Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan

Pendekatan berbasis disposable income dinilai lebih representatif dan adil.
ErickaEricka30 Mei 2025 Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS)
Badan Pusat Statistik (BPS) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (Celios) mengkritik pendekatan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menghitung angka kemiskinan yang dinilai tidak sesuai dengan realitas kesejahteraan masyarakat saat ini. Celios mendorong agar Indonesia mengadopsi metode pengukuran baru berbasis disposable income atau pendapatan bersih setelah kebutuhan dasar terpenuhi.

Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, menyatakan bahwa metode yang digunakan BPS—berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan—telah usang dan gagal menangkap kompleksitas kemiskinan modern.

“Pendekatan ini cocok untuk era 1970-an, tapi kini sudah tidak relevan. Kita perlu indikator yang mempertimbangkan faktor geografis, beban generasi sandwich, hingga kebutuhan dasar non-makanan,” ujar Media dalam diskusi publik, Rabu (28/5/2025).

Ia menyarankan agar metode yang digunakan mengacu pada praktik internasional seperti di Uni Eropa, yang menilai kesejahteraan masyarakat secara multidimensi, termasuk aspek pendidikan, kesehatan, dan keseimbangan kehidupan.

Baca Juga:
  • 5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji
  • 99,5 Persen Pelanggan PLN Dibebaskan dari PPN Listrik
  • UMP 2026 Segera Diumumkan, Kenaikannya Tak Seperti Harapan

Celios juga menekankan bahwa data kemiskinan harus berfungsi sebagai alat evaluasi kebijakan sosial, bukan sekadar alat statistik atau kepentingan politik.

“Data kemiskinan seharusnya digunakan untuk menilai dampak kebijakan fiskal dan sosial, seperti subsidi pangan, PKH, hingga MBG. Jika tidak efektif, maka program tersebut perlu dievaluasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Celios mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur pendekatan baru dalam pengukuran kemiskinan, sekaligus menyelaraskan indikator antarinstansi dan memperkuat integrasi data.

Peneliti Celios, Bara, menambahkan bahwa bukan hanya data kemiskinan yang perlu diperbarui, tapi juga angka pengangguran. Ia menyoroti bahwa data resmi belum mencerminkan realitas pekerja informal, terutama mereka yang tergabung dalam gig economy seperti ojek online.

Artikel Terkait:
  • Revisi Anggaran Pendidikan: MBG Turun dan Tunjangan Guru Naik
  • Harga Pertamax Tetap, BBM Lain Naik Tipis di Kalimantan
  • Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun
  • Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam

“Banyak pekerja dengan jam kerja tinggi tapi penghasilan di bawah UMR. Ini tidak tercermin dalam data resmi,” ujar Bara.

Ia mencatat bahwa proporsi pekerja yang menerima upah di bawah UMR meningkat dari 63% pada 2021 menjadi 84% pada 2024. Pekerja ojek online bahkan tercatat bekerja rata-rata 54,5 jam per minggu, jauh di atas rata-rata nasional.

Perbedaan data kemiskinan antara BPS dan Bank Dunia juga menjadi sorotan. Jika menurut BPS angka kemiskinan hanya 8,57% atau 24 juta orang, Bank Dunia menyebutkan hingga 60% penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan global dengan standar US$ 6,85 per hari.

Jangan Lewatkan:
  • UMP Jakarta 2025 Naik Rp 329.380, UMSP Masih Tertunda
  • Indonesia Butuh Rp 13 Ribu T untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
  • Lonjakan Transaksi Digital Dorong Sinergi Plink–J Trust Bank
  • Prabowo Resmikan Industri Baterai Listrik Terintegrasi Nasional
BPS Celios Disposable Income Gig Economy Kemiskinan Indonesia Pengangguran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
Next Article Komdigi Ancam Blokir 36 PSE Global, Termasuk Nike dan Google

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir

Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Pancasila Bukan Milik Satu Nama

Editorial Udex Mundzir

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Bukan Sekadar Angka Kemiskinan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi