Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan

Pendekatan berbasis disposable income dinilai lebih representatif dan adil.
ErickaEricka30 Mei 2025 Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS)
Badan Pusat Statistik (BPS) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (Celios) mengkritik pendekatan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menghitung angka kemiskinan yang dinilai tidak sesuai dengan realitas kesejahteraan masyarakat saat ini. Celios mendorong agar Indonesia mengadopsi metode pengukuran baru berbasis disposable income atau pendapatan bersih setelah kebutuhan dasar terpenuhi.

Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, menyatakan bahwa metode yang digunakan BPS—berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan—telah usang dan gagal menangkap kompleksitas kemiskinan modern.

“Pendekatan ini cocok untuk era 1970-an, tapi kini sudah tidak relevan. Kita perlu indikator yang mempertimbangkan faktor geografis, beban generasi sandwich, hingga kebutuhan dasar non-makanan,” ujar Media dalam diskusi publik, Rabu (28/5/2025).

Ia menyarankan agar metode yang digunakan mengacu pada praktik internasional seperti di Uni Eropa, yang menilai kesejahteraan masyarakat secara multidimensi, termasuk aspek pendidikan, kesehatan, dan keseimbangan kehidupan.

Baca Juga:
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Konflik Iran-Israel Uji Ketahanan Ekonomi Indonesia
  • Turun Tajam! Produksi Industri Jerman Anjlok pada Maret

Celios juga menekankan bahwa data kemiskinan harus berfungsi sebagai alat evaluasi kebijakan sosial, bukan sekadar alat statistik atau kepentingan politik.

“Data kemiskinan seharusnya digunakan untuk menilai dampak kebijakan fiskal dan sosial, seperti subsidi pangan, PKH, hingga MBG. Jika tidak efektif, maka program tersebut perlu dievaluasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Celios mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur pendekatan baru dalam pengukuran kemiskinan, sekaligus menyelaraskan indikator antarinstansi dan memperkuat integrasi data.

Peneliti Celios, Bara, menambahkan bahwa bukan hanya data kemiskinan yang perlu diperbarui, tapi juga angka pengangguran. Ia menyoroti bahwa data resmi belum mencerminkan realitas pekerja informal, terutama mereka yang tergabung dalam gig economy seperti ojek online.

Artikel Terkait:
  • AHY Upayakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Saat Lebaran 2025
  • Pemerintah Rampungkan Formula Baru Subsidi BBM untuk Ojol dan UMKM
  • Jokowi Lepas Tangan Soal Kenaikan PPN 12 Persen
  • Laporan Investigasi: eFishery Diduga Palsukan Data Keuangan

“Banyak pekerja dengan jam kerja tinggi tapi penghasilan di bawah UMR. Ini tidak tercermin dalam data resmi,” ujar Bara.

Ia mencatat bahwa proporsi pekerja yang menerima upah di bawah UMR meningkat dari 63% pada 2021 menjadi 84% pada 2024. Pekerja ojek online bahkan tercatat bekerja rata-rata 54,5 jam per minggu, jauh di atas rata-rata nasional.

Perbedaan data kemiskinan antara BPS dan Bank Dunia juga menjadi sorotan. Jika menurut BPS angka kemiskinan hanya 8,57% atau 24 juta orang, Bank Dunia menyebutkan hingga 60% penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan global dengan standar US$ 6,85 per hari.

Jangan Lewatkan:
  • Defisit APBN Berpotensi Bengkak Akibat Program MBG
  • Ekonomi Kurban 2025 Merosot ke Rp27,1 Triliun, Terendah Sejak Pandemi
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius
  • Shopee Ungguli TikTok Shop dalam Video Pendek Produk
BPS Celios Disposable Income Gig Economy Kemiskinan Indonesia Pengangguran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
Next Article Komdigi Ancam Blokir 36 PSE Global, Termasuk Nike dan Google

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Opini Udex Mundzir

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Mike Tyson vs Jake Paul, Duel Fenomenal untuk Konten YouTube!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi