Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jakarta Darurat Sampah, Pencegahan Jadi Kunci

Jejak Stonehenge Ternyata Bermula dari Wales?

Tradwife Kembali Ramai, Pilihan atau Romantisasi?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 2 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

Proyek Tol Getaci yang digadang terpanjang di Indonesia terhambat karena minim pendanaan dan rendahnya minat investor.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 April 2026 Ekonomi
Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan
Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) digadang-gadang akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Foto: (Dok. PUPR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi membangun jalan tol terpanjang di Indonesia kini ibarat mesin besar yang kehabisan bahan bakar. Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang semula digadang menjadi tulang punggung konektivitas selatan Pulau Jawa justru tersendat akibat minimnya pendanaan dan rendahnya ketertarikan investor.

Proyek sepanjang 206,65 kilometer ini hingga kini belum memasuki tahap konstruksi meski telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2020. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, salah satu faktor utama yang membuat investor enggan terlibat adalah proyeksi lalu lintas kendaraan yang dinilai kurang menjanjikan.

Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap potensi keuntungan yang menjadi pertimbangan utama investor dalam proyek infrastruktur berskala besar.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” kata Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu pemerintah biasanya memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, keterbatasan anggaran membuat opsi tersebut belum dapat dilakukan, sehingga proyek Getaci harus bersaing dengan kebutuhan pembangunan lain yang lebih mendesak.

Baca Juga:
  • Pemerintah Kurangi Impor Daging, Fokus ke Sapi Bakalan
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global
  • Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Naik, Begini Rinciannya

“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” ujarnya.

Alih-alih mengalokasikan dana untuk proyek tol tersebut, pemerintah kini memilih memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penanganan banjir. Salah satu fokusnya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey yang berada di wilayah Jawa Barat.

Kedua bendungan tersebut ditargetkan dapat selesai secara bertahap pada periode 2027–2028, dengan harapan mampu mengurangi risiko banjir di kawasan Karawang, Bekasi, dan Bogor yang selama ini kerap terdampak.

“Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027-2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi,” paparnya.

Artikel Terkait:
  • Kementan Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Iduladha 2025
  • XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar

Dalam catatan pemerintah, proyek Tol Getaci sendiri telah beberapa kali mengalami kegagalan dalam proses lelang. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap peninjauan ulang sebelum kembali ditawarkan kepada investor. Kondisi serupa juga terjadi pada proyek Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali yang juga belum berhasil menarik minat investor meski memiliki nilai investasi besar.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, sebelumnya menyebutkan bahwa sejumlah proyek jalan tol berbasis skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) masih dalam tahap persiapan ulang. Pemerintah tengah menyusun strategi baru agar proyek-proyek tersebut lebih kompetitif dan menarik di mata investor.

Situasi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur besar tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada kelayakan ekonomi dan daya tarik investasi. Tanpa dukungan pendanaan yang kuat, ambisi besar seperti Tol Getaci berpotensi terus tertunda, meski memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%
  • Bahlil Sebut Legalitas Hanya untuk Sumur Minyak Rakyat yang Sudah Jalan
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji
  • Jokowi Lepas Tangan Soal Kenaikan PPN 12 Persen

Infrastruktur Indonesia Investasi Jalan Tol Kementerian PU Proyek PSN Tol Getaci
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
Next Article Djibouti dan Politik Geografi

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

Panduan Berkunjung ke Klinik IMC

Daily Tips Assyifa

Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Islami Assyifa

Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua

Islami Alfi Salamah

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Indonesia
Udex Mundzir19 April 2025

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi