Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia

Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (9/5/2023), Rusia telah mengekspor emasnya ke Uni Emirat Arab (UEA), Hong Kong, dan Turki.
Dexpert CorpDexpert Corp9 Mei 2023 Ekonomi
emas batangan
(Reuters)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beberapa negara di luar wilayah Barat telah memperoleh emas batangan Rusia setelah pasar tersebut ditutup oleh pemerintah Barat sebagai tindakan sanksi terkait konflik di Ukraina.

Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (9/5/2023), Rusia telah mengekspor emasnya ke Uni Emirat Arab (UEA), Hong Kong, dan Turki. Tiga negara ini tidak terlibat dalam penerapan sanksi terhadap Moskow.Laporan itu mengutip data dari perusahaan pelacak perdagangan ImportGenius, berdasarkan angka pabean Rusia selama enam bulan hingga Agustus lalu.

UEA, yang telah menjadi pusat perdagangan logam mulia antara Timur dan Barat, telah menggantikan Inggris sebagai tujuan utama baru untuk emas Rusia. Emas batangan senilai lebih dari US$500 juta diekspor ke sana dalam enam bulan hingga Agustus.

Baca Juga:
  • Aturan Kopdes Merah Putih Akan Masuk UU Koperasi 2025
  • Permen Baru Batasi Gratis Ongkir Tiga Hari Sebulan untuk Kurir
  • Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun
  • OJK Tegaskan Tak Campur Tangan Distribusi Dividen BUMN ke Danantara

Emas Rusia senilai sekitar US$305 juta dilacak saat melewati bandara Istanbul antara Maret dan Agustus tahun lalu. Ini menjadikan Turki sebagai titik akhir utama kedua dari logam mulia.

Sementara perusahaan keuangan yang berbasis di Hong Kong, VPower Finance Security, yang menyediakan uang tunai dan emas untuk bank-bank China, menangani lebih dari US$300 juta pengiriman emas Rusia antara Maret dan Agustus tahun lalu.

Diketahui negara-negara barat yang tergabung dalam G7, Uni Eropa dan Swiss, pusat emas utama dengan sikap tradisional netral, melarang impor emas Rusia sebagai upaya merusak industri emas Moskow senilai US$20 miliar.

Sebelum sanksi, Inggris adalah tujuan utama emas Rusia. Sekarang, sejak bank-bank besar pembeli emas seperti JPMorgan Chase dan HSBC Holdings menghentikan perdagangan logam mulia Rusia, banyak pemain kecil dari perusahaan logistik hingga dealer telah turun tangan.

Artikel Terkait:
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • Pelabuhan Baai Dikeruk, Suplai BBM Ditargetkan Lancar Juli
  • 5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan
  • Kemenduk Bangga Siapkan Kartu Lansia, Beri Akses Gratis dan Diskon Khusus

Sanksi Barat telah memblokir emas Rusia dari pasar mereka sendiri dan melarang pedagang untuk berurusan dengannya. Tetapi perusahaan di negara lain tidak dilarang memperdagangkan logam mulia karena tidak ada sanksi sekunder.

Sementara itu, penambang emas Rusia meningkatkan produksi sebesar 26,5% year-on-year pada Maret, menurut data terbaru dari Federal State Statistics Service (Rosstat). Produksi emas melonjak lebih dari 30% dibandingkan Februari. Angka kuartal pertama adalah 9,1% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jangan Lewatkan:
  • PHE Catat Produksi Migas Tertinggi Triwulan I 2025
  • Kemendag Desak AS Hapus Tarif Resiprokal Ekspor Furnitur RI
  • Libur Panjang Usai, Kursi Kereta Api Nyaris Terisi Penuh
  • Ratusan Ekraf, Kuliner, dan UMKM Lokal Bakal Ramaikan Majafest 2023

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIsi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin
Next Article Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Strategi Penggunaan WhatsApp Channel untuk Membangun Personal Branding

Techno Udex Mundzir

7 Rekomendasi Masakan Sehat untuk Bekal Anak Sekolah

Daily Tips Alfi Salamah

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi