Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Singapura Hentikan Ekspor Babi dari Batam karena Flu Babi Afrika

Sistem sub-kompartemen bebas ASF di Pulau Bulan disetujui Singapura, ekspor ternak babi terbuka
Dexpert CorpDexpert Corp7 Mei 2023 Ekonomi
babi peternakan gordon
Ilustrasi: Babi ternak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Batam – Terdeteksinya kasus penyakit flu babi (ASF) pada hewan ternak di Pulau Bulan, Batam, Kepulauan Riau, membuat Pemerintah Singapura memutuskan untuk menghentikan ekspor babi dari pulau tersebut.

Setelah adanya penemuan virus flu babi oleh Badan Pangan Singapura (SFA), beberapa informasi telah terungkap seperti berikut:

Babi Asal Batam Positif Flu Babi Afrika

Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Barantan, Wisnu Wasisa Putra memaparkan hasil uji Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Hasilnya, babi asal Pulau Bulan terkonfirmasi positif flu babi.

“Hasil pengujian lanjutan baik oleh Laboratorium BBUSKP dan BVet Bukittinggi adalah positif ASF dan negatif CSF, sehingga perlu dilakukan sequencing untuk mengetahui genom virus terkait kemiripan asal virus,” jelas Wisnu dalam keterangan tertulis, dikutip dari Detik Finance, Minggu, (7/5/2023).

Barantan menambahkan, terjadi kematian babi yang cukup besar di Pulau Bulan. Namun, gejala klinisnya mengarah ke Classical Swine Fever (CSF) atau Hog Cholera.

Itulah yang menjadi alasan babi asal Pulau Bulan dilarang masuk ke Singapura sejak 23 April 2023. Untuk sementara, belum diketahui hingga kapan penghentian ini berlaku.

Baca Juga:
  • Daftar Beban Ekonomi Baru yang Menanti Kelas Menengah
  • KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar
  • Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya

Upaya Kementan RI

Sebagai langkah lanjutan, Direktorat Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Barantan dan Singapura melalui Singapore Food Agency dan NS Park telah berdialog di Kantor PT ITS pada 28 April 2023.

Karantina Pertanian Tanjung Pinang pun menguji ternak babi yang akan dilintaskan melalui pengujian ASF. Mereka juga mengetatkan tindakan karanina hewan. Selain itu, pendampingan pelaksanaan disposal, disinfeksi dan biosekuriti juga telah dilakukan Kementan.

“Kementan telah usulkan sistem sub-kompartemen bebas ASF di Pulau Bulan dan telah disetujui oleh pihak Singapura, sehingga kedepan kita dapat kembali mengekspor ternak babi ke Singapura,” kata Kepala Barantan, Bambang dalam keterangan persnya.

Adapun PT Indotirta Suaka (PT ITS) diketahui sebagai perusahaan melakukan ekspor babi. Namun, karena ditemui banyak babi yang mati karena terkena virus ASF, status tersebut telah dicabut oleh Kementan.

Sebelumnya, PT ITS ditetapkan sebagai kompartemen bebas ASF dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Keputusan Nomor 669/KPTS/PK.320/M/11/2021.

Artikel Terkait:
  • Kemenpar Gandeng Prancis Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi
  • Apakah Krisis Utang Mengancam RI? Anies Terpukau Saat Baca Buku Mengenai Hal Ini
  • Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah

Singapura Mau Impor Daging Babi

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Nasrullah baru-baru ini menyebut Singapura siap membuka kembali impor babi dari Indonesia, dengan syarat hanya dalam bentuk karkas atau daging utuh dari Pulau Bulan.

Nasrullah menilai, syarat ini malah menguntungkan Indonesia.

“Walaupun untuk sementara ekspor babi hidup dari pulau bulan ditutup karena ASF, tapi ke depan potensi ekspor dalam bentuk karkas masih sangat terbuka,” pungkasnya.

Latar Belakang Singapura Stop Impor Babi dari Batam

Penghentian impor babi Indonesia dari Singapura bermula saat SFA menemukan babi mati terinfeksi flu babi Afrika pada 20 April 2023 lalu. SFA pun mengungkap, babi tersebut terkontaminasi dari babi hidup dari Pulau Bulan, Batam.

SFA pun langsung menutup keran impor daging babi mulai 23 April dan melayangkan investigasi lanjutan atas merebaknya virus tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • OJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
  • Libur Panjang Usai, Kursi Kereta Api Nyaris Terisi Penuh
  • Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
  • Diskon Listrik 50 Persen Kembali Diberlakukan Mulai 1 Juni 2025

“SFA bekerja sama dengan RPH untuk membersihkan tempat dan lingkungan sekitarnya setelah pemotongan babi yang saat ini berada di RPH telah selesai, serta untuk menjaga langkah-langkah biosecurity di RPH.” Tutur SFA.

Badan Pangan Singapura (SFA) Kementan RI Wisnu Wasisa Putra
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPBD DKI Umumkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta 5-9 Mei 2023
Next Article Presiden Jokowi Bocorkan Isu Myanmar di KTT ASEAN

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Biografi Alfi Salamah

Tips Anti Baper Saat Lihat Pasangan Halal Muda

Daily Tips Alfi Salamah

Ijazah Pejabat Harus Diverifikasi Ulang

Editorial Udex Mundzir

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi