Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mengenal Bukit Kelam, Batu Tertinggi di Dunia dari Indonesia

Keajaiban terbesar sering tersembunyi di tempat yang paling tak terduga.
ErickaEricka27 April 2025 Travel
Bukit Kelam, batu raksasa setinggi 1002 meter di atas permukaan laut (mdpl)
Bukit Kelam, batu raksasa setinggi 1002 meter di atas permukaan laut (mdpl) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Keajaiban alam ini berdiri megah di jantung Kalimantan Barat, membawa kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Bukit Kelam, batu raksasa setinggi 1002 meter di atas permukaan laut (mdpl), bukan sekadar bukit biasa, melainkan monolit terbesar yang pernah ditemukan di dunia. Lokasinya berada di Kota Sintang, sebuah wilayah yang masih menyimpan banyak kekayaan alam dan budaya lokal.

Banyak yang menyangka batu raksasa ini hanyalah mitos atau legenda semata. Namun faktanya, Bukit Kelam benar-benar nyata dan menjadi destinasi wisata favorit, terutama bagi para pecinta alam dan pendaki. Dengan ukuran dan keunikannya, Bukit Kelam tak hanya mengungguli Uluru di Australia—yang selama ini dikenal luas sebagai batu tunggal terbesar—tetapi juga mengundang decak kagum para peneliti geologi dunia.

Penelitian dari berbagai institusi menunjukkan bahwa Bukit Kelam terbentuk dari batuan granit masif yang mengalami proses geologi jutaan tahun. Tidak hanya menakjubkan secara ukuran, tetapi juga secara keindahan. Saat matahari terbit atau terbenam, permukaan batu ini memantulkan cahaya jingga yang memesona, seolah membangkitkan aura magis dari dalam dirinya.

Bukan hanya soal ukuran, Bukit Kelam juga kaya akan legenda. Menurut cerita rakyat setempat, dahulu kala ada seorang raksasa bernama Bujang Beji yang ingin menutup Sungai Kapuas dan Sungai Melawi dengan batu besar karena marah tidak bisa mendapatkan seorang putri yang ia cintai.

Namun, sebelum berhasil, batu tersebut jatuh di tempat yang sekarang menjadi Bukit Kelam. Kisah ini memperkaya daya tarik wisata, membuat pengunjung tidak hanya melihat keindahan, tetapi juga merasakan kisah-kisah magis yang menyelimutinya.

Baca Juga:
  • Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru
  • Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata
  • Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo
  • Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Menuju Bukit Kelam cukup mudah. Dari Kota Pontianak, wisatawan bisa menempuh perjalanan darat sekitar 7-8 jam menuju Sintang. Sesampainya di sana, Bukit Kelam sudah tampak dari kejauhan, menjulang bak benteng alam raksasa yang menjaga tanah Kalimantan Barat.

Bagi para pendaki, Bukit Kelam menawarkan tantangan tersendiri. Ada dua jalur utama untuk mencapai puncaknya. Jalur pertama adalah jalur tangga besi yang cukup curam, cocok bagi yang ingin uji adrenalin.

Sedangkan jalur kedua lebih landai dan sering digunakan untuk aktivitas hiking santai. Di sepanjang perjalanan, pendaki akan disuguhkan pemandangan hutan hujan tropis yang masih alami, lengkap dengan berbagai flora dan fauna endemik.

Di puncak Bukit Kelam, semua usaha keras terbayar lunas. Hamparan Kota Sintang terlihat kecil di kejauhan, dan Sungai Kapuas mengalir membelah hijaunya hutan. Saat cuaca cerah, pemandangan ini menjadi salah satu momen terbaik yang sulit dilupakan.

Menariknya, di atas Bukit Kelam terdapat dataran luas, hampir seperti taman alami. Banyak tumbuhan unik hidup di sini, seperti kantong semar dan anggrek hutan. Ekosistem di atas bukit ini menjadi habitat yang penting bagi keberlanjutan biodiversitas Kalimantan Barat. Tak heran, kawasan ini juga menjadi fokus konservasi lingkungan.

Artikel Terkait:
  • Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang
  • Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar
  • Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji
  • Eksotisme Gunung Papandayan, Surga Alam di Garut

Bagi wisatawan yang ingin berlama-lama menikmati keindahan Bukit Kelam, tersedia fasilitas seperti camping ground, gazebo, hingga jalur trekking ringan di sekitar area kaki bukit. Pihak pengelola juga terus meningkatkan fasilitas untuk menunjang pariwisata berkelanjutan, sembari tetap menjaga kelestarian alamnya.

Selain berpetualang di Bukit Kelam, para wisatawan bisa sekalian mengunjungi tempat wisata lain di sekitarnya, seperti Danau Jemelak, Sungai Kapuas, hingga mengenal budaya Dayak yang masih sangat kental di Sintang. Paket wisata budaya dan alam ini membuat perjalanan semakin berkesan dan bermakna.

Mengunjungi Bukit Kelam bukan hanya tentang melihat batu raksasa. Ini adalah pengalaman menyatu dengan alam, sejarah, dan budaya yang jarang ditemukan di tempat lain. Bukit Kelam mengajarkan kita tentang ketangguhan alam dan pentingnya menjaga warisan berharga ini untuk generasi mendatang.

Jangan Lewatkan:
  • Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam
  • Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda
  • Inilah Harga Baru Pembuatan Paspor Mulai 17 Desember
  • Rahasia Packing Cerdas untuk Liburan 1 Minggu

Bagi kamu yang ingin mencari destinasi berbeda dari biasanya, Bukit Kelam adalah pilihan tepat. Di sini, kamu tidak hanya menaklukkan ketinggian, tetapi juga menaklukkan rasa kagum pada keajaiban alam Indonesia. Jadi, kapan kamu siap menjejakkan kaki di batu tertinggi di dunia ini?

Batu Terbesar Dunia Bukit Kelam Sintang Destinasi Alam Indonesia Travel Adventure Indonesia Wisata Kalimantan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTips Hindari FOMO Agar Tetap Kalem dan Bahagia
Next Article Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya

Informasi lainnya

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

14 April 2026

Menjelajah Dunia Digital di teamLab Planets Tokyo

13 April 2026

Menyusuri Heningnya Hutan Bambu Arashiyama

12 April 2026

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

12 April 2026

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

11 April 2026

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

31 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Syarikat Islam Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Ekonomi dan Solidaritas Umat

Islami Ericka

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Opini Udex Mundzir

Makanan Indonesia Memukau Arab Saudi dengan Bakso dan Rendang

Islami Alfi Salamah

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi