Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025

Pertumbuhan kredit paylater perbankan melampaui 32% secara tahunan, didorong peningkatan jumlah pengguna.
ErickaEricka9 Mei 2025 Ekonomi
kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL)
Ilustrasi kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan lonjakan signifikan pada penyaluran kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL) atau paylater oleh sektor perbankan.

Hingga Maret 2025, total nilai kredit paylater yang disalurkan bank mencapai Rp22,78 triliun, tumbuh 32,18% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa nilai tersebut setara dengan 0,29% dari total kredit perbankan nasional.

Angka ini menunjukkan tren kenaikan dari Februari 2025, yang mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 36,60%.

Jumlah akun aktif pengguna layanan paylater bank juga meningkat signifikan. Per Maret 2025, tercatat ada 24,56 juta rekening, naik dari 23,66 juta pada Februari.

Baca Juga:
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • Kemendag Desak AS Hapus Tarif Resiprokal Ekspor Furnitur RI
  • Airlangga Bantah AS Singgung Barang Bajakan Mangga Dua
  • Target 8 Persen, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Melonjak

“Pertumbuhan jumlah akun menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap fasilitas kredit digital berbasis paylater yang disediakan oleh bank,” ujar Dian Ediana Rae dalam konferensi pers daring, Jumat (9/5/2025).

Di sektor perusahaan pembiayaan, tren serupa juga tercermin.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, total penyaluran pinjaman paylater oleh perusahaan pembiayaan pada Maret 2025 mencapai Rp8,22 triliun.

Ini mencerminkan pertumbuhan 39,3% YoY, meski melambat dari Februari yang mencatat kenaikan 59,1% YoY.

Agusman menambahkan, kualitas kredit di sektor pembiayaan membaik dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing financing/NPF) dari 3,68% menjadi 3,48%.

Artikel Terkait:
  • World Bank Beri Solusi untuk Capai Kemakmuran Ekonomi di Indonesia
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • Gubernur Jateng: Sritex Kembali Beroperasi, 10 Ribu Pekerja Siap Aktif
  • 10 Juta Keluarga Indonesia Tak Punya Rumah, Backlog Meningkat

Sementara itu, sektor fintech peer-to-peer (P2P) lending juga mengalami kenaikan.

Outstanding pembiayaan mencapai Rp80,02 triliun pada Maret 2025, tumbuh 28,72% dari posisi Maret 2024 sebesar Rp62,17 triliun. Tingkat wanprestasi (TWP 90) tercatat turun tipis menjadi 2,77%.

Peningkatan layanan BNPL dari ketiga sektor tersebut mengindikasikan semakin luasnya adopsi sistem kredit digital di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik
  • Transaksi QRIS UMKM di Malang Tembus Rp 5 Triliun
  • Brunch di Istana, Prabowo Gaet Komitmen Investasi Besar dari AS
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

OJK menilai tren ini sebagai peluang sekaligus tantangan, terutama dalam memastikan pengelolaan risiko kredit yang sehat dan perlindungan konsumen.

Fintech Indonesia Layanan BNPL OJK 2025 Paylater Bank Pertumbuhan Kredit Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkspor UMKM Tembus Rp850 Miliar hingga April 2025
Next Article Kaltim Dorong Swasembada Pangan, Petani Milenial Jadi Ujung Tombak

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

Travel Alfi Salamah

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

Revisi Dam: Ibadah atau Administrasi?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi