Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

Keindahan Desa Shirakawa-go yang Menawan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia

Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (9/5/2023), Rusia telah mengekspor emasnya ke Uni Emirat Arab (UEA), Hong Kong, dan Turki.
Dexpert CorpDexpert Corp9 Mei 2023 Ekonomi
emas batangan
(Reuters)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beberapa negara di luar wilayah Barat telah memperoleh emas batangan Rusia setelah pasar tersebut ditutup oleh pemerintah Barat sebagai tindakan sanksi terkait konflik di Ukraina.

Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (9/5/2023), Rusia telah mengekspor emasnya ke Uni Emirat Arab (UEA), Hong Kong, dan Turki. Tiga negara ini tidak terlibat dalam penerapan sanksi terhadap Moskow.Laporan itu mengutip data dari perusahaan pelacak perdagangan ImportGenius, berdasarkan angka pabean Rusia selama enam bulan hingga Agustus lalu.

UEA, yang telah menjadi pusat perdagangan logam mulia antara Timur dan Barat, telah menggantikan Inggris sebagai tujuan utama baru untuk emas Rusia. Emas batangan senilai lebih dari US$500 juta diekspor ke sana dalam enam bulan hingga Agustus.

Baca Juga:
  • Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran
  • WIKA Beton Torehkan Kinerja Apik, Target Kontrak Baru Tercapai 81 Persen
  • Ribuan Ojol Tuntut Turunkan Potongan Aplikasi
  • Orang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan

Emas Rusia senilai sekitar US$305 juta dilacak saat melewati bandara Istanbul antara Maret dan Agustus tahun lalu. Ini menjadikan Turki sebagai titik akhir utama kedua dari logam mulia.

Sementara perusahaan keuangan yang berbasis di Hong Kong, VPower Finance Security, yang menyediakan uang tunai dan emas untuk bank-bank China, menangani lebih dari US$300 juta pengiriman emas Rusia antara Maret dan Agustus tahun lalu.

Diketahui negara-negara barat yang tergabung dalam G7, Uni Eropa dan Swiss, pusat emas utama dengan sikap tradisional netral, melarang impor emas Rusia sebagai upaya merusak industri emas Moskow senilai US$20 miliar.

Sebelum sanksi, Inggris adalah tujuan utama emas Rusia. Sekarang, sejak bank-bank besar pembeli emas seperti JPMorgan Chase dan HSBC Holdings menghentikan perdagangan logam mulia Rusia, banyak pemain kecil dari perusahaan logistik hingga dealer telah turun tangan.

Artikel Terkait:
  • Sektor Nonmigas Dominasi Surplus Dagang Indonesia pada April 2025
  • Daftar 10 Terkaya Pejabat RI: Menteri dan Bupati Termasuk
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • Penurunan Cadev Dinilai Wajar, Pakar Nilai Tak Ganggu Ekonomi

Sanksi Barat telah memblokir emas Rusia dari pasar mereka sendiri dan melarang pedagang untuk berurusan dengannya. Tetapi perusahaan di negara lain tidak dilarang memperdagangkan logam mulia karena tidak ada sanksi sekunder.

Sementara itu, penambang emas Rusia meningkatkan produksi sebesar 26,5% year-on-year pada Maret, menurut data terbaru dari Federal State Statistics Service (Rosstat). Produksi emas melonjak lebih dari 30% dibandingkan Februari. Angka kuartal pertama adalah 9,1% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jangan Lewatkan:
  • Cara Aman Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tanpa Pungutan Liar
  • Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025
  • Menkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
  • Daya Saing Indonesia Merosot 13 Peringkat, Efisiensi Pemerintah Jadi Sorotan

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIsi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin
Next Article Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina

Informasi lainnya

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026

Ambisi Tol Terpanjang RI Tersendat Minim Pendanaan

11 April 2026

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

11 April 2026

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026
Paling Sering Dibaca

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Membentuk Generasi Hebat, Lima Syarat Menjadi Anak Hebat

Opini Alfi Salamah

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi