Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rupiah Tembus Rp17.000, IHSG Longsor, Trump Jadi Pemicu Baru

Kebijakan dagang proteksionis Presiden Donald Trump picu gejolak ekonomi global, rupiah dan IHSG Indonesia ikut terseret.
ErickaEricka3 April 2025 Ekonomi
Rupiah Tembus Rp17.000 karena Tarif Impor AS
Ilustrasi Rupiah Tembus Rp17.000 karena Tarif Impor AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya tembus Rp17.000 per dolar pada Kamis (3/4/2025). Pelemahan rupiah yang tajam ini terjadi usai libur Lebaran dan dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang menerapkan kebijakan tarif impor resiprokal tinggi pada 2 April 2025.

Kebijakan itu menetapkan tarif masuk antara 10 hingga 39 persen untuk berbagai produk luar negeri, termasuk dari Indonesia. Produk asal Indonesia dikenakan tarif 32 persen, yang diprediksi akan memicu gejolak lebih luas.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyebut bahwa kebijakan tarif tersebut turut meningkatkan harga emas dunia dan memunculkan ketegangan baru secara geopolitik.

“Pembukaan pasar minggu ini berada di level Rp16.900, dan sangat mungkin menembus Rp17.000 per dolar AS. Ini harus diwaspadai,” ujar Ibrahim di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga:
  • BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
  • UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan
  • DPR: Coretax Harusnya Permudah Pajak, Bukan Bikin Ribet

Ia juga menambahkan bahwa konflik global, seperti ketegangan Timur Tengah, ancaman AS ke Iran, dan potensi perang Rusia-Ukraina memperburuk sentimen pasar yang sudah negatif.

Tak hanya rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun terkena dampak. Ibrahim memperkirakan IHSG bisa kembali longsor 2-3 persen pada awal pekan depan akibat tekanan pasar global yang kuat.

“Karena dampak dari perang dagang ini cukup luar biasa, apalagi Indonesia sudah masuk dalam target tarif tinggi dari AS,” ungkapnya.

Artikel Terkait:
  • Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • BI Tegaskan Peran Strategis Policy Mix dalam Forum G20

Untuk menghadapi tekanan ini, Ibrahim mendorong pemerintah agar segera melakukan langkah strategis. Beberapa di antaranya adalah menerapkan tarif balasan 32 persen untuk produk AS, mencari pasar ekspor baru lewat jaringan BRICS, serta memberikan stimulus untuk industri terdampak.

Ia juga menekankan pentingnya intervensi aktif dari Bank Indonesia di pasar valuta asing dan obligasi demi menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Amerika memulai perang dagang, Indonesia harus siap melakukan perlawanan secara ekonomis,” tegas Ibrahim.

Jangan Lewatkan:
  • Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia
  • 9,3 Ton Tuna Asal Padang Diekspor ke Uni Emirat Arab
  • Utang Menggunung, WIKA Rugi Rp1,6 Triliun di Semester I 2025
  • Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan
Donald Trump Ekonomi Indonesia IHSG 2025 Kebijakan Tarif Impor AS Nilai Tukar Rupiah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDesa Bukit Pariaman Ajukan Pemekaran, Warga Sepakat
Next Article Harga Karet di Prangat Selatan Anjlok, Petani Tertekan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi