Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pose Jari V Saat Selfie Disebut Simpan Risiko Siber

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 12 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

Proyek Tol Getaci yang digadang terpanjang di Indonesia terhambat karena minim pendanaan dan rendahnya minat investor.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 April 2026 Ekonomi
Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Foto: (Dok. PUPR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi membangun jalan tol terpanjang di Indonesia kini ibarat mesin besar yang kehabisan bahan bakar. Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang semula digadang menjadi tulang punggung konektivitas selatan Pulau Jawa justru tersendat akibat minimnya pendanaan dan rendahnya ketertarikan investor.

Proyek sepanjang 206,65 kilometer ini hingga kini belum memasuki tahap konstruksi meski telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, salah satu faktor utama yang membuat investor enggan terlibat adalah proyeksi lalu lintas kendaraan yang dinilai kurang menjanjikan.

Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap potensi keuntungan yang menjadi pertimbangan utama investor dalam proyek infrastruktur berskala besar.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, keterbatasan anggaran membuat opsi tersebut belum dapat dilakukan, sehingga proyek Getaci harus bersaing dengan kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • ESDM Optimistis PNBP Minerba Capai Target Rp124,5 Triliun
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • AS Kritik Sertifikasi Halal Indonesia: Dinilai Mahal dan Tak Transparan
  • ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujarnya.

Alih-alih mengalokasikan dana untuk proyek tol tersebut, pemerintah kini memilih memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penanganan banjir. Salah satu fokusnya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey yang berada di wilayah Jawa Barat.

Kedua bendungan tersebut ditargetkan dapat selesai secara bertahap pada periode 2027–2028, dengan harapan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan Karawang, Bekasi, dan Bogor yang selama ini kerap terdampak.

“Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026
  • Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
  • BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025

Dalam catatan pemerintah, proyek Tol Getaci sendiri telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses lelang. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap peninjauan ulang sebelum kembali ditawarkan kepada investor. Kondisi serupa juga terjadi pada proyek Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali yang juga belum berhasil menarik minat investor meski memiliki nilai investasi besar.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, sebelumnya menyebutkan bahwa sejumlah proyek jalan tol berbasis skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) masih dalam tahap persiapan ulang. Pemerintah tengah menyusun strategi baru agar proyek-proyek tersebut lebih kompetitif dan menarik di mata investor.

Situasi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur besar tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada kelayakan ekonomi dan daya tarik investasi. Tanpa dukungan pendanaan yang kuat, ambisi besar seperti Tol Getaci berpotensi terus tertunda, meski memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Pertamina Akan Pindahkan Kantor Pusat ke Balikpapan untuk Pemerataan Pembangunan
  • BP-Vivo Batalkan Pembelian BBM Pertamina
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional
  • Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

Infrastruktur Indonesia Investasi Jalan Tol Kementerian PU Proyek PSN Tol Getaci
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
Next Article Djibouti dan Politik Geografi

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

Islami Lisda Lisdiawati

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi