Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 4 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

RAPBN 2026, ESDM Usulkan ICP USD 80 per Barel

Menteri ESDM usulkan ICP RAPBN 2026 pada kisaran USD 60–80, disesuaikan dengan tren harga global dan ketegangan geopolitik.
ErickaEricka2 Juli 2025 Ekonomi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan kisaran harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar USD 60 hingga USD 80 per barel dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2026. Usulan ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Menurut Bahlil, kisaran harga tersebut mempertimbangkan realisasi ICP dari Januari hingga Mei 2025 yang tercatat sebesar USD 70,5 per barel. Sementara pada Mei, rata-rata ICP tercatat USD 62,75 per barel dan naik menjadi USD 69,33 pada Juni.

“Dalam rapat ini, kami mengusulkan ICP untuk RAPBN 2026 pada kisaran 60 sampai 80 dolar per barel,” ujar Bahlil.

Baca Juga:
  • Coretax Gangguan, Wamenkeu Akui Tak Tahu Kapan Selesai Diperbaiki
  • 99,5 Persen Pelanggan PLN Dibebaskan dari PPN Listrik
  • Setop Impor Garam, Produksi Domestik Baru 63% dari Kebutuhan
  • Ratusan Ekraf, Kuliner, dan UMKM Lokal Bakal Ramaikan Majafest 2023

Ia menjelaskan bahwa proyeksi ini mempertimbangkan faktor geopolitik, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang mempengaruhi pasokan global. Diketahui lebih dari 30 persen suplai minyak dunia berasal dari wilayah tersebut.

“Gejolak politik di Timur Tengah sangat berdampak terhadap harga minyak dunia, bahkan sempat tembus di atas 80 dolar per barel,” jelasnya.

Selain itu, Bahlil menyampaikan bahwa estimasi harga juga mengacu pada berbagai proyeksi lembaga internasional, termasuk dari kementerian energi di Amerika Serikat dan kawasan Timur Tengah. Mereka memperkirakan harga minyak pada 2026 berkisar antara USD 55 hingga USD 67 per barel, tergantung pada dinamika suplai dan permintaan global.

Artikel Terkait:
  • Pesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
  • Tupperware Tutup Operasi di Indonesia Setelah 33 Tahun
  • Kapolri dan Panglima TNI Tanam Jagung, Luncurkan Gugus Tugas Ketahanan Pangan
  • ESDM Optimistis PNBP Minerba Capai Target Rp124,5 Triliun

“Sekalipun terjadi perang, hukum supply and demand tetap akan mempengaruhi harga minyak dunia,” tambahnya.

Usulan ICP ini menjadi salah satu indikator penting dalam penyusunan RAPBN, karena berpengaruh pada pendapatan negara dari sektor energi, subsidi BBM, dan perhitungan lifting minyak nasional. Pemerintah juga menyelaraskan asumsi tersebut dengan target produksi minyak nasional serta kebutuhan fiskal lainnya.

Jangan Lewatkan:
  • Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu
  • Aset Orang Kaya Mengalir ke Luar Negeri, Cermin Krisis Kepercayaan Nasional
  • XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren
  • Menperin Pastikan Proyek Baterai EV Tetap Berjalan Tanpa LG
Bahlil Lahadalia Harga Minyak Dunia ICP 2026 Kementerian ESDM RAPBN 2026
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemerintah Bentuk Tim Kaji Putusan MK soal Pemisahan Pemilu
Next Article Anggaran Menumpuk, Empat DOB Papua Minim Serapan Belanja

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Islami Alfi Salamah

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

Refleksi Lisda Lisdiawati

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi