Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 2 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

Proyek Tol Getaci yang digadang terpanjang di Indonesia terhambat karena minim pendanaan dan rendahnya minat investor.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 April 2026 Ekonomi
Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Foto: (Dok. PUPR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi membangun jalan tol terpanjang di Indonesia kini ibarat mesin besar yang kehabisan bahan bakar. Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang semula digadang menjadi tulang punggung konektivitas selatan Pulau Jawa justru tersendat akibat minimnya pendanaan dan rendahnya ketertarikan investor.

Proyek sepanjang 206,65 kilometer ini hingga kini belum memasuki tahap konstruksi meski telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, salah satu faktor utama yang membuat investor enggan terlibat adalah proyeksi lalu lintas kendaraan yang dinilai kurang menjanjikan.

Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap potensi keuntungan yang menjadi pertimbangan utama investor dalam proyek infrastruktur berskala besar.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, keterbatasan anggaran membuat opsi tersebut belum dapat dilakukan, sehingga proyek Getaci harus bersaing dengan kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300
  • Sri Mulyani Siapkan Rp185 T untuk Pertahanan di RAPBN 2026
  • 10 Juta Keluarga Indonesia Tak Punya Rumah, Backlog Meningkat

“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujarnya.

Alih-alih mengalokasikan dana untuk proyek tol tersebut, pemerintah kini memilih memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penanganan banjir. Salah satu fokusnya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey yang berada di wilayah Jawa Barat.

Kedua bendungan tersebut ditargetkan dapat selesai secara bertahap pada periode 2027–2028, dengan harapan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan Karawang, Bekasi, dan Bogor yang selama ini kerap terdampak.

“Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
  • BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis
  • Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian

Dalam catatan pemerintah, proyek Tol Getaci sendiri telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses lelang. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap peninjauan ulang sebelum kembali ditawarkan kepada investor. Kondisi serupa juga terjadi pada proyek Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali yang juga belum berhasil menarik minat investor meski memiliki nilai investasi besar.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, sebelumnya menyebutkan bahwa sejumlah proyek jalan tol berbasis skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) masih dalam tahap persiapan ulang. Pemerintah tengah menyusun strategi baru agar proyek-proyek tersebut lebih kompetitif dan menarik di mata investor.

Situasi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur besar tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada kelayakan ekonomi dan daya tarik investasi. Tanpa dukungan pendanaan yang kuat, ambisi besar seperti Tol Getaci berpotensi terus tertunda, meski memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenduk Bangga Siapkan Kartu Lansia, Beri Akses Gratis dan Diskon Khusus
  • Belajar dari UEA, Prabowo Ingin Besarkan INA
  • Ekspor UMKM Tembus Rp850 Miliar hingga April 2025
  • Bapanas Dorong Penggunaan Bibit Padi Unggul untuk Swasembada Pangan

Infrastruktur Indonesia Investasi Jalan Tol Kementerian PU Proyek PSN Tol Getaci
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
Next Article Djibouti dan Politik Geografi

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Guru Hebat

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

UU TNI Disahkan, Sipil Terancam Diam

Editorial Udex Mundzir

Guru ASN di Sekolah Swasta

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi