Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bansos Tak Dipangkas Meski Anggaran Kementerian Ditekan

Pemerintah memastikan program bantuan sosial tetap berjalan meskipun anggaran kementerian dan lembaga mengalami pemangkasan besar-besaran.
SilvaSilva30 Januari 2025 Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, efisiensi anggaran tidak berdampak pada bansos
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, efisiensi anggaran tidak berdampak pada bansos (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah tidak akan berdampak pada program bantuan sosial (bansos).

“Yang tidak dipotong adalah anggaran-anggaran belanja bantuan sosial. Tidak ada sedikitpun pengurangan di situ,” ujar Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis (30/01/2025).

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menginstruksikan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga dalam rangka penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa efisiensi dilakukan pada pos belanja seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor (ATK), kegiatan seremonial, dan belanja non-prioritas lainnya.

“Program dan proyek atau anggarannya harus langsung mengena kepada masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:
  • Pesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
  • Ekspor Terancam, AS Naikkan Tarif Impor Indonesia Jadi 32 Persen
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet
  • Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

Pemerintah menargetkan penghematan anggaran sebesar Rp306,69 triliun, dengan rincian pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp256,1 triliun serta penghematan transfer ke daerah sebesar Rp50,59 triliun.

Sri Mulyani juga menetapkan pemangkasan pada 16 pos belanja dengan persentase berbeda, mulai dari 10% hingga 90%. Pemotongan ini tidak mencakup belanja pegawai dan bantuan sosial.

“Menteri atau pimpinan lembaga dapat mengidentifikasi rencana efisiensi sesuai persentase yang telah ditetapkan, mencakup belanja operasional dan non-operasional,” jelasnya.

Beberapa pos belanja yang mengalami pemangkasan signifikan antara lain alat tulis kantor (90%), kegiatan seremonial (56,9%), perjalanan dinas (53,9%), serta infrastruktur (34,3%).

Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto, mendukung langkah efisiensi ini, terutama dalam memastikan bahwa dana yang dihemat benar-benar dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Artikel Terkait:
  • Kemenduk Bangga Siapkan Kartu Lansia, Beri Akses Gratis dan Diskon Khusus
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Hapus Pembebasan PPN, Ini kata Bu Sri Mulyani!
  • BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Efisiensi ini penting agar APBN lebih tepat sasaran. Kami akan mengawasi agar bansos dan program prioritas lainnya tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dito.

Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal, menilai bahwa kebijakan ini cukup strategis, tetapi perlu mekanisme pengawasan ketat agar efisiensi tidak mengganggu pelayanan publik.

“Penghematan anggaran itu baik, tetapi harus ada jaminan bahwa layanan publik, termasuk bansos, tidak terganggu. Pemerintah perlu memastikan efektivitas kebijakan ini,” kata Fithra.

Jangan Lewatkan:
  • Perdagangan Saham BEI Moncer, IHSG Tembus 7.100
  • Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
  • Lawan ‘Gaptek’, Debby Dafilah Bimbing UMKM Cisayong Percaya Diri Jualan di TikTok Live
  • Maraknya Penjualan SPBU di Jakarta Menimbulkan Pertanyaan: Apakah Masih Menjanjikan?

Pemerintah berharap bahwa melalui kebijakan efisiensi ini, penggunaan APBN dapat lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang bergantung pada bantuan sosial.

APBN 2025 Bansos Efisiensi Anggaran Kementerian Keuangan Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRevisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
Next Article SPMB: Reformasi atau Sekadar Rebranding?

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Efisiensi atau Salah Kelola?

4 Agustus 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Letkis, Tarian Finlandia yang Sempat Disangka Ritual Yahudi

Kroscek Ericka

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

Islami Lisda Lisdiawati

Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Islami Udex Mundzir

War Ticket: Ilusi Akses Setara

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi