Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Jangankan Membuktikan Ijazah Asli?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Cetak Rekor Produksi Beras, Teratas di ASEAN

Mentan klaim produksi beras RI tertinggi di kawasan, berkat lonjakan panen dan strategi subsidi pupuk nasional.
ErickaEricka2 Juli 2025 Ekonomi
Beras
Ilustrasi Proses Produksi Beras Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia berhasil mencetak rekor produksi beras tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (2/7/2025), ia memaparkan peningkatan produksi dan penyerapan beras yang signifikan selama semester pertama tahun ini.

Menurut Amran, produksi beras nasional pada periode Januari hingga Agustus 2025 diprediksi mencapai 4,97 juta ton, atau meningkat 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian ini juga mendapat pengakuan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai yang tertinggi di kawasan ASEAN.

“Produksi ini merupakan capaian tertinggi selama ini. Kemenkeu menyampaikan produksi beras Indonesia terproduktif di ASEAN,” ujar Amran dalam raker tersebut.

Ia juga mengutip prediksi dari Departemen Pertanian Amerika Serikat yang memperkirakan hasil panen Indonesia pada musim tanam 2024–2025 akan mencapai 34,6 juta ton—melewati target nasional 32 juta ton—dan mengungguli Thailand dan Vietnam.

Baca Juga:
  • Uang Tunai Lenyap? Indonesia Siap Targetkan QRIS untuk Bersaing di ASEAN
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
  • Pertamina Tambah 7,38 Juta Tabung LPG Jelang Tahun Baru Hijriah
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan

Amran mengklaim keberhasilan ini tak lepas dari dukungan pemerintah, termasuk penggandaan kuota pupuk bersubsidi dan transformasi distribusi pupuk yang lebih tepat sasaran. Selain itu, pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram untuk memberi kepastian harga bagi petani.

“Semua ini adalah hasil kerja keras, dukungan Komisi IV, dan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberi perhatian besar pada sektor pangan,” tegas Amran.

Ia menambahkan bahwa per 30 Juni 2025, penyerapan beras oleh Bulog telah mencapai 2,6 juta ton, melonjak 428 persen dibanding rata-rata lima tahun terakhir. Volume tersebut, yang sebelumnya hanya dapat dicapai dalam waktu satu tahun, kini terealisasi dalam enam bulan.

Artikel Terkait:
  • Diskon Listrik 50 Persen Kembali Diberlakukan Mulai 1 Juni 2025
  • Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Naik, Begini Rinciannya
  • Menko Airlangga Optimistis, Tapi 12 Ribu Buruh Sritex Kena PHK
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD

Stok awal beras juga meningkat drastis dari 1,7 juta ton menjadi 4,2 juta ton. Dampak keberhasilan ini terlihat pada peningkatan nilai tukar petani (NTP) yang berkontribusi pada pertumbuhan PDB sektor pertanian hingga 10,52 persen, tertinggi dalam sejarah.

Dengan capaian ini, pemerintah berharap bisa terus memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Jangan Lewatkan:
  • Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026
  • KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar
  • Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%
  • Kenaikan PPN 12% di Tahun 2025, Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik
Bulog Mentan Amran Pertanian 2025 Produksi Beras Indonesia Swadaya Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenunggu Sosok Baru, Calon Dubes AS Segera Diproses DPR
Next Article Pemerintah Bentuk Tim Kaji Putusan MK soal Pemisahan Pemilu

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Banyak Tapi Kurang

Opini Alfi Salamah

Rina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal

Bisnis Silva

Lulusan Gen Z Banyak Dipecat? Kenali Masalah dan Solusinya

Happy Udex Mundzir

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi