Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025

Pertumbuhan kredit paylater perbankan melampaui 32% secara tahunan, didorong peningkatan jumlah pengguna.
ErickaEricka9 Mei 2025 Ekonomi
kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL)
Ilustrasi kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan lonjakan signifikan pada penyaluran kredit berbasis skema buy now pay later (BNPL) atau paylater oleh sektor perbankan.

Hingga Maret 2025, total nilai kredit paylater yang disalurkan bank mencapai Rp22,78 triliun, tumbuh 32,18% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa nilai tersebut setara dengan 0,29% dari total kredit perbankan nasional.

Angka ini menunjukkan tren kenaikan dari Februari 2025, yang mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 36,60%.

Jumlah akun aktif pengguna layanan paylater bank juga meningkat signifikan. Per Maret 2025, tercatat ada 24,56 juta rekening, naik dari 23,66 juta pada Februari.

Baca Juga:
  • Indef Minta Indonesia Abaikan Tekanan AS soal Sertifikasi Halal
  • PPN Indonesia Tertinggi di ASEAN, Kenaikan Gaji Tertinggal dari Malaysia
  • Bos Telkom Soroti Masa Depan Telekomunikasi Pasca Merger XL-Smartfren
  • Fenomena Clipper, Profesi Baru yang Bikin Sarjana Geleng Kepala

“Pertumbuhan jumlah akun menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap fasilitas kredit digital berbasis paylater yang disediakan oleh bank,” ujar Dian Ediana Rae dalam konferensi pers daring, Jumat (9/5/2025).

Di sektor perusahaan pembiayaan, tren serupa juga tercermin.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, total penyaluran pinjaman paylater oleh perusahaan pembiayaan pada Maret 2025 mencapai Rp8,22 triliun.

Ini mencerminkan pertumbuhan 39,3% YoY, meski melambat dari Februari yang mencatat kenaikan 59,1% YoY.

Agusman menambahkan, kualitas kredit di sektor pembiayaan membaik dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing financing/NPF) dari 3,68% menjadi 3,48%.

Artikel Terkait:
  • Kelas Menengah Tergerus, Indef Warning Risiko Sosial Baru
  • BPDP Siap Dampingi UKMK Sawit Tembus Pasar Ekspor
  • Ternyata, Kenaikan UMP 6,5% Masih Gunakan Rumus Jokowi
  • Transisi Ekonomi Global Tertahan Perlambatan Dunia

Sementara itu, sektor fintech peer-to-peer (P2P) lending juga mengalami kenaikan.

Outstanding pembiayaan mencapai Rp80,02 triliun pada Maret 2025, tumbuh 28,72% dari posisi Maret 2024 sebesar Rp62,17 triliun. Tingkat wanprestasi (TWP 90) tercatat turun tipis menjadi 2,77%.

Peningkatan layanan BNPL dari ketiga sektor tersebut mengindikasikan semakin luasnya adopsi sistem kredit digital di Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • BEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025
  • OJK Siapkan Regulasi Baru untuk Lembaga Keuangan Mikro 
  • Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?
  • IWPI Minta Sri Mulyani Cabut Pernyataan Pajak Setara Zakat

OJK menilai tren ini sebagai peluang sekaligus tantangan, terutama dalam memastikan pengelolaan risiko kredit yang sehat dan perlindungan konsumen.

Fintech Indonesia Layanan BNPL OJK 2025 Paylater Bank Pertumbuhan Kredit Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkspor UMKM Tembus Rp850 Miliar hingga April 2025
Next Article Kaltim Dorong Swasembada Pangan, Petani Milenial Jadi Ujung Tombak

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

7 Rekomendasi Masakan Sehat untuk Bekal Anak Sekolah

Daily Tips Alfi Salamah

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi