinjaman?

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 3 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

Proyek Tol Getaci yang digadang terpanjang di Indonesia terhambat karena minim pendanaan dan rendahnya minat investor.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 April 2026 Ekonomi
Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Foto: (Dok. PUPR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi membangun jalan tol terpanjang di Indonesia kini ibarat mesin besar yang kehabisan bahan bakar. Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang semula digadang menjadi tulang punggung konektivitas selatan Pulau Jawa justru tersendat akibat minimnya pendanaan dan rendahnya ketertarikan investor.

Proyek sepanjang 206,65 kilometer ini hingga kini belum memasuki tahap konstruksi meski telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, salah satu faktor utama yang membuat investor enggan terlibat adalah proyeksi lalu lintas kendaraan yang dinilai kurang menjanjikan.

Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap potensi keuntungan yang menjadi pertimbangan utama investor dalam proyek infrastruktur berskala besar.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, keterbatasan anggaran membuat opsi tersebut belum dapat dilakukan, sehingga proyek Getaci harus bersaing dengan kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • Tupperware Tutup Operasi di Indonesia Setelah 33 Tahun
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
  • ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujarnya.

Alih-alih mengalokasikan dana untuk proyek tol tersebut, pemerintah kini memilih memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penanganan banjir. Salah satu fokusnya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey yang berada di wilayah Jawa Barat.

Kedua bendungan tersebut ditargetkan dapat selesai secara bertahap pada periode 2027–2028, dengan harapan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan Karawang, Bekasi, dan Bogor yang selama ini kerap terdampak.

“Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar

Dalam catatan pemerintah, proyek Tol Getaci sendiri telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses lelang. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap peninjauan ulang sebelum kembali ditawarkan kepada investor. Kondisi serupa juga terjadi pada proyek Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali yang juga belum berhasil menarik minat investor meski memiliki nilai investasi besar.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, sebelumnya menyebutkan bahwa sejumlah proyek jalan tol berbasis skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) masih dalam tahap persiapan ulang. Pemerintah tengah menyusun strategi baru agar proyek-proyek tersebut lebih kompetitif dan menarik di mata investor.

Situasi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur besar tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada kelayakan ekonomi dan daya tarik investasi. Tanpa dukungan pendanaan yang kuat, ambisi besar seperti Tol Getaci berpotensi terus tertunda, meski memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas
  • PLN Gandeng Swasta Bangun Sistem Listrik Nasional Rp2.133 T
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900

Infrastruktur Indonesia Investasi Jalan Tol Kementerian PU Proyek PSN Tol Getaci
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
Next Article Djibouti dan Politik Geografi

Informasi lainnya

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Baso Menjadi Rahasia Sukses Kuliner Nusantara di Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir

Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Tidur Nanti Saja

Profil Adit Musthofa
Berita Lainnya
Kesehatan
Alfi Salamah10 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi